
Angga yang masih sedang terpana kembali tersadar saat mendengar suara pembawa acara dari lantai bawah, dia pun cepat-cepat mengembalikan akal sehatnya. Dia memandang wajah wanita cantik di depannya, kemudian berkata padanya.
"Ingat menurut lah, saya akan menjelaskannya padamu nanti setelah acara selesai. Apapun yang terjadi nanti di dalam acara, kamu hanya perlu mengikuti saja. Percayalah, ini semua demi kebaikan kamu. Saya, juga Bos dan istrinya bukan orang jahat. Mengerti?!." Angga memperingatinya dan Raina pun hanya mengangguk tanda mengerti.
"Saya cuma penasaran satu hal, siapa nama kamu?." tanya Raina.
"Angga." Jawabnya singkat.
Mereka berdua pun turun ke lantai bawah melalui tangga, mereka berjalan menuju acara yang sedang berlangsung. Ketika mereka akan sampai di tangga terakhir, tiba-tiba lampu sorot panggung mengarah pada mereka berdua.
Angga hanya terlihat biasa saja, lain lagi dengan Raina karena sangat terkejut. Tapi ada tangan yang merangkul pinggangnya dari samping, yang tak lain adalah Angga. Dia memeluk pinggangnya, lalu bergumam padanya.
"Rilekslah, jangan tegang." Gumamnya, akhirnya Raina pun menjadi tenang.
Setelah lampu tembak menyoroti mereka, terdengar suara pembawa acara mengatakan tentang perusahaan dan tentang keluaran terbaru dari perusahaan. Raina belum terlalu mengerti, tapi dia tetap tenang dan melebarkan senyumannya tanpa Angga menyuruhnya.
"Baiklah sekarang mari kita sambut Ambassador Diamond Stone, dari Perusahaan Wijaya Grup, Nona Raina Syakira. Nona Raina akan memberikan sambutannya, dalam acara peresmian Perusahaan Liu Company ini." sahut pembawa acara sambil tangannya mengarah ke arah dimana Angga dan Raina sedang berdiri.
Ketika para Tamu melihat ke arah lampu menyorot dan arahan tangan dari pembawa acara, mereka pun bertepuk tangan. Angga segera berjalan dan membawa Raina ke atas panggung masih dengan merangkul pinggangnya.
Semua perlakuan Angga kepada Raina, membuat semua orang yang melihat berspekulasi dengan hubungan mereka. Karena Angga terkenal dengan anti wanitanya, tapi saat ini dia terlihat sangat perhatian pada wanita yang dirangkulnya itu. Tentu saja sebagian dari tamu tahu apa hubungan diantara mereka, karena sebelumnya mereka sudah mendengar langsung dari mulut Angga sendiri.
Diantara mereka tentu saja Tasya semakin melongo dan tak percaya mendengar perkataan pembawa acara tersebut, yang mengatakan bahwa Raina adalah Ambassador dari Wijaya Grup. Karena baru saja kemarin dia menandatangani kontrak menjadi Ambassador mereka, bahkan demi perusahaan mereka dia menolak tawaran dari perusahaan lain.
__ADS_1
Tasya sudah dua kali syok hari ini, padahal dia juga masih belum tahu masih ada yang akan membuat dia lebih syok lagi.
Sedangkan di panggung, Raina yang gugup ditenangkan oleh Angga. Sekarang dia sudah berdiri sendiri di atas sebuah podium, dia tinggal membaca tulisan di kertas yang panitia sudah sediakan.
Raina hanya tinggal membacakannya, dia pun akhirnya percaya diri berdiri di sana dan segera memulai sambutannya. Setelah selesai para tamu pun bertepuk tangan kembali, mereka melihat seorang wanita muda yang berbicara dengan sangat enak untuk di dengar. Lalu tinggallah sambutannya yang terakhir, dia pun dengan fasih berbicara.
"Sekarang mari kita sambut, Pemeran Utama di Acara hari ini. Sambutlah Nyonya Aulia, Presdir dari Liu Company dan juga suaminya, Tuan Antony dari Wijaya Grup. Tolong tepuk tangannya." Ucap Raina, setelahnya dia pun segera turun dari podium.
Aulia berjalan masuk ke dalam ruangan, dengan tampilannya yang begitu Anggun dan menawan. Dia sedikit mengangkat dagu nya memperlihatkan gaya kalangan atasnya, lalu memberikan senyum lebarnya dengan penuh kebanggaan.
Begitu pula dengan Tony, dengan tampilannya yang begitu sempurna dengan gaya Aristokrat nya. Mereka bergandengan tangan dan terlihat serasi dan sangat sempurna.
Setelah mereka sampai di podium, tak lupa Aulia mengedarkan pandangannya. Akhirnya dia menemukan keberadaan Tasya dan ibunya di bawah sana dalam lingkaran para tamu. Ternyata mereka juga sedang menatapnya dengan tatapan tak percaya.
Aulia pun memulai pidatonya tentang Perusahaan yang baru saja dia dirikan di Indonesia, juga tentang bagaimana pencapaiannya selama bekerja sebagai wakil Presdir di Perusahaannya di Amerika. Dia juga berbicara tentang Visi & Misi nya menjalankan Perusahaannya ke depannya, semua orang yang mendengarnya berdecak kagum bahkan saat dia masih berpidato sudah ada yang bertepuk tangan karena tak kuat menahan kekagumannya.
Aulia pun tersenyum dan setelah selesai dia membungkukkan badannya untuk berterima kasih atas kedatangan para tamu ke acara peresmian perusahaannya dan semua para tamu bertepuk tangan dengan sangat meriah.
Kemudian setelah semuanya selesai bertepuk tangan, Aulia masih berdiri di atas panggung dan dengan kepercayaan dirinya, juga dengan dukungan suaminya di sampingnya yang selalu menggenggam tangannya. Aulia pun memberanikan dirinya dan menguatkan hatinya, kemudian di berbicara lagi.
"Di kesempatan malam ini, saya juga ingin mengatakan sesuatu yang tidak berhubungan dengan Perusahaan saya."
"Saya ingin menceritakan tentang kehidupan saya sebelumnya, karena sebenarnya kehidupan dulu saya inilah yang akhirnya menjadi batu tumpuan, sampai saya berhasil di tahap sekarang ini." Lanjutnya.
__ADS_1
Tentu saja mantan ibu dan adik tirinya Tasya, saat mendengar perkataannya mereka sudah menebak perkataan apa yang akan Aulia katakan. Mereka seketika panik harus berbuat apa, akhirnya Ibu Tasya menariknya dengan pelan agar bisa pergi dari sana.
Tapi seperti yang terjadi pada Lucy, mereka pun langsung ditahan oleh pengawal-pengawal dari Tony. Mereka pun akhirnya mengerti acara Pesta ini juga adalah jebakan untuk memalukan mereka, mereka benar-benar telah terjebak.
Siapa yang akan menyangka bahwa istri Tony yang bernama Aulia adalah Aurora yang sering mereka siksa dahulu. Mereka pun pasrah dan sudah tidak berharap akan selamat dari sini.
Sedangkan Aulia yang di atas panggung masih melanjutkan ceritanya dan juga tentang perjuangannya hingga sampai di tahap sekarang ini. Setelah dia mengakhiri ceritanya, semua mata para tamu wanita sudah bercucuran air mata mendengar cerita sedihnya.
Sekarang para tamu mengalihkan pandangan mata benci mereka pada mantan Ibu dan adik tirinya. Lalu di bawah tatapan semua orang terdengar suara sebuah tamparan yang sangat keras, tamparan itu berasal dari suami baru mantan Ibu tirinya, yang tak lain adalah Ayah dari Raina.
"Jadi begini kenyataan yang sebenarnya, jadi semua yang putriku Raina ceritakan tentang kejahatan kalian padanya selama ini adalah benar. Aku selama ini sudah di butakan oleh kebohongan dan kepalsuan kalian Ibu dan anak! Mulai hari ini kita bercerai dan jangan harap bisa memasuki rumah ku lagi. Juga jangan berharap mendapatkan sepeser pun uang dariku!." kata Ayah Raina.
Setelah itu dia menghampiri putrinya Raina dengan wajah yang bersalah dan wajahnya yang sedih. Ayahnya meminta maaf pada putrinya itu, Raina pun langsung memaafkan Ayah nya. Dia selama ini tahu Ayah nya hanya sedang tersesat dan dibutakan oleh ibu tirinya, mereka pun saling berpelukan.
Sedangkan semua orang masih menatap Kedua wanita itu, para pengawal akhirnya membawa mereka ke sebuah ruangan dan mengunci mereka serta menjaga di depan pintu ruangan agar mereka berdua tidak kabur.
Aulia dan Tony lalu melanjutkan acara tersebut, dan meminta maaf akan sedikit gangguan yang terjadi. Semua para tamu pun melanjutkan kembali acaranya, seperti tidak ada apapun yang terjadi. Mereka memulai kembali dengan acara dansa dan dilanjutkan dengan acara yang sudah disiapkan lainnya.
Sedangkan di dalam ruangan yang dikunci, Tasya dan Ibunya hanya menangis ketakutan. Mereka saling berpelukan tak berdaya, akhirnya mereka menyesali perbuatan jahat mereka selama ini.
Bersambung......
Like dan Komennya di tunggu 🤭
__ADS_1
Terima kasih 🙏