JUST GIVE ME A REASON

JUST GIVE ME A REASON
bab 10. Makan Malam


__ADS_3

...****************...


Yuni dan Lolita makan malam di restoran Jepang. Tapi kali ini Lolita yang traktir. Karena Lolita selalu merasa tak enak hati jika setiap kumpul ataupun nongkrong Yuni terus yang bayarin.


" Perasaan kamu pulang sore Mulu Yuni?! Emang lagi ga banyak kerjaan apa?!" tanya Lolita penasaran.


" Hehehe.. enggak!! Aku yang lagi gak mood kerja akhir-akhir ini. Soalnya lagi pengen refreshing aja" ujar Yuni memberitahu.


" Jangan-jangan lagi berantem sama suami ya?!" ujar Lolita menebak isi pikiran Yuni.


" Hemmmmm.. berantem sama suami sih enggak. Cuma sedang tak akur aja sama ipar. hahahaha.." ujar Yuni sambil tertawa terbahak-bahak


" Gak akur sama ipar?! Seriusan?! Bukannya bulan kemarin baru ngadain arisan di luar kota ya?! Makan bareng di luar sama ipar ya?! Kok bisa sih gak akur?!" tanya Lolita penasaran.


" Wakakakak.. ya begitulah kalo punya ipar. Baik di depan tapi hatinya busuk. Depan aku mah memuji. Tapi di belakang aku bilang aku sok cantik lah,sok royal,sok dermawan. Padahal kenyataannya begitu kan. Buktinya kemarin arisan. Kan harusnya yang dapat yang traktir. Ujungnya aku traktir. Dengan alasan duitnya buat keperluan sekolah. Kan ngerjain aku banget. Mana bayar nya hampir dua juta. Ngenes aku" ujar Yuni bercerita.


" Astaghfirullah!! Makan sebanyak itu habis dua juta?! Buset dah!! Berasa banget itu mah. Ya wajarlah kalo kamu gondok!!" ujar Lolita berpendapat.


"Iya gimana aku gak nyesek. Aku tahu mereka ngomongin aku. Saat aku ke toilet untuk buang air besar. Eh ternyata semua iparku telah merencanakan hal tersebut untuk bisa mengerjai aku untuk membayar makanan yang mereka makanan. Kamu tahu apa yang terjadi?! Aku banting pintu toilet dan marahin semuanya." ujar Yuni sambil tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


...****************...


Obrolan malam ini Yuni menceritakan tentang rasa sebel nya terhadap ipar nya yang telah bersekongkol untuk mempermainkan Yuni dengan membayar seluruh tagihan makanan. Karena merasa Yuni wanita karir yang banyak uang. Sedangkan ipar nya kebanyakan ibu rumah tangga yang bergaya sosialita tapi gak punya uang.


" Jujur aku muak banget sama semua ipar aku. Gimana enggak?! Mereka bergaya sosialita tapi kerjaannya hanya nongkrong, jalan-jalan, upload hidup mewah di media sosial. Tapi kenyataannya mereka cuma ibu rumah tangga yang hidupnya menjadi beban suami" ujar Yuni berkomentar.


" Sabar. Namanya ipar kadang begitu. Depan kita kaya malaikat jibril. Tapi kalo di belakang kaya malaikat Izrail. Suka bikin nyawa pengen di cabut aja. hahahaha.." ujar Lolita sambil tertawa terbahak-bahak.


" Maafkan aku jadi curhat deh. Habis aku kesel banget sama iparku. Kirain udah berubah. Ternyata cover luarnya aja. Di dalamnya masih sama dengan lagu lama" ujar Yuni bercerita.


" Jangankan ipar kamu. Ipar aku juga begitu. Yang satu bilang hidup dan gaji serba wew. Tapi kenyataannya mobil minta di beliin. Yang satu lagi suka traveling,makan enak. Tapi begitu mengeluh gak punya duit. Tapi bilang ke mertua habis dapat arisan ratusan juta. Masa buat modal usaha suaminya gak ada?!" ujar Lolita tepok jidat.


" Hemmmmm.. apa semua ipar begitu ya?! Selalu berusaha kaya benalu. Kalo udah di kasih hati minta jantung. Kalo udah di tolong suka gak tahu diri" ujar Yuni mengeluh.


" Ya bener banget. Kebanyakan di media sosial pamer kehidupan mewah. Belanja terus,makan enak terus. Jalan-jalan ke tempat wisata yang viral. Sampai setiap weekend kunjungi tempat bagus.Eh giliran buat urusan keluarga langsung melempem. Hadeh, rasanya pengen tepok jidat aja nih" ujar Yuni sambil geleng-geleng kepala nya.


...****************...


Yuni dan Lolita sedang mengeluhkan soal ipar mereka yang gaya hidup seperti sosialita tapi kenyataannya tak sesuai dengan media sosial.

__ADS_1


" Mana aku juga di suruh beli kue ulangtahun buat ibunya Gatot juga nih. Ya udah habis makan temenin lagi ya nyari kue ulang tahun dan kue bolu buat disana. Karena jadwalnya besok aku mau menginap dua hari satu malam. Minggu sore akan pulang" ujar Lolita bercerita.


" Iya nanti aku bantu pilih kue ulang tahun buat ibunya Gatot. Buah yang di sukai dan yang tidak di sukai oleh ibunya Gatot apa?!" tanya Yuni penasaran.


" Hemmmmm,, mayoritas banyak buah yang di sukai oleh ibunya Gatot. Hanya saja ibunya Gatot kurang suka dengan buah durian. Sama dengan aku yang juga kurang suka dengan buah durian" ujar Lolita memberitahu Yuni.


" Ya udah beli kue ulang tahun nya buah durian. Sesekali ibunya Gatot kamu prank aja. Biar pengen tahu ekspresi kalo kamu beli kue ulang tahun rasa durian. Paling juga mual dan muntah. Hahaha..." ujar Yuni sambil tertawa terbahak-bahak.


" Sembarang kamu Yuni!! Yang ada aku kalo beli kue ulang tahun rasa durian bisa di amuk sama keluarganya Gatot!! Bisa di ceramahin aku sama mereka semua. Mana ada yang membela aku!! Mereka kan pada kurang suka sama aku!! Apalagi aku bukan jadi istri Soleha kalo kata ibunya Gatot. Soalnya aku masih berkarir" ujar Lolita menjelaskan.


" Wakakakak.. pasti seru tuh kalo liat ekspresi semua keluarga nya Gatot ngamuk sama kamu Lolita. Hehehe.. tapi jangan deh. Kalo kamu di amuk oleh mereka semua. Nanti kamu jadi stres ya. Kalo stres makin susah punya anak. Maafkan aku ya tadi hanya bercanda " ujar Yuni merasa bersalah.


" Ya tak apa-apa kok. Aku pun mengerti kamu hanya bercanda saja. Bukan serius. Jadi Selow dan santai aja" ujar Lolita sambil tersenyum.


" Udah kamu gak usah pikirin omongan ibunya Gatot maupun bapaknya. Ataupun ipar kamu. Mereka berkata begitu karena iri dengan pencapaian kamu. Iri sama semangat kamu yang mau ikut bantu ekonomi Gatot. Ya mau gimana pun tetap aja harusnya ibunya Gatot malu lah tiap bulan kamu suka ngasih jatah ke mereka tapi mulutnya gak bisa di jaga. Gak menghargai perasaan kamu" ujar yuni berkomentar.


" Ya biarkan saja lah. Toh sekarang Malika juga merasakan hal yang sama dengan aku. Mertua dan kakak dari suaminya membully dia karena belum hamil seperti aku. Sedangkan aku di bully oleh mulut ibunya Gatot . Padahal ibunya Gatot gak mikir ya. Dia juga punya anak Perempuan. Gak berpikir suka bully aku soal anak dan hamil. Bisa aja karma ke anaknya " ujar Lolita berpendapat.


" Ya sudah lah. Kamu juga percuma ngomong sama ibunya Gatot yang tidak berpendidikan dan gak sekolah. Tapi anehnya selalu ngerasa sok pinter dan sok lebih berpengalaman dari kamu ya. " ujar Yuni geleng-geleng kepala.

__ADS_1


...****************...


Usai makan malam lanjut perjalanan menuju toko kue dan roti. Lolita ingin membelikan kue ulang tahun dan kue bolu untuk di bawanya ke rumah orangtuanya Gatot esok hari.


__ADS_2