
Malam hari yang ditunggu tunggu akhirnya tiba tepatnya jam 07.30 wib, Acara nikahan Ara dan Adli.
Hanya beberapa yang diundang kerabat dekat saja, itu guna mempelancar sekolah Ara, walaupun tinggal beberapa bulan lagi dia keluar
"Baiklah tunggu beberapa menit lagi sayang" ujang bunda Ara
Ara sedang di tempat meja rias di dampingi Bunda dan kedua sahabatnya
" Eh iya aku belum ngasih kabar, kalau orang tuaku akan kesini" kata Tiara memberi tahu kepada bunda dan dua sahabatnya
" Benarkah? Kenapa tidak bilang dari tadi?" Kata bunda Ara, mereka sudah sahabatan dari SMA
" Iya bun, tadi pagi baru pulang" kata tiara
" Ohh aku harus menyambutnya kalau begitu" kata bunda beranjak pergi keluar kamar Ara
" bunda jangan pergi, gak papa ko lagian sekarangkan Hari Ara jadi ratu" kata tiara tertawa
" Iya bunda jangan pergi" kata Ara
" iya iya maafin bunda terlalu , habisnya bunda sangat rindu sama kedua sahabat bunda" bunda tertawa renyah
Pintu terdengar di ketok oleh seseorang dan Wanda menghapirinya
"Biar wanda aja yang buka" kata Wanda beranjak dari duduknya
" eh ada ayahnya Ara? Ada apa?" Kata wanda
" acara sudah siap, kalian turun lah kebawah" suruh Ayah
" baik ayah" kata wanda
" Bun kata ayah suruh turun Acara mau dimulai" kata wanda
" ayo sayang, jangan gugup" kata Bunda
__ADS_1
" iya bun aku berusaha untuk tidak gugup" Ara tersenyum
Mereka turun dari kamar Ara, dan langsung ke plaminan
Adli yang melihat Ara dengan balutan baju pengantin putih dengan kerah sabrina dan membentuk lekuk tubuhnya, serta baju pengantin yang berbentuk siluet L tersebut sangatlah pas bagi Ara
Begitupun dengan Bagas dan Rio melihat pujaan hatinya yang sangat cantik itu membuat mereka molongo
Tiara memakai kebaya putih dengan kerah tegak rambut di sanggul modern
Sedangkan, Wanda dia memakai kebaya putih dengan kerah Cape rambut digerai dengan rambutnya yang begelombang terkesan sangat cantik
Aralangsung duduk di pelaminan dan Adli yang sudah siap untuk mengucapkan ijab kabulnya
Penghulu mengucapkan ijab kabul dan setelah penghulu selesai selanjutnya Adli
Adli sangat lancar mengucapkan ijab kabulnya berbeda dengan yang lainnya
"Bagaimana para saksi sah?" Kata penghulu
" Alhamdulillah..." penghulu langsung mengucapkan doa
Setelah selesai Adli dan Ara langsung duduk di kursi yang di sediakan khusus untuk pengantin
Ucapan selamat dari kerabatpun telah tiba
" Selamat ya sayang kamu sudah memiliki pendamping hidup, ayah titip padamu Adli jaga Ara untuk ku" kata Romi lirih tak terasa air matanya keluar
" Iya yah, aku akan jaga Ara semampuku dia belahan jiwa ku" kata adli
" Anak bunda, jadi istri yang baik ya sayang, jangan menyusahkan suamimu" kata bunda menangis bahagia
" iya bun aku janji" kata Ara menangis dan memeluk bundanya begitupun dengan Romi
" Segera cepat membuat cucu yang lucu adli, ayah tau kamu ini sangatlah..." kata Nathan Ayahnya Adli
__ADS_1
Blush, pipi Ara merona mendengar itu, dia belum siap untuk itu
" ayah bisa saja, akan ku usahakan" kata adli dan langsung mendapat cubitan dari Ara
" hehe maaf sayang "
" Menantu mama, jaga Adli, dia sedikit malas, kamu harus siap untuk menghadapinya" kata mamanya Adli
" baik ma, itu urusan gampang, bila kak adli tak nurut ara pastikan tidur di luar" kata Ara dan semua orang tertawa
Sekarang giliran Wanda dan Tiara yang mengucapkan selamat bagi Ara dan Adli
" Selamat ya Ara gue gak nyangka, kalau kamu akan menikah secepat ini" Kata tiara
" iya gue juga gak nyangka banget" kata wanda
" kalian ini yah kaya bocah saja, makanya cari dong biar sama kaya gue" kata ara menyobongkan diri
" Ya elah sombong amat"
" jangan lupa pake kado dari kita" kata wanda
" iya bawel" kata Ara, Ara tidak tau isi kado tersebut
" Hahahh" tawa wanda dan Tiara
" selamat ya bro" kata bagas
" selamat yaa ni kado dari gue" kata rio
" wiih makasih nih ya" kata Adli
.....
*****
__ADS_1
Jangan lupa vote like dan dukung author ya terima kasih 🤩