
Sesampainya di parkiran adli dan ara masuk mobil Ara yang melihat luka lebam di Muka Adli sangat khawatir
"Kak kakak nggk apa apa?" tanya ara khawatir
"nggk ko kakak nggk apa apa" adli menasakan senyuman walaupun merasa perih
" Ya udah kita pulang ya kita obatin muka kakak" cemas ara dan di angguki adli
Sesampainya di rumah adli, ara mengompres lukanya dengan air dingin.....
"Sakit ya kak? lirih ara, ara sangat khawatir dengan adli, bagaimana tidak lukanya akibat dia betengkar gara garanya
" nggk ko, nanti kalau disekolah kamu hati hati ya sama anak sialan itu" tanyanya dengan nada cemas
" iya kak aku akan hati hati dan akan menghindar dari Rifki " senyuman ara di paksakan
__ADS_1
" kak ara pulang ya, ara akan meminta supir ara kesini"
" iya kamu hati hati ya ra"
" iya kak jangan lupa istirahat"
" iya"
Mobil ara telah datang datang dan ara langsung pamit pada adli, di dalam mobil ara memikirkan kejadian tadi siang dia khawatir kejadian itu terulang lagi, sesampainya di rumah ara langsung tidur karena dia sangat kelelahan
Di rumah Rifki
"Aaaaah , Samua ini gara gara dia brengsek" amarah rifki
***
__ADS_1
Keesokan harinya rifki telah menunggu ara digerbang sekolah dia sengaja tidak mau ke kelas dia menunggunya untuk meminta maaf
dan tak lama kemudian ara datang
"Ra tunggu, maafkan gue " ucap rifki sambil menunduk
" lu tau kan perbuatan lo kemarin? lu gila ya"ara emosi
" iya ra tau gue tau makanya gue minta maaf" ucap rifki
" baik kalau begitu gue maafin dengan satu syarat" ucap ara senyum sinis
" apa tuh ra apa gue bakal lakuin itu "
" jauhin gue" ucap ara sambil berlalu meninggalkan rifki
__ADS_1
****
Jangan lupa vote like dan dukung author ya terima kasih ❤