
2 tahun yang lalu
Tiara dan Rasya sudah menjalin kasih sejak mereka duduk di bangku smp tepatnya sudah hampir 1 setengah tahun, hubungan asmaranya kandas ketika Rasya kepergok sedang selingkuh dengan teman sekelasnya yaitu Rani
"Arsya kemana sih? ditungguin dari tadi juga" gerutu Tiara, Gimana tidak kesal disudah duduk dicafe selama 1 jam
" Apa sebaiknya aku kerumahnya saja, baiklah aku akan kerumahnya"
Tiara pergi kerumah Arsya dia sangat merindukan kekasihnya itu yang sudah 1minggu tidak bertemu, katanya sih dia keluar kota
Sesampainya di rumah Arsya, Tiara langsung masuk karena pintu rumah nya kebuka
" Tumben pintu rumahnya kebuka" kata tiara dalam hati
Deg
deg
deg
__ADS_1
Pemandangan yang menyakiti matanya, Melihat Arsya sedang bercumbu dengan seorang wanita yang tak lain adalah Rani, teman sekelasnya
Bruk! Tas yang di bawa tiara langsung terjatuh spontan Arsya dan Rani langsung melihat kearah sumber suara itu, Arsya langsung berdiri dan ingin menghampiri Tiara
"Stop! jangan mendekati aku!" tatapan Tiara kosong Air matanya sudah mengalir deras, melihat pemandangan yang menjijikan ini
" Tiara bisa aku jalasin" kata Arsya
Plaaak
Tamparan Tiara mendarat di pipi kanan Arsya,
Arsya meringis karena tamparannya sangat keras
" Dan kamu Rani kamu teman ku! kenapa kau melakukan ini padaku?" kata tiara, tatapan tajam dari tiara seperti ingin membunuh Rani
" Maaf, Tiara Maaf" lirih Tiara
" Maaf? Idiot, aku tidak akan memaafkan kalian!" Tiara menghapus Air matanya dan dia langsung pergi dari rumah Arsya
__ADS_1
" TIARAAAAAA" teriak Arsya
Tapi Tiara tidak peduli, untuk apa dia menjawab teriakan dari seorang ******** seperti Arsya
Tiara kecewa, jadi salama 1 minggu ini dia tidak mau ketemu ini alasannya? selingkuh!
Tiara memacukan kendaraan motornya dengan sangat cepat dia menangis, patah hati.
Sesampainya di rumah dia langsung ke ruang Gym, Sebuah Ruangan dengan Alat alat seperti Samsak, matras, sarung tinju, dan masih banyak lagi, lebih tepatnya Alat alat karate.
Tiara langsung Menendang samsak itu dan dia berteriak sekencang kencangnya, untung Ruangan itu kedap suara jadi dia ingin berteriak sekencangpun tidak ada yang mendengar
"Arrrgggh, bodoh sekali aku bisa mencintai ******** itu" Tiara langsung menedang samsak itu dan memukul samsak itu penuh emosi, dia tidak memakai sarung tinjunya, Tangannya memar merah, walaupun ke samsak tapi tetap saja tangannya memerah...
Setelah kejadian itu dia, menjadi dingin, kasar dan susah untuk tersenyum
Setiap bertemu dengan Arsya dia selalu menganggapnya tidak ada
Flashback Off
__ADS_1
***
JANGAN LUPA VOTE LIKE DAN DUKUNG AUTHOR YA TERIMA KASIH 🤩