Jodohku Kakak Kelas Ku

Jodohku Kakak Kelas Ku
Rencana Gagal


__ADS_3

Pagi menjelang hari ini, Tiara sedang bersiap siap untuk berangkat sekolah, Dia sedang menyisir rambutnya


"Tiara kemari kita sarapan dulu!" Teriak Citra yang sedang menata piring


"Iya mom, bentar lagi" Teriak Tiara


Setelah siap Tiara langsung turun dari kamarnya dan dia langsung memakan sarapannya


"Mom dad aku berangkat dulu buru buru harus ada yang dikerjakan" Tiara memakan rotinya dengan mulut penuh dan langsung pergi


"Sayang hati hati jangan ngebut" teriak Citra


"Anak kita sudah besar ya mom" Ujar Danis


"Iya dad, kita tidak menyangka akan tumbuh secepat ini"


Di rumah Ara


"Sayang ayo berangkat kita " Ujar Adli


"Bentar dulu, ini lagi pake sepatu kamu sih siapa suruh bangun terlambat aku juga jadi telat nih kesekolahnya" gerutu Ara, semalam bukannya tidur Adli malah minta jatah


Ditolak nanti dosa, diterima jadi gini telat bangun !


"Ko kamu gitu sih aku juga terlambat jadi ini salah kita" gerutu Adli

__ADS_1


"Iya iya ini salah kita, tapi yang banyak salahnya kamu" ucap Ara tak mau kalah


"Iya iya maaf, ayo berangkat"


Diperjalanan  Ara mendengus kesal pasalnya ini sudah jam 07.00, sedangkan masuk sekolah jam 07.15, perjalanan dari rumah Ara ke sekolah membutuhkan waktu 30 menit, jadi dia sangat terlambat


"Maaf, jangan marah" kata Adli


"Iya" ketus Ara


"Maaf nanti sore gak bisa jemput kamu, gak papa kan? Aku ada meeting nanti sore" kata Adli


"Iya gak papa"


Setelah sampai disekolah Ara langsung  buru buru keluar mobil, Adli yang melihat itu hanya menggeleng gelengkan kepalanya, dia langsung berangkat ke kantornya


"Kalian nanti kesekolah oke, culik orang yang aku sudah kirim Fotonya"


"Baik boss, soal bayaran?


"Gampang"


***


Sore hari setelah pelajaran olahraga  dia langsung pulang karna tidak ada lagi pelajaran.

__ADS_1


Dia pulang mengenakan baju Olahraganya, setelah menikah dia tidak latihan karate lagi karena sudah off atau lebih tepatnya karna kelas 12 sudah tidak diperbolehkan lagi mengikuti eskul.


Bukan Ara namanya kalau dirumah tidak latihan, dia latihan setiap hari minggu atau ada waktu lenggang


Diperjalan ternyata dia dihadang oleh 2 preman berbadan besar, Ara tidak takut dia hanya melewatinya dengan Acuh


Preman tersebut geram dia langsung memegang tangan Ara, Ara yang dapat serangan itu langsung membalikan tangannya,jadi tangan preman tersebut dipelintir dia juga langsung menguncinya dan menendang lututnya dan langsung bertekuk lutut dihadapan temannya


"Beraninya sama wanita, banci!" Tegas Ara, dia segare menendang punggung preman tersebut hingga pingsan karena terbentur aspal


"Kau...beraninya kau lawan saya kalau berani!" Sarkas Preman yang satu laginya


"Malas aku" tanpa di duga preman, Ara langsung menendang dagu preman tersebut hingga preman itu mengeluarkan darah di bagian Mulutnya


"Siapa yang menyuruh kalian?" Tanya Ara, dia sudah tau jika preman itu suruhan seseorang, tapi dia juga tidak tau siapa orang tersebut


" maaf nona, maafkan kami..." lirih preman tersebut Ara langsung menendang bagian kaki dan pipinya hingga pingsan


Ara langsung pergi mengabaikan preman tersebut


Flashback on


Disaat Ara dan Adli memasuki mobil Ara melihat ada mobil dibelakangnya, mobil tersebut mengikuti mobil mereka, Ara tau tapi dia diam saja dia ingin melihat apakah ada dipermainan dibalik semua ini?


Dan tentunya benar saja ada permainan  dibalik ini semua!"

__ADS_1


****


Jangan lupa vote like dan komentar dukung author terima kasih 🤩


__ADS_2