
...****************...
Suasana makin panas ketika Malika dan Lolita saling sindir satu sama lain. Mereka masih tetap dengan keegoisan mereka masing-masing. Sedangkan Gatot dan khufra hanya menyimak dan jadi penonton.
" Sudahlah jangan bertengkar!! Kalo kamu Malika kesini hanya ingin berdebat dan bertengkar seperti yang di lakukan ibu terhadap Lolita!! Lebih baik kamu dan khufra pulang saja dari rumah ini!!" ujar Gatot kesal.
" Hahahaha.. ceritanya mas Gatot sudah terpengaruh sama ucapan nya mba Lolita soal aku hamil duluan ya?! Kalo aku hamil ngapain aku ngegugurin kandungan?! Pasti akan aku lahirkan loh?! Jangan karena mba Lolita belum pernah hamil terus menyindir aku terus dan menjudge buruk aku terus" ujar Malika berkomentar.
" Wakakakak.. aku iri sama kamu?! Ngapain?! Toh buktinya aku gak hamil duluan. Lah aku juga tahu fakta ini juga karena ucapan ibu kamu sendiri yang curhat sama aku sambil nangis. Bodohnya aku karena gak merekam ucapan ibu kamu. Jadi ya begitulah di anggap nya aku pembohong" ujar Lolita memberitahu.
" Jangan suka bikin fitnah tentang Malika dong mba Lolita kalo kenyataan nya mba Lolita gak punya bukti buat semua orang percaya dengan ucapan nya mba Lolita " ujar khufra membela Malika.
" Ya. Terserah sih. Aku mah berkata sesuai yang di omongin oleh ibunya Malika. Soalnya yang tahu kejadiannya nya sih kalian berdua. Bukan aku. Lagian kalo emang kalian gak kenapa kenapa seharusnya gak sampai tiga tahun udah punya anak ya?! Tapi kenyataannya sama kaya aku. Makanya Malika punya mulut di jaga. Kamu wanita. Aku juga wanita. Seharusnya bisa saling ngertiin satu sama lain bukan saling menyerang dan mengurusin hidup rumah tangga masing-masing " ujar Lolita bercerita.
" Lah aku kesini juga karena mas Gatot yang memberitahu aku bahwa mba Lolita sakit karena haid doang. Cemen banget ya. Cuma karena haid bisa sampai di rawat. Apalagi nanti hamil dan melahirkan?!" ujar Malika menyindir Lolita.
" Iya aku mah Cemen banget. Beda sama kamu Malika yang habis gugurin kandungan langsung gak bisa jalan selama sebulan. Mau di paksain kaya apapun juga kamu itu harusnya di curet bukan malah pembiaran begitu saja. Aku ngomong begini bukan julit atau iri. Malah karena sayang takut kamu kena kanker serviks " ujar Lolita menjelaskan.
__ADS_1
" Gak usah sok perhatian deh mba Lolita sama Malika!! Bukannya mba Lolita senang mempermalukan aku dan Malika saat acara ulang tahun ibunya Malik?!" ujar khufra berkomentar.
...****************...
Gatot pun mulai kesal. Ketika khufra dan Malika mulai menyerang Lolita dengan banyak pernyataan yang menyudutkan Lolita. Sedangkan kondisi kesehatan nya lolita belum sembuh total.
" Lah bukannya yang awal duluan membahas soal hamil dan melahirkan itu orangtua kamu ya Malika?! Bukan aku?! Bilangnya aku gak ada usahanya?! Kadang suka aneh ya. Kan di keluarga bukan hanya aku saja yang menikah. Tapi kamu juga Malika. Kenapa aku terus yang d cecar oleh kedua orangtua kamu?!" ujar Lolita menyerang dengan ucapan menyudutkan.
" Ya wajarlah ayah dan ibu bilang mba Lolita gak ada usahanya. Soalnya selalu prioritas kan kerjaan di bandingkan program hamil atau memiliki anak" ujar Malika berkomentar.
" Kalo kamu bilang Lolita fokus kerja. Terus apa bedanya kamu Malika?! Sudah tiga tahun belum punya anak?! Gak ada usahanya pula?! Terus di KB suntik?! Belum siap punya anak ya?!" ujar Gatot menyindir Malika.
" Dari tadi juga khufra membela kamu Malika. Juga menyerang banyak pernyataan kepada Lolita. Jadi wajarlah kalo mas Gatot sebagai suami nya mba Lolita ikutan membela. Apalagi kondisi kesehatan Lolita belum pulih total dan baru pulang dari rumah sakit " ujar Gatot menjelaskan.
" Aku kesini ingin mas Gatot dan mba Lolita ke rumah ibu dan ayah buat minta maaf soal kejadian di rumah sakit. Soalnya ibu marah dan kesal sama mba Lolita juga mas gatot. Sampai gak mau makan dan mengurung diri di kamar tidur nya" ujar Malika bercerita.
" Lah kok kocak banget ya ibu?! Kan yang memulai menjelekkan Lolita itu ibu. Eh tapi malah ibu yang depresi. Ini gimana konsep nya?! Sudah jelas ibu yang jadi tersangka tapi ibu bersikap seperti korban dalam masalah ini" ujar Gatot bercerita.
__ADS_1
" Ya wajarlah ibu merasa kesal,marah dan depresi. Kalo kelakuan mas Gatot dan mba Lolita yang telah menyakiti hati ibu" ujar khufra berkomentar.
...****************...
Malika dan khufra masih kukuh dan bersikeras untuk Gatot dan Lolita untuk meminta maaf kepada orangtuanya Gatot. Karena ibunya Gatot mengalami sakit yang mendalam hingga makan harus di infus dokter.
" Kata ayah jangan jadi anak durhaka. Jadi kalian harus meminta maaf jika ingin masuk surga. Tapi kalo kalian merasa sok benar dan sok suci makanya ayah takkan membiarkan mas Gatot dan mba Lolita untuk menginjakkan kaki ke rumah ayah dan ibu lagi" ujar Malika memberitahu.
" Lah kok jadi aku dan Lolita yang merasa di ancam dalam hal ini ya?! Sudah jelas yang buat keributan itu ibu bukan aku maupun Lolita. Seharusnya ibu yang meminta maaf duluan dong sama Lolita" ujar Gatot menjelaskan.
" Ya gak bisa begitu dong mas Gatot. Dimana mana yang lebih tua harus di hormati dari yang muda. Biar yang muda ada rasa sopan sama orangtua. Bukan bersikap semena-mena dan merasa sok paling pinter sedunia" ujar malika berkomentar.
" Maaf ya Malika. Aku bukannya sok pinter sedunia. Selama aku menjalani kehidupan rumah tangga bersama mas Gatot. Seringkali ibu kamu mempermalukan aku di depan sodara kamu. Mempersoalkan tentang hamil dan anak. Maksudnya bersikap begitu apa?! Gak takut kena karma apa?!" ujar Lolita bernada lemah lembut.
" Ya ibu melakukan hal itu biar mas Gatot dan mba Lolita ada usahanya buat punya anak. Jangan diem aja. Seperti tak ingin punya anak. Maksudnya karma apa?! Mba Lolita mendoakan buruk sama ibu gitu?!" ujar Malika Jang terpancing emosi.
" Aku gak mendoakan karma buruk sama ibu. Cuma seharusnya sebagai wanita kan saling mengerti dan menghargai perasaan wanita. Emangnya gak takut karma berbalik ke anaknya. Harusnya ibu bersikap seperti orang tua yang bijak. Bukan malah seringkali mempermalukan aku terus. Nanti kalo aku tegur di bilangnya aku anak durhaka. Aku anak yang gak sopan" ujar Lolita berargumen.
__ADS_1
...****************...
Seberapa besar Lolita menceritakan dan memberikan penjelasan kepada Malika dan khufra. Tetap saja Lolita dan Gatot selalu salah di mata ibu dan bapaknya Gatot. Begitu pula juga di mata Malika, khufra dan David.