
Ara sampai dari rumahnya dengan menggunakan ojek, Ara sampai pukul 17.00.
Dia segera membersihkan badannya yang sangat lengket, sesudah mandi dia berpakaian dengan baju tidur, dia merebahkan badannya sambil memainkan hpnya
Tiba tiba ada notif, jika 2 hari lagi akan diselenggarakan kenaikan sabuk, tentunya Ara ikut.
Ara mengajak Tiara untuk ikut juga dan pastinya mereka akan ikut
Notif Grup Karateka
"Assalamualaikum, osh sore menjelang malam anak anakku kami memberitahukan bahwa 2 hari lagi akan dilaksanakan ujian kenaikan sabuk/tingkat, mohon siapa saja yang akan ikut, salam osh ketua panitia" Pesan di kirim oleh pelatih mereka
"Waalaikumsallam, Ara dan Tiara akan ikut pak" balas Ara
"Baik siapa lagi, dilist oke!?" Balas pelatih
"Ara, Tiara, Jeremi, Dinda, Clara, Saep, Arif, Sofia dan Martin" mereka melist nama mereka
"Osh jadi oke, persiapkan diri kalian terutama untuk Ara dan Tiara akan naik ke sabuk Hitam"balas pelatih
"Oke osh"
Setelah membalas pesan itu Ara menunggu suaminya, untuk menberitahu kalau dia akan ikut ujian
Pukul 18.30 Adli telah sampai dirumahnya dan tentunya disambut dengan Ara, Adli langsung kekamar dia membersihkan badannya sementara Ara dia menyiapkan Makan malam.
Setelah selesai Adli langsung turun dan makan malam, Ara tidak akan menceritakan tentang kejadian tadi sore dimana dia diserang kedua preman.
"Sayang, 2 hari lagi aku akan mengikuti ujian kenaikan sabuk bolehkah? Tanya Ara yang sedang dikamarnya bersama Adli, sedang nonton film kesukaannya
"Boleh dong sayang, dimana akan dilaksanakannya?" Tanya Adli
"Mmm, dibandung sayang"
"Ko jauh sih? Kenapa tidak di jakarta?" Tanya Adli
"Kan emang diselenggarakannya disana, aku ini satu kali lagi akan mendapatkan sabuk hitam jadi harus dibandung, bolehkan?" Tanyanya lagi dengan mata yang berkaca kaca
__ADS_1
"Tidak, kamu tidak boleh pergi jauh jauh aku kangen nantinya"Rengek Adli
"Hua hua kamu jahat hiks hiks hiks" Ara menangis sekencang kencangnya memenuhi ruangan Kamarnya
Adli yang melihat Ara menangis langsung iba, gimana tidak? Baru pertama kalinya Ara nangis karena permintaannya tidak dikabulkan, orang tuanya saja memperbolehkan.
"Iya sayang iya, kamu boleh pergi jaga diri disana" kata Adli langsung memeluk Ara
"Haa benarkah? Makasih sayang" Ara langsung berhenti menangis dia langsung menciumi wajah Adli
Adli terkekeh geli dia diciumi setiap ichi diwajahnya dan membangkitkan hasratnya dan ekhem...
***
Dirumah Tiara
Tiara sedang menyiapkan pakaiannya untuk pergi ke bandung, karena 3 hari dibandung, ujiannya cukup berat disana yap, naik gunung setelah itu mandi lumpur dan yang terakhir adalah ujiannya
Begitu caranya agar mendapatkan sabuk kebanggaan, harus ada perjuangan
Setelah siap Tiara memberi tahu orang tuanya dan dia sangat senang, diperbolehkan dia langsung ingat dengan Bagas apa kabarnya? Sudah lama tidak ada komunikasi diantara mereka
"Halo kak, apa kabar?" Tanya Tiara
"Baik, kamu gimana?"
"Baik kak, kakak ko tidak ada kabar setelah beberapa hari ini kakak kemana?" Tanya Tiara
"Oh kakak ada di luar negri, ada di Amerika, maaf yah kakak sangat sibuk" jawab Bagas
"Seperti itu toh, oh iya kak Aku mau memberi tahukan bahwa aku akan pergi kebandung untuk ujian sabuk "
"Oh benarkah? Kalau begitu semangat, jada diri dan jaga kesehatan, berapa lama?" ungkap Bagas
"3 hari kak"
"Baiklah kalau begitu, ingat pesan kakak oke? Ya sudah kakak tutup dulu "
__ADS_1
"Iya kak, bye"
Setelah itu dia langsung pergi ke ruang menjahitnya untuk mengerjakan tugas
***
Dirumah Wanda
Rio telah sampai dirumah wanda, dia segera turun dari mobilnya dan langsung mengetuk pintu rumahnya
Bi ijah membuka pintunya dan disuruh masuk ke dalam rumah, dia duduk diruang tamu
"Bentar ya den, bibi panggilkan non Wanda dulu" kata bi ijah
"Iya bi"
Wanda turun dari kamarnya dan melihat Rio datang hatinya berbunga bunga melihat Rio begitupun dengan Rio.
"Apa kabar wanda, aku sangat mengkhawatirkan mu?" Tanya Rio
"Baik ka, kaka apa kabar? Tumben gak ada kabar?" Tanya wanda
"Itu kakak sibuk karena ada pekerjaan diluar negri, maaf ya kakak tidak sempat untuk menghubungi kamu" Ujar Rio
"Tidak papa kok kak"
Mereka bercanda gurau saling bercerita satu sama lainnya, mereka menikmati waktu sampai lupa waktu
"Ups, ternyata sudah jam 21.00 kakak pulang dulu ya" Pamit Rio
"Iya kak, hati hati jangan ngebut"
"Terima kasih"
Wanda mengantarkan Rio sampai depan pintu, Rio langsung pulang, Wanda sangat senang beban hidupnya serasa hilang ketika ada Rio yang menghiburnya
****
__ADS_1
Jangan lupa vote like dan komentar dukung author ya terima kasih 🤩🤩