
Adli nampak sibuk dengan berkas berkas yang menumpuk, dan sebentar lagi akan ada meeting dari perusahaan batu bara, sampai sampai dia tidak mengabari Ara karena dia sangat sibuk
Ara yang dari tadi menunggu kabar dari adlipun merasa khawatir karena Tidak biasanya Adli tidak mengirim pesan singkat walaupun dia sibuk
Tuut tuut tuut ' panggilan terputus
"Ish kemana sih kak adli, khawatir sekali aku" gumam Ara yang sedang duduk di sofa kamarnya
"Lebih baik aku pergi aja kekantornya, lagian ini sudah siang pasti adli lapar aku akan membawakannya makan siang" guman ara
Sedangkan di kantor Adli dan ayahnya sedang meeting, 1jam meeting akhirnya mereka bubar menyisakan Adli dan ayahnya
Tak lama kemudian seseorang masuk ke dalam ruangan adli, adli sudah dipindahkan menjadi asisten pribadi ayahnya.
" Tina, hey apa kabar" ucap adli langsung membalikan tubuhnya dan dia memeluk erat tina
Selang beberapa menit Ara datang dia langsung keruangan Adli, dia kaget melihat Adli sedang berpelukan dengan seorang wanita, tanpa sengaja dia menjatuhkan Bekal yang dia bawa tak kerasa air mata ara jatuh, dia sangat sakit melihat adli sedang berpelukan dengan seseorang
" prangg" benda itu terjatuh dan Adli yang melihat itu langsung melepas pelukannya
__ADS_1
"Maaf mengganggu kalian, permisi" Ara langsung pergi meninggalkan ruangan itu dia tidak peduli karyawan menatapnya aneh karena
Ara lari sambil menangis
" heey ara tunggu biar aku jelaskan...
" teriak Adli mengejar Ara, dan adli langsung menggenggam tangan ara dan langsung dipeluk ara
" Mau jelaskan apalagi, sekarng udah jelas, kamu sedang berpelukan dengan wanita, ooh aku tau sekarang pantesan sekarang kamu jarang mengabari aku ternyata kamu begini dibelakangku" tangis ara semakin pecah dan dia langsung melepaskan pelukannya, Tangisnya semakin menjadi jadi ketika ara melihat tina dibelakang adli
" heey tenanglah" ucap adli
" pacar?" kaget adli, dia sekarang mengerti ternyata dia cemburu, adli terkekeh
" kenapa kamu tertawa?" tanya ara
" Sayang dia bukan pacarku, dia adalah keponakanku yang baru pulang dari Amerika" jelas Adli
Ara yang mendengarkan penjelasan adli langsung malu, dia langsung membenamkan wajahnya di dada adli
__ADS_1
" hey kenapa hmm, malu? tanya adli dan lagi lagi dia terkekeh melihat ara cemburu
" hmm" ara menjawab
" maaf " kata ara dan dia memberi uluran tangan kepada tina, tina langsung tersenyum dia menerima uluran tangan ara
" tina keponakannya Kak adli" ucap tina sambil tersenyum
" Maaf aku salah sangka" kata ara tak enak hati
" tidak apa apa itu tandanya kamu sangat mencintai kak adli" ucap tina
" baiklah para ladies kita keruanganku oke" ajak adli
" ayo"
****
Jangan lupa vote like dan dukung author ya terima kasih 🤩
__ADS_1