
Pagi hari kedua pasang pengantin baru itu mulai membuka matanya karena silau cahaya matahari masuk ke sela sela gorden kamar Ara
Ara membuka matanya terlebih dahulu ada yang memeluknya! Oh no Dia hampir lupa kalau dia sudah menjadi istri dari Adli
" Tampan" kata Ara, jari jarinya mengitari wajah tampan Adli
Adli merasa Ada yang meraba wajahnya dia sudah membuka matanya perlahan dan
" Good morning my wife" kata Adli serak ciri orang baru bangun tidur
Ara terkejut dia merona
" Mor...Morning" kata Ara gugup
Cup
Adli mencium bibir Ara sekilas
" Morning kiss" kata Adli menyengir kuda
" ihh kakak" Ara semakin merona karena Adli
" Mandi dulu kak" kata Ara dia tidak malu Adli melihat wajahnya semakin memerah
" Mandi Bersama" kata Adli
" Nggk" ketus Ara
" Huufh...baiklah aku mandi terlebih dahulu" kata Adli
Ara membereskan tempat tidur dan dia menyiapkan pakaian Adli
15 menit kemudian Adli sudah keluar dengan mengenakan Handuk saja yang menutup pinggangnya
Ara yang melihat itu memerah wajahnya malu sendiri!
" kenapa tidak memakai baju" kata Ara
" kan bajunya masih dilemari" jawab santay Adli
" Ihh kaak pakai dulu bajunya nih" kata Ara memberikan Baju Adli sambil tertunduk
" Baiklah" kata Adli
__ADS_1
Bukannya memakai baju tapi Adli langsung memeluk Ara dengan Erat
Ara merasakan Ada yang tegang dibawah sana
" Kak lepas aku mau mandi" kata Ara sambil memejamkan matanya
" bentar aku mau seperti ini" kata adli
" kak aku lapar, mau sarapan terlebih dahulu" kata Ara
" Huufh baiklah mandi dulu kamu, oh iya jangan panggil Aku Kakak lagi panggil aku Adli atau ucapan kepada suami dengan Romantis" kata Adli
" I....iya Aku manggil kamu dengan Adli saja" kata Ara
" jangan Adli dong bagaimana kalau sayang" kata Adli
" iya iya sayang" kata Ara langsung lari ke kamar mandi, malu sekali dia
20 menit Ara sudah menyelesaikan mandinya dia langsung memakai bajunya dan dia turun bersama Adli
Diruang makan sudah ada orang tua Ara yang sedang menunggu mereka
" Morning bun ayah" kata Adli
" maaf ya bun telat " ucap Ara
" gak apa apa, ayah tau kok" kata nathan
Mereka sudah memakan sarapannya
" Ayah dan bunda mau pamit ya mau keluar kota selama 1 minggu" kata Nathan yang memang urusan bisnis ini sangat mendadak
" Loh ko ngedadak sih ayah" kata Ara
" iya tadi pagi buta sekali sekertaris ayah menghubungi Ayah dan sekarang Ayah dan Bunda harus pergi" kata Nathan
" iya yah ga papa, hati hati" kata Ara
" jaga dia ya Adli" kata Ema
" Baik bun"
Nathan dan Emapun pergi meninggalkan rumahnya dan menuju bandara dia akan pergi ke daerah Manado
__ADS_1
" Baiklah Mari kita ke kamar" ajak Adli
" Iya"
Dikamar Ara sangat bosan dia tidak melakukan Aktivitasnya sedangkan Adli dia hanya fokus pada laptopnya saja
" Sayang aku bosan" kata Ara yang memeluk Adli
Adli langsung berbalik dia mencium bibir Ara dan Ara membalasnya lama kelamaan ciuman itu berganti dengan Gairah
Ciuman Adli turun keleher dan meninggalkan jejak kepemilikan disana
Hingga dia membuka baju Ara dan menghisap puncak dada Ara
" Ahh..." desah Ara
Adli makin gencar dia sudah membuka baju Ara dan dengan sekejap sudah polos tanpa sehelai benang pun
Adli sudah siap untuk menamcapkan juniornya pada V Ara
" sayang ini sedikit sakit" Kata adli
" Akhhh...i...iya adli" kata Ara dia sudah tidak tahan
Adli menamcapkan miliknya pada Ara dan
" sakit Adli" ucap Ara bulir bulir putih membasahi pelipisnya
" maaf sayang sebentar lagi" kata Adli dia mencium bibir Ara biar meredakan nyerinya
Akhirnya rasa sakit tergantikan dengan rasa nikmat
Adli dan Ara mencapai klimaksnya dan mereka mengerang kenikmatan
Adli terkulai lemas begitupun dengan Ara
" Terima Kasih sayang" kata adli dan dia mengecup dahi istrinya
Mereka tertidur dengan nafas yang mulai teratur
***
Jangan lupa vote like dan komentar dukung author ya terima kasih🤩
__ADS_1