
Setelah mandi dan memakai baju santainya, Ara turun dan melihat Adli yang sedang memaju mundurkan trolli, Dan dilihatnya Anna sedang tertidur.
"Sini biar aku yang menjaganya, kau mandilah" ujar Ara
"Iya, setengah jam lagi sahabatku akan kesini"
"Iya"
Ara melihat kepergian Adli, Dia menyiapkan makanan ringan untuk menyuguhi tamunya nanti.
Tidak berapa lama handphone Ara berdering, dia panggilan dari Wanda, ada apa?
"Ya Hallo?"
"Hallo, Ara aku mau memberi tahu kamu bahwa aku akan pergi seminggu ke Bali" jawab Wanda diseberang sana
"Baiklah, ngomong ngomong mau ngapain?"
"Aku mau memberi kabar baik ke ibuku"
"Baiklah hati hati, bye"
Ara menunda handphonenya di dekat nakas, Anna masih tertidur dia menyandarkan badannya di sofa dan dia memejamkan matanya, Anna jika tidur tidak lama sebantar sebentar apalagi kalau malam,
Dia selalu menangis Ara harus ekstra sabar menghadapinya. Adli datang dia melihat Ara yang tidur, membuatnya tersenyum
Dia segera mencium pipi Ara, pipi Ara semakin berisi sejak melahirkan itu sangat menggemaskan!
"Mmm, sudah datangkah?"
"Belum, dia masih berada diperjalanan"
Ara memeluk Adli dengan erat dan menciumi sudut wajahnya, Adli hanya terkekeh dia merangkul pinggang Ara dan memeluknya dengan erat
"Sayang kenapa hmm?"
"Aku merindukanmu, i love you so much babe" jawab Ara dan dia menyembunyikan wajahnya di leher Adli
"I love you so much much much" balas Adli, dia menghirup wangi badan Ara yang terasa mengejukan.
Pintu rumah Adli di ketuk dan dapat dipastikan bahwa yang datang itu adalah Bella.
"Sayang, aku akan membuka pintu, jadi menyingkirlah"
"Mmm"
Adli berjalan ke depan dan dia membukakan pintu, tampaklah Bella dengan senyuman manisnya.
"Ayo masuk"
Bella mengangguk dan dia masuk terlebih dahulu diikuti Adli dibelakang, Mata Bella melihat sekeliling rumah Adli dan berhenti pada seseorang yang sedang memangku bayi.
"Adli siapa dia?" bisik Bella
"Ayo duduk dulu, biar aku kenalkan"
Bella menurut dan dia langsung duduk di sofa, Ara tersenyum, Adli duduk di dekat Ara.
"Sebelumnya, kenalkan ini Ara istriku dan ini Annasya anakku"
"Dan Ara, ini Bella sahabat kecilku" sambung Adli memperkenalkan
Bella sangat kaget jadi Adli telah menikah dan mempunyai anak? Oh **** cintanya bertepuk sebelah tangan.
__ADS_1
Bella memaksakan senyuman walaupun hatinya merasa hancur!
"Hai, Ara" sapa Ara
"Mmm, Bella" balas Bella
Bella jadi merasa canggung, niatnya ke rumah Adli mau berduaan dan akan mendapatkan cinta Adli tapi sekarang?
"Hi aunty Bella, kenalkan aku Annasya panggilannya Anna" ujar Ara menirukan suara anak kecil
"Hi Anna, berapa bulan dia?" tanya Bella basa basi
"Hampir 1 bulan setengah" jawab Ara
Bella tidak tahu harus basa basi apalagi, Hatinya terasa panas ketika melihat keluarga harmonis itu!
"Sayang, aku kekamar dulu ya mau mengambil minyak telon Anna"
"Iya"
Bella tersenyum melihat kepergian Ara, dia segera mendekati Adli yang sedang memangku Anna. Bella dengan sengaja memegang tangan Adli, Adli kaget dan dia menepisnya
"Maaf"
"Kenapa? Kau sahabat akukan?"
"Memang kamu sahabatku, tapi jangan berpegangan tangan"
Ara yang berada di tangga itu melihat keakraban Adli dan Bella, dilihat mata Bella dia menyukai Adli bahkan pandangannya berbeda.
Ara segera menghampirinya dan duduk di tempat yang tadu diduduki oleh Bella, Adli melihat kearah Ara dan dia merasakan bahwa Ara cemburu!
Adli pindah dan duduk di dekat Ara, Bella hanya diam ingin rasanya dia menjambak rambut Ara atau menamparnya!
Adli menghembuskan nafasnya dengan berat, dia tahu kalau Ara cemburu tapi dia juga tidak enak hati kepada Bella.
"Mau kemana?" tanya Adli yang melihat Ara berdiri
"Kekamar" ketus Ara, dia benar benar tidak suka terhadap Bella!
Bella tersenyum puas, akhirnya Ara kekamar juga jadi dia bisa berduaan!
Ara masuk kekamar dan dia menggebrukkan kamarnya dengan kasar!
"Bella maafkan istriku atas sikapnya" ujar Adli tidak enak hati
"Tidak apa apa, sepertinya dia tidak suka kepadaku"
"......" Adli diam saja, benarkah Ara tidak suka?
Sekarang Adli merasa canggung jika mengobrol bersama Bella, tapi berbeda dengan Bella yang asik asik aja.
"Euh, Bella kau pulanglah..mendadak aku ada urusan yang penting" ujar Adli, dia benar benar tidak nyaman.
"Baiklah, ini juga sudah mulai siang, sampai bertemu kembali" balas Bella tersenyum ramah, padahal dihatinya menggerutu
"Hati hati"
"Sialan! Aku akan mengambil Adli darimu Ara! Kau lihat saja nanti, ini awal permainan" batin Bella
.
.
__ADS_1
.
Ara sedang cemberut dikamar sedangkan Anna hanya melihat ibunya lalu dia tersenyum, Melihat ibunya dengan mimik wajah seperti itu Anna terus tersenyum.
"Kenapa kamu tersenyum hmm?"
Anna tertawa ketika Ara menciumi perut Anna, tidak lama kemudian Adli datang.
"Hai, seru amat ada apa ini?"
"Tidak apa apa, dimana sahabat kecilmu itu?" tanya Ara tanpa menoleh kearah Adli
"Sudah pulang, kamu kenapa?"
"Adli, dia terlihat sangat suka kepadamu tatapannya juga berbeda apalagi ketika dia memegang tanganmu!" ketus Ara
"Jadi kamu cemburu hemm?"
"Pake nanya lagi"
Adli terkekeh, dia menunda Anna dikasur dan dia menciumi wajah Ara dengan lembut.
"Iih, kenapa kamu sangat suka mencium wajahku?"
"Karena aku sangat suka sekali" jawab Adli yang terus menciumi Ara
Anna yang melihat itu menangis, Dia juga mau di cium!
"Eaaaaa" tangis Anna
Adli menghentikan ciumannya dan dia menoleh pada Anna yang menangis, tidak lama kemudian Adli dan Ara tertawa melihat anaknya cemburu.
Adli memangku Anna, Anna dapat ciuman dari Adli dan Ara secara bersamaan dan membuatnya langsung tersenyum.
.
.
.
.
Diperjalanan Bella mengumpat kesal, Jadi Adli telah menikah, Kenapa dia baru tahu dan kenapa orang tua Adli tidak pernah bicara?
"Lihat saja aku akan merebut Adli darimu Ara! Kau telah mengambil apa yang seharusnya jadi milikku" batin Bella dan dia tersenyum licik muncul ide yang sangat fantastis!
Bella membelokkan ke toko boneka, Yah dia akan memulai rencananya dari sekarang! Bella membeli beberapa boneka dia jadi mengingatnya dulu, Adli suka membelikannya boneka panda dan Adli suka robot superman, muncul ide gila lagi!
Setelah semuanya terbeli Bella segera membayarnya dan langsung keluar dari toko itu, Besok saja untuk melancarkan aksinya! Kalau sekarang pasti dia diusir.
.
.
.
.
***
Hmmm, kira kira apa ya rencananya?🤔🤔
Vote helan aah gayss! Biar semangat nulisnya😃
__ADS_1