JUST GIVE ME A REASON

JUST GIVE ME A REASON
bab 68. Mencari Solusi


__ADS_3

...****************...


Ibunya Lolita bersikap tegas agar Lolita di jauhkan fitnah karena ada masalah dengan rumah tangga nya bersama Gatot. Tak ada orangtua yang ingin anaknya berpisah dengan suaminya. Namun jika melihat tangis dan tekanan batin dalam hati Lolita membuat hancur hati ibunya Lolita.


" Ibu sudah memasak makanan favorit kamu Lolita!! Kamu tinggal di rumah ibu ya. Kita bertiga menjalani kehidupan bertiga ya. Ibu gak malu dengan status kamu jika berpisah dengan Gatot" ujar ibunya Lolita menitikan air mata.


" Sudahlah ibu. Jangan bahas lagi. Kasihan kan mba Lolita baru pulang dari Jogjakarta sama mas Franco pasti sangat lelah. Kita makan bareng ya tanpa membahas apapun" ujar Sophia usai menyiapkan makanan di meja makan dalam ruangan makan.


" Benar yang di katakan oleh Sophia. Aku ingin tinggal disini karena ingin menenangkan diri bukan malah menjadi membahas hal yang membuat kepala aku pusing. Kalo masih membuat aku tak nyaman dan tak tenang. Mungkin lebih baik aku beli apartemen saja" ujar Lolita mengancam ibunya.


" Yah,jangan pergi lagi Lolita. Baiklah ibu takkan membahas soal rumah tangga kamu dengan Gatot ya. " ujar ibunya lolita merasa bersalah.


" Ya udah yuk kita makan. Aku sangat lapar sekali. Soalnya tadi pagi sarapan hanya sedikit " ujar Franco sambil melangkah menuju ruangan makan.


" Iya kamu makan sedikit. Tapi ngopi mulu ya. Biar gak ngantuk. Hehehe.. Aku menawarkan diri untuk menyetir malah gak di bolehin sama Franco. " ujar Lolita meledek Franco.


" Emangnya mba Lolita bisa nyetir mobil?! Kok aku gak pernah tahu ya?!" celetuk Sophia yang terkejut dengan pernyataan dari Lolita.


" Ya Lolita lumayan lah bisa menyetir mobil. Tapi kalo jalanan agak menanjak kurang canggih" ujar Franco berkomentar.


...****************...


Mereka menikmati makan sore bersama. Terlihat Franco sangat lahap menikmati makanan yang di masak oleh ibunya Lolita.


" Sophia,besok kamu pulang kerja jam berapa?!" tanya Lolita penasaran.

__ADS_1


" Hemmmmm,,kalo besok aku pulang kerja jam tujuh malam. Kenapa mba?! Mau pulang bareng kah?!" jawab Sophia sambil menikmati makanan.


" Iya besok pulang bareng ya. Mba yang tunggu di depan kantor kamu ya. Santai aja ya. Gak usah buru-buru pulang ya. Soalnya besok mba mau pulang santai besok" ujar Lolita memberitahu.


" Oh ya enggak apa-apa kok mba Lolita. Aku juga sering kali mampir minimarket buat ngopi atau makan pop mie agak gak ngantuk di perjalanan " ujar Sophia bercerita.


" Oke. Ide yang bagus. Besok kalo mba ngantuk. Besok pulang kerja mampir minimarket beli kopi dan pop mie ya" ujar Lolita sambil cengar-cengir.


" Wah enak sekali Sophia dan Lolita besok mau ngopi dan makan pop mie. Terus besok ibu masak buat makan malam gak nih?!" tanya ibunya Lolita penasaran.


" Kalo besok enggak usah. Masak buat sarapan pagi aja Bu. Soalnya aku besok mau pulang kerja santai dengan Sophia" ujar Lolita menjelaskan.


" Oke. baiklah besok ibu masak dikit ya. Tapi kalo ada sisa nya ibu masukan ke dalam kulkas. Jadi kalo kalian masih lapar lauk dan sayur bisa di hangatkan kembali " ujar ibunya Lolita berkomentar.


" Ya terserah baiknya ibu aja. Aku gak mau ibu terlalu capek masak. Soalnya kalo laper bisa pesan lewat aplikasi online " ujar Lolita berkomentar.


...****************...


Ibunya Lolita kurang memahami arti dari penjelasan yang di ucapkan oleh Lolita bahwa Lolita tak ingin ibunya kecapean buat masak. Kalo ibunya males masak bisa pesan makanan lewat aplikasi online. Setelah makan bersama di lanjut dengan mengobrol sebentar. Lalu Franco berpamitan kepada ibunya Lolita,Sophia dan Lolita untuk pulang ke apartemen.


"Ya udah aku pamit ya pulang ke apartemen. Terimakasih ya ibu atas jamuan makanannya yang membuat aku merasa sangat kenyang sekali" ujar Franco berpamitan.


" Iya sama-sama nak Franco. Kalo bete main kesini. Ngobrol bareng ya" ujar ibunya Lolita ramah.


" Ibu,aku mau nanya?! Apa bener bahwa aku dan Franco bukan saudara yang memiliki satu keturunan darah dalam silsilah keluarga?!" tanya Lolita penasaran.

__ADS_1


" Kok tumben kamu nanya seperti itu Lolita?! Siapa yang ngasih tahu kamu?!" jawab ibunya Lolita terkejut.


" Aku tahu semua ini dari Franco. Karena Franco pun tahu fakta ini dari ayah. Apakah benar yang di ucapkan ayah dan Franco bahwa kami bukan saudara yang memiliki ikatan darah dalam silsilah keluarga?!" tanya Lolita makin penasaran.


" Ya bener yang di ucapkan oleh Franco dan almarhum ayah kalian Franco itu anak dari sahabat ayah kalian Karena orangtuanya Franco meninggal dunia karena kecelakaan. Jadi ayah kalian merasa iba. Dan akhirnya setelah musyawarah dengan ibu. Kami pun mengadopsi Franco dan menyekolahkan Franco hingga kuliah" ujar ibunya Lolita bercerita.


" Seriusan Bu?! Mas Franco bukan saudara kita?!" celetuk Sophia terkejut.


" Iya tapi ayah kalian dan ibu sudah menganggap Franco seperti saudara dan keluarga. Makanya ibu dan ayah kalian gak mau membuat Franco merasa terasing. Makanya ibu dan ayah kalian menutup rapat soal fakta ini. Agar tak ada jarak di antara kalian" ujar ibunya Lolita berkomentar.


...****************...


Ternyata bukan hanya Lolita yang sangat terkejut bahwa Franco bukan saudara yang satu darah dalam silsilah keluarga. Selama ini ayah dan ibu merahasiakan hal fakta ini karena takut mental Franco menjadi down.


" Iya ibu takut jika Gatot sampai tahu fakta tentang Franco. Nanti malah jadi fitnah. Apalagi kalian baru saja pulang liburan berdua. Makanya jangan di bahas lagi. Cukup rahasiakan hal ini ya" ujar ibunya Lolita memberitahu.


" Tapi aku sangat sayang dan cinta sama Lolita,Bu" celetuk Franco memberitahu.


" Apa mas Franco menyukai dan mencintai mba Lolita yang sudah menjadi istri mas Gatot?!" ujar Sophia terkejut.


" Sebenarnya aku menyukai dan mencintai Lolita dari zaman SMA. Namun perasaan aku tahan karena mikirnya kita bersaudara. Namun waktu itu ayah kalian memberitahu fakta bahwa kita bukan bersaudara saat aku akan menikah. Membuat aku jadi bimbang saat itu" ujar Franco bercerita.


" Ya sudahlah. Yang sudah terjadi biarlah terjadi. Aku akan menganggap kamu Franco menjadi saudara dan keluarga. Jadi jangan berharap lebih padaku ya" ujar Lolita menegaskan ucapan nya.


" Ya aku tahu hal itu. Aku harus menjaga jarak sekarang. Karena kamu masih istri dari Gatot. Tapi jika kamu Lolita berpisah dengan Gatot. Aku bersedia membuka hati buat kamu Lolita" ujar Franco sambil pergi meninggalkan rumah ibunya Lolita.

__ADS_1


...****************...


Lolita pun tak menyangka Franco berani berbicara di depan keluarga nya masalah perasaan cintanya. Meskipun membuat Lolita sedikit malu. Takut nya beranggapan bahwa Lolita juga menyukai Franco. Padahal Lolita menganggap Franco masih sebagai saudara dan keluarga.


__ADS_2