Jodohku Seorang Dokter.

Jodohku Seorang Dokter.
Part 27


__ADS_3

"Om Fadil lalu memeluk suamiku dan minta maaf. Sedangkan Ninda terdiam menunggu aku sadar. Hingga 1 jam mereka menunggu ku,aku belum juga sadar. Hanny' panggil mas Al lirih bangunlah sayang."


Agung langsung memeluk sang kakak dan minta maaf.


Mas Al pun terdiam,merasakan lelah dan sakit di m*t*nya karena kelamaan menangis.


Tangan ku terus di genggam nya. Mas Al pun menunggu ku hingga sadar.


Tepat azan maghrib,saat mas Al selesai sholat dan membaca Alquran,aku terbangun.


"Mas' panggil ku. Mas Al spontan menatap ku. Hanny, kamu sudah bangun sayang' ucapnya seraya men*ium tanganku."


Aku hanya tersenyum,jujur mendengar mas Al mengaji,hatiku jadi dingin.


Mas' panggil ku lagi. Hemm, apa hanny' ucapnya seraya memandangku.


Lapar' ucapku seraya terbangun. Sebentar ya' ucapnya. Hemm' ucap ku.


Mas Al mengambil gawai di sakunya, dan menyuruh ku memilih menunya.


Namun aku menggelengkan kepala,aku mau dimasakin kamu' ucapku.


Tapi kan hanny, ini di RS, enggak ada peralatan masak' ucapnya.


Kita pulang saja' ucapku. Tunggu kamu pulih dulu' ucap mas Al.


Om Fadil dan Ninda yang tadi ingin masuk,namun mereka urungkan pun kini masuk di ruangan ini.


"Assalamualaikum' ucap mereka bersamaan."


"Waalaikumsalam' jawab kami bersama."


Om Fadil lalu memeriksa ku, dan memberi wejangan untuk aku. Cha' panggil om Fadil lembut. Jangan sakiti dirimu dan calon debaymu ya' ucap om Fadil jujur.


Kalau kamu ulangi lagi,korbannya anakmu' ucap om Fadil.


"Flasback oof ".


"Saat memeriksa ku,om Fadil sangat terpukul,karna aku tidak bisa menahan air m*t*. Ada sesuatu yang aneh semenjak aku hamil, bayiku sehat dan perkembangannya sangat baik. Hanya saja saat 2 kali menangis lama,membuat calon anakku yang ku kandung mati suri."


"Flasback on ".


Bagai tersambar petir,mendengar wejangan dari om Fadil. Pun sama dengan mas Al, Mas Al jatuh lemas dan terdiam.


Melihat itu om Fadil menguatkan kami,dan memberi kabar gembira juga.


Bersyukurlah kalian,karna calon anak kalian masih bisa selamat. Dan kamu Al,jaga keponakan ku,jadikan pelajaran apa yang telah terjadi.


Dan untuk kamu Cha, om saranin ikut suamimu kerja, biar enggak stres di rumah' ucap om Fadil.


Ninda hanya memelukku dan memberiku semangat.


Kamu sudah pulang Cha' ucapnya. Dan kami juga mau pamit dulu' ucap om Fadil seraya menggandeng Ninda.


Kami hanya tersenyum. Melihat mereka sudah pergi,aku terkejut karna tiba-tiba tubuhku melayang.


Mas' panggil ku yang terkejut dengan cara dia yang tiba-tiba membopong ku.

__ADS_1


Mas Al terdiam,aku pun langsung mempererat pegangan ku di lehernya.


Sambil menyandarkan kepalaku di dadanya dia.


Sesampai di mobil,mas Al menurunkan aku dengan hati-hati. Dan menyusul masuk.


20 menit,kami sampai di superindo terdekat. Aku mengernyitkan keningku,mas kok berhenti di sini' ucapku.


Mas Al menatapku sendu dan tersenyum,enggak tahu hanny' aku pengen beli buah dan bumbu rujak' ucapnya.


Ayo' ajaknya. Aku pun langsung turun dan ikut serta suamiku.


Setelah sampai,masuk dan memilih buah yang segar,tak lupa aku beli sayuran yang segar-segar. Dan keperluan bulanan juga.


Selesai belanja,aku mendadak ingin ke salon. Mas Al pun menurut. Hanny' besok saja gimana? Tanya suamiku.


Aku terdiam,dan mengangguk. Mas Al mengira aku marah,di perjalanan dia mencuri pandang aku.


Ingin rasanya tertawa,namun aku tahan. Hingga tak terasa sampai juga di rumah.


Malam den' ucap mang Ujang. Malam jawab mas Al.


Mang tolong masukin belanjaan kami ke dalam ya' ucapnya seraya membopong aku.


Siap den' ucapnya.


Bibi,tolong bantu mang Ujang' ucap mas Al pelan.


Lalu menidurkan tubuhku di sofa. Hanny makan dulu yuk' ucapnya. Namun aku belum juga terbangun.


"Bi,nanti kalau sudah selesai tolong jagain istri saya dulu ya ! Titah mas Al."


Tak berselang lama, bibi sudah selesai dan menunggu ku.


Sedangkan mas Al langsung ke dapur dan memasak untukku.


Dan membuat rujak juga' untuk dirinya.


1 jam sudah berlalu, mas Al kini sudah selesai memasak dan membuat rujak. Udah bi,tinggalin kami' ucap mas Al.


Ya den' ucapnya seraya berlalu.


Sesampai di sofa,mas Al langsung membangunkan ku pelan.


Mas' panggil ku dengan menerjab-nerjabkan m*t*.


Yuk makan dulu' ucapnya. Ayok' jawabku.


Sesampai di ruang makan,aku langsung makan. Mas Al pun makan rujaknya.


Sambil mengucapkan pelan-pelan sayang. Ya mas' ucapku.


Selesai makan,aku lalu keluar kamar bibi.


Tok...tok...tok...


Bi' panggil ku. Hanny' panggil mas Al lirih. Ngapain ? Tanyanya. Aku suruh makan' ucapku.

__ADS_1


Sudah tidur mungkin, yuk ke dalam' ucap mas Al.


Ya sudah yuk' jawabku.


Mas,gendong ' ucapku. Baiklah' ucapnya.


Sesampai di kamar, mas Al membersihkan diri. Aku pun menunggu dia sampai selesai.


Setelah selesai,aku masuk dan membersihkan diri juga.


Selesai membersihkan diri,kami ngobrol sejenak dan tertidur.


Paginya,aku sudah bangun dan menunaikan ibadah. Selesai itu,aku memasak.


Selesai masak,aku mandi dan berhias.


Alhamdulillah akhirnya selesai juga' ucapku senang.


Bibi pun terkejut melihatku sudah berada di meja makan.


Nona,maaf bibi kesiangan' ucapnya. Spontan aku melihatnya dan menganggukkan kepala.


Selesai makan,aku berkata. Bi,nanti aku ikut kerja,bibi enggak usah masak buat aku ya' ucapku lembut.


Iya non' jawab bibi. Kalau mau masak,masak ja bi,nanti kalau habis bilang kami ya' ucapku lalu berlalu.


Ya nona' ucapnya.


Nona begitu lembut,pantas saja dengan Al bucin banget' ucap bibi seraya tersenyum.


Aku masuk kamar,dan bersiap berangkat kerja. Tak lupa menyiapkan bajunya mas Al.


Bi' panggil ku. Ya non' jawab bibi. Nanti kalau suami ku mencariku,bilang aku ke salon dulu ya bi' ucap ku. Dan ini uang gaji bibi' ucapku.


Makasih non,ya sama-sama' ucap ku. Ya sudah ya bi,aku pergi dulu' ucapku seraya beri salam assalamualaikum.


Waalaikumsalam non hati-hati' ucapnya. Ya jawabku.


Mang,ini gaji mang Ujang' ucapku. Oh ya non,makasih' ucapnya. Sama-sama' ucapku. Yang telah siap berangkat.


Setengah jam aku sampai di salon,tanpa ku tahu ajudan mas Al mengikuti ku.


Permisi mbak' ucapku. Ya mbak ada yang di bantu' ucap Mbak itu. Saya mau paket lengkap ya mbak' ucapku. Baik silahkan naik ke atas' ucapnya ramah.


Sesampai di atas, aku melepas semua pakaian ku. Saat aku sedang spa, si rumah mas Al baru bangun.


Dan membaca secarik kertas dekat nakas. Mas aku berangkat dulu ya' tulisku di sana. Dari istrimu yang nano - nano.


Mas Al tersenyum. Dia lalu beranjakdari tempat tidur dan gegas mandi.


Tak butuh waktu lama,mas Al sudah rapi. Dan membaca secarik kertas lagi. Sarapan pagi dulu mas,tadi sudah aku masakin makanan kesukaanmu. Tulisku.


Setelah keluar kamar,mas Al lalu sarapan dan minum.


Selesai itu,dia berangkat ke RS. Sebelum berangkat,mas Al vc aku,namun tidak aku angkat.


Mungkin lagi spa' pikir mas Al. Semoga dengan ini,kita bisa bahagia hanny' ucap mas Al.

__ADS_1


Tak berselang lama,mas Al sampai di RS. Dan sudah ditunggu banyak pasien.


__ADS_2