Jodohku Kakak Kelas Ku

Jodohku Kakak Kelas Ku
Jadi Ikutan Pusing!


__ADS_3

Setelah pulang sekolah ternyata Ara dijemput oleh suaminya Adli, itu membuat Ara terkejut bukankah tadi pagi dia izin bahwa akan pulang telat?


Ara menghampiri Adli yang sedang bersandar dimobilnya


" Sayang ko dijemput sih?" Tanya Ara


"Kamu gak suka ya? Atau kamu sudah janjian sama cowo lain?" Jawab Adli dengan nada cemburu


" Hahaha ternyata suamiku ini sangat cemburu, enggak ko aku kaget aja bukannya kamu tadi pagi izin akan pulang telat tapi sekarang kamu ada disini?" Jelas Ara


" kita masuk dulu aja" ajak Adli


" oke"


Sambil mengemudikan mobilnya Adli bercerita yang mendadak menjeput Ara


" Itu sayang ternyata  meetingnya di undur jadi minggu depan, jadi aku pulangnya agak siang terus aku ada niatan untuk jemput kamu deh" jelas Adli


"Ohh gitu toh, sayang kita ke Moll dulu aku mau beli bahan bahan untuk buat gaun" kata Ara


" Baiklah sayang"


Di Moll


"Sayang ke toko bahan ini, ini sangat bagus dan kualitasnya sangat bagus sekali" kata Ara langsung menarik tangan Adli masuk ke dalam Toko Khusus bahan itu


" kamu pilih aja biar aku yang bayar ya" kata Adli


" Iya, kamu jangan dulu pergi keluar ikut aku mencari bahan bahan tugas kamu adalah membawakan bahan bahannya hehe" Kata Ara menyengir kuda


"Iya sayang" kata Adli mengacak ngacak rambut Ara

__ADS_1


" Uuu sosweet banget sih masih muda lagi" kata ibu ibu


" Iya, kayanya itu pacarnya deh" kata ibu ibu di sampingnya lagi


" Iii sayang jangan terlalu romantis malu tau" bisik Ara


" Biarlah, biarkan orang tau kamu itu bukan pacar aku tapi istri aku" Jelas Adli


" Iih kamu, ini bawakan" Marah Ara


'Ko jadi marah sih? Emangnya salah yaa romantis sama istri sendiri didepan umum" gumam batin Adli


" Jangan bengong kaya gitu cepetan ini bawakan" Sewot Ara


" iya jangan marah terus dooong"  kata Adli


Ara yang mendengar itu memutar bola matanya malas


30 menit akhirnya Ara dan Adli telah sampai kerumah, sepertinya Ara sangat kelelahan sampai sampai dia tertidur di mobil


" sayang bangun udah sampai" Adli membangunkan Ara dengan lembut


"Aaah iya maaf aku ketiduran"


" Gak apa apa sayang, sepertinya kamu lelah sekali" Kata Adli


" Nggak ko, ayo masuk aku bantuin bawa barangnya" kata Ara


Mereka memasuki rumahnya dan langsung menaruh Barang barang tersebut di ruang Tamu


"Sayang, kamu lelah ga?" Tanya Ara

__ADS_1


" Enggk ko emangnya kenapa?"


" Bantuin aku buat pola, tapi tugas kamu hanya memegang kertas agar gak geser " jelas Ara


" Oke"


" Aku mandi dulu ya sayang" pamit Adli dan dia langsung ke kamarnya dan memasuki kamar mandi


" Baiklah aku akan membuat bagian depannya dulu" gumam Ara


Setelah mandi Adli langsung memakai bajunya hanya kaos dan celana selutut saja


" sayang aku bantuin apa? Tanya Adli


" Naaah kamu bantu aku tusukin jarum ini ke kertas ini ingat jangan sampe sobek kertasnya" Jelas Ara


Adli begitu teliti dalam menusukan jarum pada kertas tapi, hanya 1 jarum saja dia membutuhkan waktu beberapa menit untuk bisa masukan jarum dengan sempurna, bagaimanapun dia belum pernah memegang jarum pentul!


" Sayang ko lama sih cuman nusukin itu aja" gerutu Ara melihat Adli yang sangat lelet dalam memasukan jarum


" hehe aku belum pernah memegang ini " kata Adli menyengir kuda


Mereka melanjutkan tugasnya Ara membuat pola sedangkan Adli dia memasukan jarum pada kertas itu dengan Arahan Ara


Lagi lagi Adli sangat lelet dalam memasukan Jarum, hingga dia tertusuk jarum.


Itu membuat Ara sangat pusing, bukannya pekerjaannya tambah baik ini malah nambah pu**sing!


'Aduuh kenapa aku pusing, akukan keluaran Perkantoran bukan Tata busana, jadi aku gak tau cara memasukan jarum dengan benar' gumam Adli dalam hati


***

__ADS_1


Jangan lupa vote like dan komentar dukung Author ya terima kasih 🤩🤩**


__ADS_2