
Malam hari menunjukan pukul 00.00 wib, Ara, Tiara dan Wanda sudah terlelap tidur mengunjungi mimpi mereka masing masing
Adli membuka matanya dia sadar, walaupun kepalanya sangat pusing dia melihat kekanan dan kekiri adakah orang? Senyum mengembang diwajahnya dengan lemah, melihat Ara yang tertidur disofa
Adli tidak mau membangunkan Ara dia akan membuat kejutan dipagi nanti, dia merasa pusing lebih baik dia tidur kembali
'Aku akan membuat kejutan nanti'batin Adli sebelum tidur
***
Pagi hari, Ara bangun terlebih dahulu dia akan melihat keadaan Adli, dan dia juga akan membersihkan tubuh Adli dia melihat jam dinding ternyata pukul 05.00 pagi
"Sampai kapan kamu akan tidur hmm?"tanya Ara dia mengusap rambut Adli dan mencium kening dan tangan Adli
"Sampai hari ini dan detik ini" ucap Adli
Ara bengong air matanya jatuh dan senyum mengembang diwajahnya
"Kamu sudah bangun dari tidur panjangmu sayang?"tanya Ara membelai wajah Adli sambil menangis
"Ya, Maafkan aku terlalu lama tidur" ujar Adli lemah
"Sayangku, aku mencintaimu sayang" Ara mencium bibir Adli sekilas
"Aku akan panggilkan dokter sayang tunggu dulu" Kata Ara lalu Adli mengangguk
Beberapa menit kemudian Dokter datang, Dokter langsung memeriksa Adli
Ara membangunkan Wanda dan Tiara
"Woy woy woy bangun" Ara membangunkan mereka yang masih tertidur
"Ada apa sih ini masih pagi" gumam Tiara
__ADS_1
"Aish, kak Adli sudah sadar cepat bangun"
"Aah benarkan?"lalu Wanda dan Tiara langsung bangun
Ara meninggalkan Wanda dan Tiara, dia langsung menuju Adli yang masih diperiksa dokter
"Bagaimana dok?"tanya Ara
"Alhamdulillah, tuan sudah sadar dan kondisinya sudah sangat baik"jelas dokter
"Makasih dokter"
Dokter itu meninggalkan Ara, Wanda dan Tiara memdekat
"Sayang kamu kenapa tidak bangun dari kemarin hmm? Apakah kamu tidak merindukanku?"tanya Ara bertubi tubi
"Aku juga gak tau, tiba tiba aku sudah bangun, dan aku hanya mengingat yang terakhir kalinya yaitu pasca penembakan dan kamu bawa aku kerumah sakit" jelas Adli
Tiara dan Wanda menatap satu sama lain, mereka tidak percaya bahwa ini Ara, Ara dulu kaya preman sekarang? Lihatlah
Wanda dan Tiara tidak banyak bicara lebih baik mereka mandi untuk berangkat sekolah, yah itung itung buat mereka yang melepas rindu
"Ara aku mandi dulu"kata Tiara
"Iya kalian mandi saja sana, kalian seperti nyamuk dan lalat mengganggu saja" ejek Ara
"Ya elah" desis Tiara
30 menit kemudian, Wanda dan Tiara pamit ke Ara mau berangkat sekolah, Seperti yang dokter katakan Ara tidak bisa masuk sekolah
"Ra kita mau berangkat dulu oke"
"Oke"
__ADS_1
"Kak cepat sembuh ya"
"Terima kasih"
Wanda dan Tiara meninggalkan rumah sakit, wanda yang menyetir mobil sedangkan Tiara dia hanya duduk manis saja
Tiara melihat jam tangannya matanya terbelalak kaget ternyata ini sudah pukul 06.55 pagi
"Astaga Wanda!"teriak Tiara
Ciiit, Wanda mengerem mendadak dia sangat kaget untungnya jalanan tidak terlalu ramai
"Astaga kamu mau kita mati?"kesal Wanda
"Kenapa berhenti ini sudah mau pukul 07 pagi" Ujar Tiara
"Aku tau, tapi kamu tidak seharusnya teriak aku jadi kaget" kesal Wanda, untung saja mereka tidak mati
30 menit kemudian, Wanda dan Tiara sudah sampai disekolah namun mereka dihadang oleh satpam sekolah, Yah mereka telat 10 menit
"Kalian, kenapa telat?"tanya Satpam
"maaf pa kami ada urusan sebentar " jawab Wanda
"urusan urusan, masih sekolah kalian itu" gerutu satpam lalau membuka gerbang sekolah
"maaf ya pa" Ujar Tiara dan Wanda mereka langsung berlari
****
Hi para Readers dan para Author lainnya terima kasih atas dukungannya dan semoga semakin sukses❤
Mari saling mendukung, jangan lupa vote like dan komentar dukung author ya terima kasih ❤
__ADS_1