
Disekolah
Bel pulang berbunyi Ara dan Tiara bergegas untuk kerumah Wanda
Sesampainya di rumah Wanda mereka langsung masuk ke kamarnya dan terkejut melihat Wanda yang diselang infus.
Ara dan Tiara mendekat, Wajahnya begitu pucat, apakah dia sangat depresi? Padahal kemarin kemarin dia baik baik saja!
Melihat Wanda sedang tidur jadi Mereka mengurungkan niatnya yang ingin menanyakan kenapa dia bisa sakit?!
"Kita pulang aja" ajak Ara, dia tak ingin membangunkan Wanda
"Iya besok lagi aja"
"Ayo"
Diruang tamu ada bi ijah sedang bersih bersih
"Eh non ko sebentar sih? " tanya bi ijah
"Iya nih bi, gak tega bangunin Wanda, dia lagi istirahat titip salam pada Wanda segera sembuh " jelas Ara
"Oh ya sudah non, bibi mau lanjut bersih bersih dulu"
" iya bi , dah"
__ADS_1
Mereka balik ke rumahnya masing masing, rumah meraka beda arah.
Di rumah Ara
Ara melihat jam tangannya dan disitu menunjukan pukul 17.00 wib, dia langsung menuju kamarnya dan dia mandi, setelah mandi dia berpakaian dan dia pergi ke ruang menjahit.
Ara mengerjakan tugasnya dengan sangat telaten, Sedangkan Adli dia baru saja sampai dirumahnya dia langsung menuju kamarnya dia ingin melihat apakah Ara sudah pulang?
Ketika memasuki kamarnya dia tidak menemukan Ara tapi dia hanya hanya menemukanTasnya, Berarti Ara sudah pulang!
Dia berfikir bahwa Ara ada di ruang menjahitnya dan benar saja dia melihat ara sedang menjahit dengan serius
Dia mengurungkan niatnya untuk menemui ara, dia balik kekamarnya dan mandi setelah itu berpakaian dan merebahkan badannya!
"Sayang sudah pulang" kata Ara yang melihat Adli sedang duduk memainkan Laptopnya
"Iya sini" Adli menarik pinggang Ara dengan sangat erat dan menarik Ara untuk duduk dipangkuannya
"Sayang, kamu pulang jam berapa?" Tanya Ara
"Yaaah sikitaran jam 5 sorean"
"Haaaa?masih sore? Kenapa aku gak tau?"
"Itu karena kamu sangat serius menjahitnya sampai gak tau suaminya pulang" Kata Adli pura pura merajuk
__ADS_1
"Astagaaa... Maafkan aku! Aku tidak tau" lirih Ara dia memohon kepada Adli dengan cara menciumi wajah tampan Adli agar dia dimaafkan.
Tapi Adli hanya terkekeh, melihat tingkah istrinya
"Aku lapar" kata Ara
"Ayo"
"Kamu sudah memaafkanku?" Tanya Ara
"Kamu gak salah, tadi aku hanya mengerjai kamu saja Hahah"
" ish kamu!"
"Ayo aku juga lapar dan mau disuapin" rengek Adli
"Iya bayi besarkuuuuu" kata Ara
Mereka makan malam, Adli di suapi oleh Ara seperti Bayi
****
Jangan lupa vote like dan komentar dukung author ya terima kasih
🤩🤩🤩
__ADS_1