
Malam hari dibandung, disana sedang kumpul dan berbagi informasi tentang sejarah karate dulu
Ara dan Tiara sangat antusias mendengarkan dewan guru karate (ketua karate) dan setelah selasai mereka diizinkan untuk istirahat
Ara membuka hpnya dan kaget melihat 5x panggilan tak terjawab, dia lupa jika sudah sampai disini harus menghubungi Adli
Dia merutuki kebodohannya dan sekarang dia harus memberi kabar terlebih dahulu sebelum tidur
Panggilan terhubung ke Adli
"Hallo, sayang maaf aku telat memberi kabar" kata Ara
"Gak papa, kamu lagi ngapain?"tanya Adli
"Mau tidur habisnya lelah banget" jawab Ara ketika melihat jam pukul 9 malam
"Ya sudah tidur nanti besok kasih kabar aku ya bye sayang "
"Iya bye, i miss you"
"I miss you so much "
Panggilan terputus Ara merasa lega telah memberi kabar ke Adli, Dia pun segera memejamkan matanya karena besok ujianya adalah mandi lumpur
Bukan sekedar mandi tapi disana juga ada latihan karate seperti bentuk pukulan, tendangan dan macam macam bentuk
****
Dijakarta
__ADS_1
Adli berusaha memejamkan matanya namun dia tidak bisa karena tidak ada yang dia peluk, dia segera beranjak dan membuka laptopnya dan mengerjakan file yang dikirim oleh sekertarisnya
Adli melihat arlojinya ternyata sudah pukul 11.00 malam, dia segera bangkit dari duduknya dan dia segera tidur
****
Pagi buta di bandung sudah bangun anak anak karateka sudah pada mandi dan menunaikan ibadah solat subuh berjamaah
Setelah selesai solat subuh berjamaah mereka sarapan dengan nasi goreng khas bandung, yang disiapkan untuk anak karateka
Setelah sarapan pagi mereka pemanasan terlebih dahulu dan setelah itu akan dilangsungkan acara pembukaan
"Ra udah siap jaga anak anak saya percayakan sama kamu" kata Pelatih
"Osh, sudah pak aku dan Tiara sudah siap anak anak juga sudah pada siap" kata Ara
Ara dan Tiara sedang duduk sambil melihat para karateka dari berbagai daerah itu, melihat itu Ara tertawa ketika ada seorang anak seumuran 7 tahun itu menangis karena takut dengan kodok
"Aduh aduh perut ku sakit ketawa terus Ha..ha..ha" kata Ara yang terus ketawa
"Iya nih Haha...hahah" Ujar Tiara
Mereka terus tertawa melihat bagaimana tingkah anak kecil yang takut pada hewan amfibi itu
Sudah cukup lama, akhirnya perguruan Ara dipanggil Ara yang memimpin sedangkan Tiara dia seolah olah menjadi tangan kanan Ara dan yang lainnya sudah seperti anak buah.
Ara dan teman temannya sudah turun di kolam lumpur didalamnya ada kodok ukuran kecil banyak, Mereka di uji jangan sampai ada yang jatuh kalau jatuh bukan hanya baju mereka yang kotor tapi juga nilainya di kurangi
"Siap?" Kata Panitia
__ADS_1
"Osh" serempak
"Pukulan lurus, Hayaaah" ujar Panitia
"Hayaaah" mereka berteriak mengikuti intruksi
"Tangkisan ke atas, ke dalam, ke luar, dan bawah hayaaah"
"Hap, hap, hap, Hayaaah" teriak mereka
Sekarang adalah bagian tersulit bagaimana tidak? Di dalam lumpur ada banyak kodok mereka harus menendang ke atas dengan tinggi tinggi
"MaeGerry yodan hap" teriak pelatih
"Hayaaah"
Mereka terus mengikuti intruksi, Saep dan Dinda terjatuh karena tidak seimbang tapi itu tidak mengalahkan semangatnya mereka terus di uji dengan cara yang mudah sampai yang sulit
"Osh, kalian sudah selesai" Kata panitia
"Kita bersih bersih dulu, ganti baju kata bapak kita akan mengikuti Kumite dan KATA " kata Ara memberi tahu yang lainnya
"Baik ka"
Mereka ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan mereka menyalin bajunya dengan baju karate, setiap orang membawa baju karatenya ada yang 2 sampai 3
***
Jangan lupa vote like dan komentar dukung author ya terima kasih 🤩🤩
__ADS_1