
"Dok' panggil suster Nia. Ya sus, ada apa ? Tanya suamiku."
"Begini dok,ada pasien yang ngotot,mau minum obat tapi harus sama dokter' ucapnya."
Mas Al terdiam sejenak,lalu melangkah tanpa bertanya kepada suster Nia. Sesampai di ruang inap pasien,mas Al bertanya.
"Sus, mana dia ?" Suster Nia langsung maju melangkah dan tepat di ruangan paling ujung,suster Nia berhenti. Seraya membuang nafasnya pelan.
Sesampai di tempat pasien,mas Al melihatnya sejenak. Dan mencoba sabar,menghadapi pasiennya.
Mas Al mendekatinya,dan mengambil tempat makan yang berada di nakas. Lalu menyerahkan pada perempuan itu.
"Makanlah' ucap mas Al datar."
Sedangkan wanita itu hanya menggelengkan kepala. "Aku enggak mau makan' ucapnya lantang."
"Oh enggak mau makan, ya sudah jangan salahkan pihak RS,karena bukan pelayanan kami yang kurang. Tapi,dirimu sendirilah yang menginginkan' ucap mas Al."
Melihat dan mendengar mas Al tak menanggapi,perempuan itu langsung memeluk mas Al.
"Kenapa kamu berubah ? Tanya perempuan itu. Bukan aku yang berubah tapi kamu yang enggak mau merubah' ucap mas Al yang berhasil membuat perempuan itu tercubit dengan kata-katanya."
__ADS_1
Jangan berlagak bodoh,untuk menutupi kebus***nmu' ucapnya lagi.
Suster Nia, kalau dia mogok makan lagi jangan kasih tahu ke saya,karena saya sudah memiliki istri' ucap mas Al.
Iya dok,jawab Suster Nia.
Mas Al pun lalu bergegas menuju tempat kerjanya,selesai di tempat kerja,mas Al langsung ke RS om Fadil.
Sesampainya di RS,mas Al langsung datang ke ruangannya om Fadil. Namun,langkahnya terhenti karna mendengar suara eran*an.
"Astagfirullah,sial banget aku,niat hati ingin ngobrol eh malah lagi ngad*k istri' ucap mas Al."
Mas Al akhirnya mengurungkan niatnya untuk menemui om Fadil,dan langsung beranjak pergi.
"Kak,mau kemana ? Tanya Agung. Niatnya mau ketemu Fadil,tapi dia lagi ngad*on kue' ucap mas Al seraya tertawa." Sedangkan Agung malah ketawa keras.
Ada-ada saja kamu ini, ucap Agung.
"Gimana dengan kakak ipar kak ? Tanya Agung. Alhamdulillah baik, ucap mas Al. Syukurlah, jawab Agung. Ya sudah aku balik dulu' ucapnya. Ok' kak. Jawab Agung."
Sesampai di RS, mas Al langsung ke ruangannya. Dan kembali membuka laporan pasien.
__ADS_1
Sedangkan aku setelah selesai spa,aku bergegas kembali pulang. Sesampai di penthous,aku langsung membuka sepatu dan dress ku dengan asal,lalu tidur.
Jam makan siang sudah tiba,para perawat pun langsung berwudhu dan sholat. Pun demikian juga dengan mas Al,dia tak pernah telat dalam ibadah.
Selesai sholat,mas Al ke kantin. Dan makan di sana.
"Hai brow,ngalamin saja' ucap dokter Malik."
Mas Al hanya menganggukkan kepala,seraya makan.
Selesai makan dan minum,mas Al langsung pamit.
"Duluan ya brow' ucap mas Al terburu-buru."
Dokter Malik hanya terdiam dan merasa heran. Mungkin lagi ada masalah' ucapnya dalam hati.
Sesampai di ruang kerjanya,mas Al merasa pusing,lalu istirahat sejenak. Mungkin kalau buat istirahat,pusingnya mereda' ucapnya.
Saat tengah memejamkan m*t*,tiba-tiba mas Al terbangun. Icha, panggilnya lirih.
Mas Al langsung tancap gas,pulang ke penthous. Sesampai di penthous,mas Al membuka pintu kamarnya dengan hati-hati.
__ADS_1
Sedetik kemudian,alhamdulillah' ucapnya.