
"Shht." Panggilnya.
"Pipi,pipi belum tidur ?" Tanyanya lirih.
"Belum,habis liat anak gadisku tak berkedip memandang siapa kembar." Ucapnya seraya menahan tawa.
"Ish pipi ini enggak lucu kali pi." Ucapnya kesal.
"Pipi bukan anggota srimulat, ya wajar enggak lucu." Ucapnya lagi.
"Tau ah pipi mah gitu orangnya." Ucapnya mencebik kesal.
"Cie ngambek." Ucapnya menggoda.
Sementara kami berlima masi di dunia mimpi. Aku dan si kembar yang terbiasa bangun malam,kini belum juga terbangun. Mungkin efek obat luka kami yang kami minum semalam. Sementara Nizam yang tidak minum, juga masih terlelap.
Kembali dengan om Pian dan Putrinya yang bernama Mega Ayuning Tias.
__ADS_1
"Kalau kamu jatuh cinta,jangan dengan yang memeluk perempuan di sampingnya itu, karena mereka sudah menikah. Dan pipi melarang keras, kamu mengganggunya." Ucapnya tegas.
"Ya siapa juga yang suka." Ucapnya dusta.
Ya sesampai di bandara Mega menatap wajah Al terus, hingga tanpa berkedip. Sementara Agung yang juga di lihatnya,nampak dingin persis kanebo kering.
Mega pun menghembuskan nafasnya pelan, kenapa selalu begini, yang ku cinta sudah di miliki." Ucapnya dalam hati.
"Nah kalau yang memeluk bayi itu, dia masih sendiri. Kamu boleh mendekatinya." Ucap pipi Pian, membuat Mega mencebik.
"Ish modelnya aja kaya kanebo kering." Ucapnya.
Mendengar itu, Mega langsung pindah tempat, sementara om Pian memandangnya. Pipi tahu, kamu mencintai Al, tapi Al sudah menikah dan punya anak.
Pipi harap kamu bisa ikhlas dengan takdir nak. Ucapnya dalam hati.
Tak berselang lama, kami sudah di rumah om Pian. Kami semua di bangunkan, kecuali aku dan si kembar.
__ADS_1
Sesampai di kamar, mas Al menurunkan aku di tempat tidur, Agung dan om Pian menidurkan si kembar di kasur khusus balita. Setelah selesai, mereka langsung keluar, om Pian pun menunjukkan kamar Agung. Yang rupanya berhadapan dengan kamar Mega,Entah sengaja atau tidak, om Pian menunjukkan kamar sementara Agung berhadapan dengan Mega.
Selesai menunjukkan kamar, om Pian langsung masuk ke kamar pribadinya. Langsung menghubungi ajudannya, untuk memperketat penjagaan. Mereka pun menyanggupi.
Sementara di kamar Agung nampak kecapekan, dia lalu tertidur di sana. Sedangkan mas Al,sebelum tidur lagi dia memompa asiku lagi. Dan memberikannya kepada si kembar nanti,saat mereka terbangun.
Selesai memompa, mas Al langsung membersihkan alat pompanya dan mencuci tangannya. Setelah selesai, dia menyusulku tidur.
Sementara kini Arfan dan Arfin sedang bertugas juga di kota empek-empek. Mereka juga sama-sama tidak ada yang tahu, karena kesibukan masing-masing.
Sementara di sini ada seorang yang ambisius ingin membunuh keluarga Anggun hingga sampai tak ada keturunan lagi, namun dia lupa dan terlalu sombong dan angkuh.
Bahwa di atas langit masih ada langit, dia merasa tidak ada yang tahu dan merasa rencananya akan berhasil. Namun nyatanya tidak.
"Sial, gagal lagi." Ucapnya penuh emosi. Dia lalu mengacak-acak ruangannya dan mengumpat dengan lantang. Belasan tahun aku mengincarnya namun gagal. Ucapnya lagi.
Sedangkan kini kak Dodhy sedang terlelap di tempat tidur,karena tubuhnya sedang sakit. Mau tidak mau, dia lalu di rujuk ke RS.
__ADS_1
Hingga om Fadil sampai menggelengkan kepala. Karena gemas melihat kak Dodhy tidak mau di sentuh siapa pun kecuali ibu dan dirinya.