
Sore Hari
Ara melihat jam tangannya tertanyata sudah pukul 04.00 sore, dia segera mengambil hpnya untuk menghubungi temannya.
"Hallo, Tiara aku ada dirumah sakit cepatlah kesini"
"Ra, ada apa? Siapa yang sakit?"
"Cepat kesini, di rumah sakit Bunga Indah"
"Iya aku akan kesana dengan wanda"
Panggilan terputus, Ara segera menundanya dinakas dia memegang tangan Adli dan sesekali mengecupnya
"Sayang cepatlah bangun aku merindukanmu" lirih Ara
20 menit kemudian, Tiara dan Wanda langsung masuk keruangan Adli
"Ara kenapa dengan kak Adli?" Tanya Wanda
Wanda melihat mata Ara yang bengkak membuatnya khawatir
"Dia ditembak oleh orang yang terobsesi dengannnya dan wanita itu sudah gila" jawab Ara dingin
"Yang sabar ya Ara, kak Adli pasti segera sadar" kata Wanda
"Ara kamu sudah makan?" Tanya Tiara
Ara menggelengkan kepalanya dia tidak bernafsu makan
"Makan dulu nanti kamu sakit" ujar Tiara
"Iya Ra nanti kamu sakit kak Adli pasti sedih"
"Aku tidak mau"
"Ayolah coba bayangkan Adli siuman tapi kamu malah sakit, dia pasti sedih" kata Tiara
Mendengar ucapan Tiara, Ara jadi takut, Takut dia sakit dan Adli sedih
"Baiklah aku akan makan"
Tiara dan Wanda tersenyum mendengarnya
"Mau makan apa?" Tanya Ara
"Mau panggang ayam saja"
__ADS_1
Wanda melihat Tiara dengan tersenyum dia sudah menebaknya
"Baiklah kami berangkat dulu mau beli panggang ayam dan mau pesan apalagi?"
"Aku mau susu kemasan besar 1 sama cemilannya" kata Ara
"Baiklah ayo wanda"
Wanda dan Tiara keluar dari rumah sakit, mereka mencari tempat panggang ayam
"Sadis bener itu orang yang menembak ka Adli" ujar Tiara
"Iya jadi ngeri, mainnya senjata api" kata Wanda
"Itu orang tidak tau kalau istrinya itu seorang calon pemegang sabuk hitam apa, dan kalau tidak ada hukum dinegara dan tidak ada dosa, pasti orang itu sudah mati ditangan Ara" jelas Tiara
"Iya gue aja takut sama dia kalau udah marah" kata Wanda dia membayangkan ada diposisi orang itu pasti dia langsung mati
***
Dirumah sakit
Rini dan Romi ada dirumah sakit, tadi mereka pamit pulang untuk mengambil baju Ara dan Adli
"Ma, Pa, jangan kesini pasti mama sama papa lelah biar Ara yang jagain Adli" jelas Ara
"Kamu sudah makan?" Tanya Rini
"Belum, nanti aja temen Ara lagi beliin panggang ayam buat makan, mama sudah makan?"
"Sudah mama dan papa sudah makan"
"Mama istirahat saja biar Ara yang jagain Adli" ujar Ara
"Iya sayang"
***
Setalah menunggu akhirnya Wanda dan Tiara datang membawa makanan yang dia pesan
"Disini aja makannya" ajak Ara lesehan
"Waah bener banget tuh, tapi kita gak ganggukan? Takutnya ganggu kak Adli" tanya Tiara tidak enak hati
"Tidak asalkan kita jaga kebersihan agar ruangannya tetap stabil" jelas Ara
"Mama Papa kita makan dulu"
__ADS_1
"Iya sayang makanlah"
Mereka makan bersama rindu rasanya semenjak Ara menikah mereka jarang sekali makan seperti ini.
Setelah menghabiskan makanannya, Wanda dan Tiara pamit untuk pulang
"Ara, kami pamit dulu yah mau pulang, tante om kita pulang" ujar Wanda
"Iya hati hati"
Setelah melihat kepergian sahabatnya Ara segera membereskan sisa makanannya dan membersihkannya
"Sayang kamu mandi dulu sana" perintah Rini
"Iya ma"
Ara masuk ke kamar mandi setelah beberapa menit Ara keluar, dia tidak mau meninggalkan Adli terlalu lama
"Mama dan Papa sebaiknya pulang biar aku yang aja Adli" kata Ara
"Iya sayang, kamu jaga kesehatan yah mama akan pulang besok mama akan kesini lagi dan kamu harus sekolah" kata Rini
"Iya ma"
Setelah kepergian mertuanya, Ara langsung memejamkan matanya dan tidur
"Sayang" kata Adli
"Ehmm kamu sudah sadar sayang, aku sangat merindukanmu"
"Tidak sayang, kita sudah berbeda dunia semoga kamu mendapatkan pria lebih baik yah dan kamu harus bahagia" jelas Adli
"Tidak tidak sayang, kamu tidak boleh pergi Adli Adliiii" teriak Ara
"Adliiii" jerit Ara memenuhi ruangan VVIP itu
"Huuh huuh ternyata mimpi buruk" Ara segera turun dan langsung mencium kening dan tangan Adli
"Sayang bangun aku merindukanmu, sayang hiks hiks" tangis Ara
"Kamu tidak boleh ninggalin aku"sambungnya
Ara melihat jam ternyata sudah pukul 11 malam, dia segera tidur lagi besok dia harus sekolah
"Selamat malam sayang, aku mencintaimu " batin Ara
Hi Para Readers, Author sangat senang ketika ada yang komentar, vote dan like semoga kalian suka dengan cerita ini yah seperti abal abal😂 jadi mari kita saling dukung 🤩😇
__ADS_1