Jodohku Kakak Kelas Ku

Jodohku Kakak Kelas Ku
Bab 83


__ADS_3

Adli sampai kerumah pukul 12 malam, dia harus keliling mencari pisang coklat yang masih buka, untungnya ada diperempatan jalan yang jauh sekali dengan rumahnya


Namun Adli tidak kecewa akan hal itu, dia akan mengabulkan permintaan istrinya


"Sayang..."


"Baru pulang, pasti jauh ya belinya?"tanya Ara


"Aah tidak ko"jawab Adli berbohong


Adli menyerahkan pisang coklat kepada Ara, Ara langsung membuka bungkusnya dan langsung memakannya


Adli hanya menggelengkan kepalanya melihat istrinya seperti kelaparan


"Sayang aku tidur duluan ya" ujar Adli


"Mmm iya" balas Ara dengan mulut penuh pisang coklat


Adli terlebih dahulu, dia sangat ngantuk berat apalagi besok dia harus kekantor


Ara sudah selesai makan dia langsung memeluk Adli dan tidur menjelajahi mimpi


Info: Ara dan Adli sudah pindah rumah yang tidak jauh dengan rumah orang tua Ara.


***


Pagi Hari


Dirumah Tiara


Tiara membuka matanya dan dia tersenyum ketika melihat tangan kekar yang melingkar dipinggangnya


 Dia segera menggeser tangan Bagas dan dia membalikkan badannya, Dia meringis kesakitan karena selangkangannya terasa perih


"Awws" ringis Tiara


Bagas langsung bangun ketika mendengar ringisan Tiara


"Hei are you okey?"


"I'm not okey"


"Kenapa apa masih sakit?"tanya Bagas


"Iya"


"Jangan banyak bergerak dulu" ujar Bagas


"Tapi aku mau mandi" balas Tiara


Bagas langsung membopong tubuh Tiara


"Hei pakai bajumu" ujar Tiara dia merasa sangat malu melihat 'itu'


"Kenapa harus malu, kau tadi malam sudah merasakannya bukan?"goda Bagas


"Ish kau menyebalkan" gerutu Tiara lalu menempelkan wajahnya yang memerah ke leher Bagas


Bagas hanya terkekeh dia merasa senang ketika menggoda Tiara


Bagas menurunkan Tiara di dalam bathup dia juga ikut masuk


"Hei hei hei, kenapa kau ikut masuk kesini sana pergi" usir Tiara

__ADS_1


"Hei jangan mengusirku aku hanya ingin mandi berdua denganmu apakah tidak boleh?"


"Bukan tidak boleh...Ahhmm emm"


"Nah berarti boleh"


Mereka mandi berdua tentunya olahraga pagi juga, Bagas tidak membiarkan Tiara lepas dia terus menggempurnya


Mereka keluar kamar mandi nampak Tiara dengan bibirnya yang pucat, ini gara gara Bagas! Bagaimana tidak dia keluar kamar mandi setelah 1 jam lamanya


"Aku kapok mandi berdua denganmu!"kesal Tiara


"Hei, jangan seperti itu kamu juga menikmatinya bahkan kau meminta lagi, lagi dan lagi" balas Bagas


"Arrgh, kau menyebalkan"


Mereka berdua memakai baju dan langsung turun ke bawah untuk sarapan, dirumah itu tidak ada siapa siapa karena orang tua Tiara  telah berangkat bekerja


"Nahkan kita telat sarapan bareng mommy dan daddy"


"Tidak apa apa sayang mereka pasti mengerti" ujar Bagar


Tiara langsung makan sarapannya dengan lahap karena dia sangat lapar sekali begitupun dengan Bagas


***


dirumah Adli


Ini sudah menunjukan pukul 9 pagi tapi pasutri itu belum bangun, Adli sangat lelah dan ngantuk sementara Ara dia malas bangun


Adli bangun karena dia sangat ingin buah air kecil, dia segera berlari kekamar mandi setelah selesai dia keluar dengan perasaan enak


Dilihat jam dinding ternyata sudah pukul 9 lewat


"Apa! Jam 9!" teriak Adli


"Sayang bangun, kenapa kamu tidak membangunkan aku?"gerutu Adli


"Aku masih ngantuk"jawab Ara dengan suara serak khas orang bangun tidur


"Sayang aku ada rapat siang ini" Adli melihat teleponnya banyak sekali panggilan tidak terjawab dari sekertarisnya


Bodohnya dia ini akibat handphonenya di silent!


Adli langsung mandi dengan buru buru setelah itu dia memakai setelan jas, sebelum berangkat dia mencium kening Ara dan mencium perut Ara


"Sayang aku berangkat"pamit Adli


"Aah iya sayang, maafkan aku tidak membangunkanmu" balas Ara setelah membuka matanya


"Tidak apa apa sayang, kau istirahatlah jangan banyak bergerak ingat kata dokter"


"Iya"


Adli langsung mencium bibir Ara sekilas lalu Adli pergi


Selama kehamilannya Ara sangat malas dia jarang sekali olahraga bahkan ruangan gymnya terbengkalai sesekali pembantunya membersihkannya


"Sayang kamu lapar?"tanya Ara sambil mengelus perutnya


"Mmm kita makan ayam goreng dan nasi kuning saja ya, biar bu Ningsih yang membuatnya" ujar Ara


Ara pergi kekamar mandi setelah selesai dia langsung turun dan memanggil bu Ningsih wanita paruh baya yang dia pilih sebagai pembantu dirumahnya

__ADS_1


"Bi, aku ingin ayam goreng dan nasi kuning tolong bikinin ya bi"


"Baik nyonya"


Sambil menunggu Ara melihat handphonenya melihat lihat belanjaan online dan ketika ada yang dia suka dia langsung memesannya


Setelah beberapa menit menunggu akhirnya makanan yang dipesan oleh Ara telah siap


"Nyonya ini makanannya" ujar bi Ningsing lalu menaruh makanannya dimeja


"Terima kasih bi"


"Sama sama nyonya"


Ara memakan nasi kuning dan ayam goreng itu dengan lahap setelah selesai dia minum air putih


"Bosan sekali" keluh Ara


"Lebih baik aku kekantor Adli saja" kata Ara bersemangat


Ara membawa tasnya dan dia segera mengendarai mobil, Dia ingin mengajak Wanda tapi sedang ke bali bersama Rio


Dia ingin mengajak Tiara pasti dia lagi enak enak bersama Bagas, setelah sampai di kantor Adli, Ara langsung masuk dia melihat karyawan suaminya ternyata banyak yang cantik cantik dan seksi dia jadi iri


"Sayang" sapa Ara setelah masuk keruangan Adli


"Loh ko tidak ada? Mungkin sedang rapat"


Ara mengnyalakan Tv dia melihat acara terkini yang sedang mengahangatkan dunia fashion


"Waah bagus banget rancangan kak Ivan Gunawan" puji Ara


"Aku sangat ingin Foto bareng kak Ivan apalagi memakai rancangan kak Ivan" sambung Ara


Ara memihat arlojinya ternyata sudah pukul 11 siang dia merasakan ngantuk setelah makan tadi, Dia masuk kekamar istirahat Adli yang sengaja dibuat untuk istirahat


"Nyaman sekali"


Adli baru saja keluar dari ruang rapat, dia segera keruangannya matanya melihat ada tas wanita apakah ada orang?


Dan Adli melihat pintu kamar terbuka, apakah ada Ara?


"Sayang bangun" ujar Adli


"Mmm, sudah sorekah?"


"Belum masih jam 11, kamu ngapain kesini seharusnya kamu harus istirahat dirumah"jelas Adli


"Tidak mau, aku sangat bosan dirumah"balas Ara


"Mau apa?"tanya Adli


"Mau chicken geprek dan jus jeruk" jawab Ara tersenyum


"Baiklah aku akan memesannya"


Ara langsung memeluk Adli, Dikehamilannya dia merasa sangat aneh, kadang kadang dia sangat ingin berjauhan dengan Adli tapi kadang kadang juga ingin selalu dekat


***


Info: Author tidak memasukan cerita dimana Tiara dan Bagas malam pertama, kenapa? karena akan lama di reviewnya.


terima kasih, Jangan lupa vote likenya😅😅

__ADS_1


__ADS_2