
1 bulan kemudian, setelah Adli diperbolehkan pulang dari rumah dia sudah sembuh total luka yang di pungunggungnya sudah mengering, dan dia juga sudah bekerja seperti biasa
Dan 3 bulan lagi Ara akan menghadapi ujian nasional, Ara semakin giat belajar malam dia terus belajar sampai lupa waktu
"Sayang kamu istirahat dulu dari pagi sampai sekarang belum istirahat " ujar Adli, dia melihat Ara yang masih duduk dimeja belajarnya
"Bentar lagi"
"Ini sudah jam 9 malam lanjutkan lagi" bujuk Adli, Ara begitu keras kepala
"Hufh, baiklah" Akhirnya Ara mengalah lagi pula dia juga sudah lelah belajar
Mereka langsung merebahkan badannya dan langsung tertidur dengan saling berpelukan
***
3 bulan kemudian
Sekarang waktunya sudah tiba Ara sudah memulai ujian nasionalnya
"Semangat untuk kalian yang akan melaksanakan UNnya" ujar kepala sekolah dan semua siswa siswi berkumpul di lapangan
"Iya pak" serentak siswa siswi
"Kalian sekarang masuk keruang masing masing ingat aturan aturannya" ujar kepala sekolah mengingatkan lagi
"Iya pak"
Semua siswa siswi masuk ke ruangan masing masing dan mulai mengerjakan soal UNnya.
***
Sore hari
Ara sudah merebahkan badannya di sofa, har UN pertama benar benar menguras otaknya, bagaimana tidak hari pertama jadwalnya adalah Matematika dan B. Indonesia, ini sungguh gila!
"Lelah sekali"
Adli sudah pulang dari kantornya, dia sengaja pulang lebih awal karena ingin melihat Ara
"Sayang sudah pulang"kata Adli
"Mmm"
"Lelah?"
"Iya, ini benar benar sangat melelahkan"
"Kita kekamar ya"
Ara sangat malas berjalan dia meminta gendong, dengan senang hati Adli menggendongnya, mereka langsung masuk kekamar dan langsung merebahkan badannya
"Sayang kenapa kamu belum hamil?"tanya Adli
"Tidak tahu, mungkin ini belum saatnya sayang sabar" ujar Ara lalu memeluk suaminya
"Aku akan tetap bersabar" ujar Adli mempererat pelukannya
"Sayang kalau aku tidak bisa hamil apakah kamu akan meninggalkanku?"tanya Ara dia merasa takut jika Adli meninggalkannya
__ADS_1
"Sst, sayang aku tidak akan meninggalkanmu" jawab Adli
"Apapun yang terjadi aku akan disampingmu selamanya sampai maut memisahkan kita" sambungnya
"Terima kasih aku mencintaimu"
Mereka terus berpelukan, Adli melihat arlojinya ternyata sudah pukul 05.39 sore
"Sayang mandi dulu" ujar Adli
"Iya"
***
Diruang makan
Mereka sudah pindah rumah, sesuai kemauan
Adli untuk pisah rumah karena dia ingin lebih mandiri, mereka pindah kerumah baru yang lumayan dekat dekat dengan rumah orang tua Ara, itu karena permintaan Ara
Selesai makan mereka masuk ke kamar dan tidur tapi sebelum tidur mereka juga berolahraga ranjang terlebih dahulu...
***
Tidak terasa hari ini adalah hari kelulusan Ara, dia memakai gaun, Ya karena Ara masuk jurusan Tata Busana jadi dia memakai Gaun yang dibuatnya sendiri begitupun dengan Tiara dan Wanda
Mereka sangatlah cantik ketika memakai gaun, Wanda memakai gaun berwarna merah dengan hils senada dengan gaunnya rambut panjangnya disanggul dan mahkota kecil, Tiara memakai gaun berwarna biru laut dengan hils berwarna putih tidak lupa dengan mahkota kecil berwarna putih dengan rambut digerai, dan Ara memakai gaun berwarna Hitam dengan kilauan warna putih memakai hils berwarna hitam, rambutnya disanggul dan memakai mahkota kecil.
Adli, Rio dan Bagas datang diacara perpisahan para pasangannya mereka memakai jas seragam dengan jas berwarna hitam dan kemeja putih
Mereka seperti pangeran dan putri yang turun dikayangan, sangat tampan dan sangat cantik
***
"Nikmati malam ini para ladies hari ini hari kalian" ucap Rio
"Hahaha, kakak bisa aja" ujar Wanda lalu mereka tertawa renyah
"Sayang kamu kenapa?"tanya Adli dia melihat Ara yang murung dan wajahnya yanh pucat
"Tidak aku hanya lelah saja"
"Ra lu sakit? Wajahmu sangat pucat" tanya Tiara
"Iya, bawa aja kerumah sakit" kata Bagas
"Kita kerumah sakit yaa?" Tanya Adli
"Tidak say..." Belum sempat Ara berbicara dia tiba tiba pingsan membuat semua yang ada disana panik
"Sayang bangun, Bagas siapkan mobil!" Teriak Adli
Adli langsung menggendong Ara dan masuk ke mobil, mobil langsung menamcapkan gasnya dengan cepat
***
Di rumah sakit
Ara sudah diperiksa oleh dokter, semua orang ada di luar diruang menunggu, tampak Adli dengan wajah yang frustasi mengkhawatirkan istrinya
"Sabar Adli, kita nunggu dokter kembali" ujar Rio menengangkan Adli
__ADS_1
Tidak lama kemudian Dokter wanita itu keluar
"Dok bagaimana dengan keadaan istriku?"tanya Adli
"Baik bahkan sangat baik"
"Lalu kenapa istriku pingsan?"
"Sebentar dulu tuan, Istri anda sedang hamil dan usia kandungannnya sudah 4 minggu" ujar Dokter Susi itu
"Ha? Hamil?" Adli terpaku dengan omongan dokter
"Iya, kalian boleh masuk"
Adli langsung masuk dengan wajah bahagia, dia tidak sabar ingin melihat istrinya
"Sayang..."
"Sayang, kenapa denganku?" Tanya Ara
"Sayang, kamu hamil dan usia kandungannya sudah 4 minggu" kata Adli dengan suara bergetar, karena terlalu bahagia
"Be...benarkah? Aku hamil?" Tanya Ara tidak percaya
"Iya sayang terima kasih " Adli langsung mencium tangan, dahi dan bibir Ara
"Selamat ya, Ara sebentar lagi kita punya keponakan" ujar Wanda
"Iya, nih waaah aku tidak sabar pengen lihat keponakanku" ujar Tiara bersemangat
"Kalian juga kapan menyusul?"tanya Ara
Blush, Tiara dan Wanda langsung merah merona kenapa Ara melontarkan pertanyaan seperti itu? Disini ada Bagas dan Rio
"Haha, secepatnya Ara" ujar Bagas
"Aku ingin pernikahanku dan Wanda akan diselenggarakan 2 minggu lagi" ungkap Rio
"Apa! Kenapa itu terlalu cepat" kata Wanda memalingkan wajahnya yang masih merona
"Haha, kenapa hmm?" Tanya Rio lalu memeluk Wanda
"Kita bicarakan ini dengan kedua orang tuaku dulu oke " tanya Wanda
"Kenapa harus bertanya? Ya iyalah kita bicarakan dulu" jawab Rio langsung mempererat pelukannya
"I love you"
"I love you too"
"Hey ini dirumah sakit bukan di taman yang romantis" ujar Adli terkekeh
"Hahaha" semua orang yang ada disana terkekeh
****
Tamat
Maaf ya para Readers sebenarnya cerita ini masih panjang tapi author ada kendala dalam membuat ini, dan cerita ini akan dilanjutkan lagi tapi menunggu waktu yang belum dipastikan.
Terima kasih atas perhatiannya dan yang sudah like komentar dan vote author banyak banyak terima kasih😇
__ADS_1
****
#ditungguyakelanjutannya🙏