JUST GIVE ME A REASON

JUST GIVE ME A REASON
bab 83. Klarifikasi


__ADS_3

...****************...


Penjelasan dan klarifikasi dari Lolita sudah menguatkan keputusan Lolita untuk berpisah dengan Gatot. Karena buat Lolita kebahagiaan hatinya jauh lebih utama daripada menikah dengan tekanan batin terus. Esok pagi harinya saat hendak berangkat kerja bareng Yuni. Tiba-tiba Yuni dan Lolita terkejut kembali dengan kedatangan Gatot.


" Gatot?! Kamu ngapain sepagi ini ke rumah aku?!" tanya Yuni merasa terkejut.


" Pagi Yuni!! Pagi Lolita!! Aku kesini mau ketemu kalian. Aku ingin dekat lagi sama kalian. Ingin memperbaiki hubungan kita yang renggang" ujar Gatot memberitahu.


" Maksudnya apa kamu ngomong seperti itu?! Pasti ada maksud dan tujuan yang aneh nih?!" celetuk Lolita merasa heran.


" Kalo Lolita boleh menginap di rumah Yuni. Boleh juga dong aku menginap di rumah kamu Yuni?!" ujar Gatot meminta ijin kepada Yuni.


" Hemmmmm,,gimana ya?! Kalo aku enggak memperbolehkan gimana?! Soalnya suamiku lagi dinas kerja ke luar kota " ujar Yuni memberitahu.


"Lah kok begitu?! Giliran Lolita di perbolehkan. Masa aku enggak boleh. Aku tidur di sofa enggak apa-apa deh. Yang penting aku bisa tiap hari ketemu sama Lolita" ujar Gatot menjelaskan.


" Ya kalo Lolita di perbolehkan menginap karena Lolita sahabat aku. Sedangkan kamu Gatot hanya orang lain" ujar Yuni menjelaskan.


" Kalo kamu anggap Lolita itu sahabat kamu. Berarti aku bukan orang lain dong.Aku suami dari sahabat kamu" celetuk Gatot merasa ingin terus bersama dengan Lolita.


...****************...


Yuni dan Lolita saling menatap. Seolah memberikan kode agar bisa mengusir Gatot dari hadapan mereka.


" Sudah ya Gatot!! Bicara nya lanjut next time ( waktu berikutnya)!! Soal nya aku dan Lolita buru-buru mau berangkat kerja" ujar Yuni memberitahu Gatot.


" Aku juga ikut dong kalian pergi!! Soalnya aku kesini enggak bawa mobil!! Tadi naik ojek online " ujar Gatot memberitahu.


" Hemmmmm,, tapi kan arah kantor kamu dengan kerjaan aku dan Lolita enggak searah" celetuk Yuni menolak secara halus.

__ADS_1


" Aku turun di butik Lolita juga enggak apa-apa kok. Nanti bisa naik ojek online lagi" ujar Gatot menjelaskan.


" Okelah kalo begitu!! Kalo kamu mau nya begitu" ujar Yuni menghela nafasnya.


" Iya makasih Yuni atas pengertiannya " ujar Gatot yang memasuki mobilnya Yuni.


" Tapi agak aneh sih. Enggak biasanya loh Gatot gak bawa mobil. Apalagi kerjaan Gatot lumayan jauh" ujar Yuni berkomentar.


" Hehehe.. kadang kan orang bisa berubah tergantung mood dan kondisi juga situasi nya" ujar Gatot sambil tersenyum.


...****************...


Sesampainya di butik nya Lolita. Gatot dan Lolita turun dari mobilnya Yuni. Lalu Yuni pergi berlalu meninggalkan butiknya Lolita menuju rumah sakit tempat Yuni bekerja. Lalu Lolita pun terkejut karena mobilnya Gatot sudah terparkir di depan butik nya Lolita.


" Kok kamu bohong sih Gatot?! Bilang enggak bawa mobil sama aku dan Yuni?! Tapi buktinya apa?! Ini mobil kamu kan?!" ujar Lolita ngedumel karena mengetahui Gatot berbohong.


" Maafkan aku Lolita!! Aku tak bermaksud untuk berbohong sama kamu!! Hanya saja aku ingin dekat lagi dengan kamu dan menghabiskan waktu bersama lagi seperti dahulu. Maka dari itu aku minta waktu luang kamu hari ini saja boleh?!" ujar Gatot memberitahu.


" Aku hanya minta waktu hari ini Saja. Kalo kamu masih menolak. Maaf ya kalo nanti aku agak sedikit kasar dan memaksa kamu Lolita" ujar Gatot menjelaskan.


"Lah kok begitu sih?! Kamu ingin memaksa aku dengan kasar?! Coba aja kalo berani?! Aku akan berteriak sekencang mungkin agar semua orang bisa memukul kamu Gatot" ujar Lolita mengancam.


" Aku gak perduli mau berteriak atau apapun itu!! Aku hanya ingin minta waktu kamu hari ini saja. Setelah itu kamu gak akan ketemu aku lagi silahkan " ujar Gatot menarik tangan nya Lolita untuk masuk ke dalam mobilnya Gatot.


" Tolong!! Tolong!! Aku mau di culik" teriak Lolita tapi tak ada yang menggubris.


" Hahahaha.. Mana katanya bakalan ada yang akan memukulin aku jika memaksa kamu dengan kasar?! Buktinya gak ada orang yang merespon juga kan?!" ujar Gatot meledek Lolita.


...****************...

__ADS_1


Lalu Gatot pergi meninggalkan butiknya Lolita menuju ke suatu tempat yang di rahasiakan oleh Lolita. Sesampainya di tempat tersebut. Lolita pun terkejut. Soalnya Gatot bukan ngajak Lolita pergi ke tempat wisata yang romantis. Atau ke mall maupun liburan. Melainkan Gatot mengajak Lolita ke rumah sakit.


" Kamu enggak salah Gatot?! Ngajakin aku ke rumah sakit?! Emang siapa yang sakit?! Kamu ya!!" ujar Lolita penuh tanda tanya.


" Iya aku yang sakit. Makanya aku ingin di temani kamu" ujar Gatot berbohong kepada Lolita.


" Hah?! Seriusan?! Kamu sakit apa?! Sakit serius?! Tolong jangan bikin aku cemas dan khawatir?!" ujar Lolita yang reflek memegang kening dan lehernya Gatot.


" Akhirnya kamu mencemaskan aku juga!!" ujar Gatot sambil tersenyum.


" Eh Gatot!! Aku seriusan nanya!! Malah kamu cengar-cengir!! Seriusan nih!! Kamu sakit apa sih?!" ujar Lolita makin penasaran.


" Udah kita masuk dulu ya. Nanti aku kasih penjelasan sama kamu. Biar ngobrol nya enak. Soalnya aku udah janji temu sama dokter nya" ujar Gatot sambil mengelus rambut Lolita dengan lembut.


" Oke!! Aku sabarin sampai masuk dan ketemu dokter ya. Awas saja kalo kamu gak ngasih penjelasan" ujar Lolita mengancam Gatot.


" Iya sayang. Kamu kalo bersikap begini bikin aku jadi makin cinta deh" ujar Gatot meledek Lolita.


...****************...


Lalu Gatot dan Lolita pergi menemui dokter. Tapi anehnya kok ke dokter kandungan. Makin membuat Lolita penasaran. Setelah berkonsultasi lama dengan dokter kandungan. Akhirnya Lolita luluh dengan Gatot dan ingin menjalani program bayi tabung lagi. Karena dokter kandungan memberikan semangat untuk Lolita dan Gatot untuk tidak cepat menyerah. Setelah berkonsultasi. Lolita dan Gatot membuat jadwal untuk cek kesuburan masing-masing. Setelah itu mereka meninggalkan rumah sakit dengan wajah penuh harapan.


" Kok kamu gak bilang sama aku Gatot?! Bahwa hari ini kita konsultasi ke dokter kandungan?!" ujar Lolita mempertanyakan.


" Aku sengaja enggak ngomong dari awal. Pasti kamu akan menolak kalo membahas soal anak,hamil apalagi program bayi tabung" ujar Gatot menjelaskan.


" Kalo kamu ngomong dari awal juga aku pasti gak akan menolak kok" ujar Lolita memberitahu.


" Ya udah besok kita ke rumah sakit lagi ya. Aku akan temani. Pokoknya kita harus semangat. Dokter tadi aja ngasih kita semangat dan harapan. Kemungkinan buat punya anak selalu ada. Selagi kita berpikiran positif thinking " ujar Gatot berkomentar.

__ADS_1


...****************...


Setelah meninggalkan rumah sakit. Gatot dan Lolita pun pergi untuk ngopi bareng dan membahas soal program bayi tabung.


__ADS_2