JUST GIVE ME A REASON

JUST GIVE ME A REASON
Bab 9. Berbelanja Kado Ulang Tahun


__ADS_3

****************


Yuni dan Lolita janjian nanti sore ini untuk pergi berbelanja kado dan kue ulangtahun buat ibunya Gatot. Karena besok mereka akan merayakan ulang tahun ibunya Gatot serta menginap di rumah nya Gatot. Sore harinya Yuni datang ke butiknya Lolita untuk menjemput dan menemani Lolita berbelanja.


" Aku datang " ujar Yuni sambil mengetuk pintu ruangan kerja Lolita.


" Eh,Yuni!! Kamu cepat banget sampai nya!! Baru juga aku mau menelpon" ujar Lolita memberitahu.


" Wah berarti aku datang tepat pada waktunya dong" ujar Yuni sambil tersenyum.


" Ayo kita pergi" ujar Lolita sambil merangkul tangan nya Yuni.


" Oke siap" ucap Yuni dan Lolita melangkah menuju parkiran mobil nya Yuni.


" Iya waktu mepet harus cari kado yang bagus. Biar gak buat jadi perbandingan sama ipar aku" ujar Lolita menjelaskan.


" Tenang aja Lolita. Aku akan Carikan kado yang beda dari yang lain deh. Di jamin ibunya Gatot pasti akan menyukainya. Dan kamu akan jadi mantu yang terbaik " ujar Yuni menjelaskan.


" Ya semoga begitu " ujar Lolita cengar-cengir.


****************


Yuni dan Lolita pergi menuju mall terdekat untuk mencari hadiah ulang tahun buat ibunya Gatot. Ini buka kalo pertama mengadakan acara seperti ini. Dari zaman lolita dan Gatot pacaran udah ada tradisi itu di keluarga nya Gatot. Jadi gak heran kini Lolita harus mengikuti kebiasaan di rumahnya Gatot. Sesampainya di mall...


" Mau makan dulu atau belanja dulu nih?!" tanya Yuni meledek kepada Lolita.


" Hemmmmm.. cari hadiah dulu deh biar plong. Nanti kalo udah dapat kado nya lanjut makan. Habis makan terus pulang nya beli kue ulangtahun" ujar Lolita memberitahu.


" Oke siap!! Kira-kira kesenangan ibunya Gatot apa nih?!" tanya Yuni penasaran.

__ADS_1


" Perhiasan dan uang. Hahahaha.. canda. Aku juga bingung. Tahun kemarin baru aja aku belikan gamis. Tahun kemarin lagi aku belikan tas. Sebenarnya sih sudah lengkap. Kadang kado yang aku belikan juga jarang di pakai. Yang sering di pake kado dari anaknya Malika" ujar Lolita bercerita.


" Ya sabar aja. Ya wajarlah ibunya Gatot lebih sering pakai pemberian anak kandungnya ketimbang kamu mantunya." ujar Yuni berpendapat.


" Ya juga sih. Aku tahu nya waktu itu gak sengaja aku masuk kamar ibunya Gatot dan melihat kado yang aku berikan di taruh di etalase. Udah kaya pajangan di museum aja" ujar Lolita memberitahu.


" Ya mungkin ibunya Gatot naruh kado dari kamu di etalase biar gak kotor dan berdebu. Jadinya menghargai kado dari kamu" ujar Yuni berpikiran positif.


" Ya bisa jadi sih " ujar Lolita memaklumi.


" Udah jangan berpikiran negatif. Biar kamu gak stress ya. Mending berpikiran positif terus. Biar aura positif selalu ada dalam pikiran dan hati kamu" ujar Yuni menyarankan.


****************


Yuni dan Lolita pun akhirnya pergi ke toko perhiasan. Mencari perhiasan yang pantas untuk ibunya Gatot. Sebagai hadiah ulang tahun.


" Lah kok kamu mengajak aku kesini sih Yuni?!" ujar Lolita bingung.


" Hemmmmm.. iya juga sih. Aku belikan kado baju,tas,jam dan sprei serta bedcover seringkali gak di pakai. Kalo perhiasan udah pasti otomatis di pakai ya" ujar Lolita cengar-cengir.


" Yup bener banget. Kan tadi kamu ngeluh sama aku. Katanya dari tahun ke tahun ngadoin hadiah ulang tahun ke ibunya Gatot gak pernah di pakai. Siapa tahu kalo di kadoin perhiasan ini jadinya pakai terus. Bakalan jadi anak kesayangan deh" ujar Yuni bercerita.


" Bisa aja kamu Yuni. Tapi emang betul sih. Mertua aku suka koleksi perhiasan di bandingkan perabotan. Seringkali yang beliin perabotan itu Malika. Anak kesayangan nya" ujar Lolita menjelaskan.


" Ya udah kamu pilih model perhiasan yang mungkin akan di sukai oleh ibunya Gatot " ujar Yuni mempersilahkan Lolita melihat perhiasan.


" Ya baiklah. Aku akan memilih perhiasan yang bagus di pakai oleh ibunya Gatot " ujar Lolita tersenyum.


" Jangan terburu-buru. Tapi santai aja ya" ujar Yuni pun ikut melihat perhiasan.

__ADS_1


****************


Lolita pun di bantu pelayan toko perhiasan untuk memilih perhiasan untuk hadiah ulang tahun ibunya Gatot. Akhirnya Lolita pun membeli kalung,gelang,dan cincin untuk ibunya Gatot sebagai kado ulang tahun.


" Kamu gak salah beli perhiasan sebanyak ini buat ibunya Gatot?!" ujar Yuni terkejut.


" Ya enggak salah kok. Sesekali menyenangkan hati ibunya Gatot enggak apa-apa dong. Apalagi ibunya Gatot kan sudah aku anggap sebagai orangtuaku sendiri" ujar Lolita memberitahu.


" Ya juga sih. Pasti ini di luar budget deh pengeluaran nya" ujar Yuni berpendapat.


" Hehehe.. duit bisa di cari lagi. Kalo moments kaya begini kan hanya setahun sekali aja. Ya aku mah selalu ingat pesan dan kata-kata almarhum bapak aku. Jika kita di perlakukan tidak baik oleh orang lain. Bukan berarti harus membalasnya dengan keburukan. Tapi balas dengan kebaikan. Biar Allah yang membalas segala perbuatan baik kita" ujar Lolita menjelaskan.


" Pantas saja Gatot sangat beruntung memiliki kamu Lolita. Hati dan aura kamu sama-sama baik. Gimana aku yang jadi temen kamu merasa selalu senang. Soalnya kamu pembawa aura positif." ujar Yuni berkomentar.


" Ammiin.. terimakasih atas pujiannya. Bukan hanya aku yang bawa aura positif. Kamu juga Yuni . Selalu ngasih saran dan ucapan positif ke aku. Jadi nya aku ikutan terbawa aura positif" ujar Lolita memuji Yuni.


" Belanja perhiasan udah nih. Di bungkus kado juga udah. Waktunya makan malam nih. Kamu mau makan apa nih Lolita?!" tanya Yuni penasaran.


" Aku mah ngikut kamu aja deh Yuni. Oh iya karena kamu sudah meluangkan waktu untuk menemani aku berbelanja kado hari ini. Sekarang gantian ya aku traktir kamu. Masa aku terus yang di traktir " ujar Lolita protes.


" Tapi kan kamu hari ini mengeluarkan pengeluaran juga lumayan banyak. Aku saja yang traktir ya" ujar Yuni menjelaskan.


" Gak mau!! Harus aku yang traktir!! Kalo kamu masih ngotot untuk traktir. Ya udah aku pulang sendiri " ujar Lolita mengancam Yuni.


" Eh jangan dong!! Masa berangkat bareng. Pulang sendiri. Nanti aku bisa di marahin sama Gatot loh" ujar Yuni ketakutan.


" Emangnya kamu bilang mau nemenin aku belanja hari ini sama Gatot?!" tanya Lolita penasaran.


" Wakakakak.. ya enggak lah. Ngapain aku laporan ke Gatot kalo mau menemani kamu belanja. Nanti malah jadi hubungi aku terus nanya kamu dimana lagi" ujar Yuni sambil tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


...****************...


Yuni dan Lolita makan malam di restoran Jepang. Tapi kali ini Lolita yang traktir. Karena Lolita selalu merasa tak enak hati jika setiap kumpul ataupun nongkrong Yuni terus yang bayarin.


__ADS_2