JUST GIVE ME A REASON

JUST GIVE ME A REASON
bab 12. Ke rumah Orangtuanya Gatot


__ADS_3

...****************...


Setelah mereka berciuman. lanjut Gatot menggendong Lolita sambil mengajaknya bercanda. Lalu mengunci kamar tidur mereka. Lalu mereka pun berhubungan intim layaknya sepasang pengantin baru yang masih selalu bergairah dalam bercinta. Keesokan paginya Gatot dan Lolita sengaja tak sarapan pagi agar bisa sarapan pagi bersama di rumah orangtuanya Gatot.


" Haduh, hampir aja ya kita kesiangan. Efek semalam empat ronde. hahahaha.." ujar gatot menyetir sambil tertawa terbahak-bahak.


" Lagian kamu udah kaya orang apaan aja. Minta jatah sampai empat kali. Sampai aku gak berpakaian. Hehehe.." ujar Lolita sambil tersenyum tersipu malu-malu.


" Ya mau gimana lagi sayang?! Kan sudah seminggu aku gak dapat jatah dari kamu yang sibuk kerja. Hehehe.." jawab Gatot yang tersipu malu di hadapan Lolita.


" Aku sampai lemes banget ini sekarang. Udah mana laper banget. Niatnya mau bikin roti bakar. Kamu malah pengen sarapan di rumah orangtua kamu. Padahal kan bikin roti bakar sebentar aja sama bikin teh manis hangat. Kan bisa makan di mobil. Kalo kaya begini gimana?! Aku laper banget" ujar Lolita mengeluh.


" Udah tenang aja. Ibu pasti sudah masak jam segini. Kan biasanya juga begitu. Setiap ibu ulang tahun juga ibuku banyak masak. Karena banyak anak-anak nya yang berkumpul. Apalagi David dan Malika juga datang dari semalam katanya. Soalnya semalam mereka kasih kabar lewat WhatsApp " ujar Gatot bercerita.


" Owh begitu ya. Jadi ibu kamu ada yang bantu memasak ya?! Yah kenapa gak ngomong sih?! Semalam kan kita bisa aja langsung menginap di rumah orangtua kamu. Bisa di tegur dah aku gak bantuin masak" ujar Lolita cemberut.


" Tenang aja gak usah sedih dan khawatir. Ibuku takkan marah kok. Apalagi kalo ibuku tahu bahwa kamu kasih kado yang amat sangat dia sukai" ujar Gatot menjelaskan.


" Ya semoga aja ya begitu. Kadang kan ibu kamu suka gak jelas juga ya" ujar Lolita sambil menghela nafas.

__ADS_1


...****************...


Gatot menyetir mobil dengan kecepatan tinggi. Agar cepat sampai ke rumah orangtuanya. Sesampainya di rumah orangtuanya Gatot. Lolita dan Gatot di sambut hangat oleh keluarga Gatot.


" Kok jam segini baru nyampe sih?! Bukannya semalam menginap. Ibu dan Malika capek nih baru selesai masak buat acara hari ini?!" ujar ibunya Gatot mengoceh ketika Lolita dan Gatot baru sampai rumah orangtuanya Gatot.


" Iya maafkan aku Bu. Soalnya semalam meeting sama klien sampai larut malam buat fitting baju pengantin. Di tambah lagi aku nyari kado dan beli kue ulang tahun buat ibu" ujar Lolita sambil memberikan kue ulang tahun dan kado kepada ibunya Gatot.


" Ah paling juga masih kado yang sama ya?! Kado dari kamu dari tahun ke tahun sudah ibu simpan dan panjang di etalase kaca. Soalnya hadiah dari Malika Dan David juga banyak ini. Malika beli daging sapi buat barbeque hari ini. Sedangkan David beli banyak buah buat di makan hari ini " ujar ibunya Gatot bercerita.


" Ibu jangan ngomong begitu dong!! Mau bagaimana pun Lolita sudah sangat perhatian sama ibu. Lolita belikan kue ulang tahun black forest,parsel buah dan kue bolu kesukaan ibu loh. Ini juga kado paling spesial yang di belikan Lolita untuk ulang tahun ibu. coba ibu buka dulu kadonya" ujar Gatot membela Lolita di depan keluarga nya.


" Kalo masih kado yang sama. Maafkan ibu ya Lolita. Ibu akan pajang kado kamu. Soalnya kado Malika jauh lebih branded dan jauh lebih mahal daripada yang kamu belikan. Apalagi Malika hari ini kasih ibu kulkas empat pintu. Sedangkan David belikan ibu sepeda listrik buat kegiatan ibu sehari-hari ke pasar." ujar ibunya Gatot membandingkan Lolita dengan anaknya.


...****************...


Tatapan matanya David,Malika dan ibunya terlihat meremehkan kado yang di belikan oleh Gatot dan Lolita. Namun ketika kado sudah di buka bungkus kadonya. Semua mata tercengang melihat isi kadonya. Dan mereka semua tak menyangka Lolita sangat perhatian dan sangat paham betul dengan ibunya Gatot.


" Subhanallah!! Cantik banget kadonya!! Ini emas beneran atau imitasi ya?!" tanya ibunya Gatot meledek Lolita.

__ADS_1


" Ya jelas emas asli dong ibu. Kan di situ ada surat jual beli nya dan sertifikat juga. Yang aku beli bulan hanya satu perhiasan tapi satu set" ujar Lolita memberitahu kepada semua anggota keluarga nya Gatot.


" Ya elah begitu aja pamer Mulu?! Mentang mentang dapat job banyak ya mba?!" ujar Malika yang merasa kesal dengan sikapnya Lolita.


" Terimakasih ya Lolita!! Ibu merasa sangat senang dengan kado perhiasan dari kamu. Semoga kamu rejekinya lancar dan sukses ya. Oh ya silahkan makan. Pasti kamu dan Gatot belum makan ya" ujar ibunya Gatot yang berubah jadi ramah kepada Lolita dan Gatot.


" Alhamdulillah!! Akhirnya ibu nawarin aku dan lolita makan. Soalnya tadi di jalan Lolita ribut laper Mulu. Maklum Lolita lagi doyan makan. Makanya badannya agak gendutnya " ujar Gatot sambil mengambil makanan di atas meja makan.


" Ya enggak apa-apa sesekali badan kamu gendut ya Lolita. Berarti Gatot ngasih jatah bulanan kamu gak perhitungan" ujar ibunya gatot sambil tertawa terbahak-bahak.


" Hehehe.. iya Bu. Ya maklum kadang suka di ajak makan malam bersama klien Mulu. Mau bolak gak enak. Takutnya bikin tersinggung. Jadi ya mau gak mau jadi ikutan makan malam deh" ujar Lolita sambil menikmati sarapan pagi.


" Tapi kamu mah makan banyak. Menurut ibu masih ideal badannya. Gak gendut banget kok. Kalo di bandingkan dengan Malika sih masih gendutan Malika" ujar ibunya Gatot meledek Malika.


" Ih kok jadi aku sih yang di bilang gendut. Ini aku gendut karena seringkali nyobain roti dan kue dari toko rotinya mas khufra. Ya maklum sekarang kan mas khufra usaha nya toko roti dan kue" ujar Malika bercerita.


" Kamu gak gendut kok Malika. Masih ideal badannya. Biasa kalo suami gitu. Ngeliat kita istri nya doyan makan jadi di anggap nya gendut. Biasanya ngomong begitu syirik takut kita di lirik pria lain" ujar Lolita bercanda.


" Iya betul banget mba Lolita. Biasanya suami begitu. Seneng liat cewek lain. Tapi kalo liat istri kadang sering bosen katanya karena tiap ketemu" ujar Malika menjelaskan.

__ADS_1


...****************...


Lalu mereka menikmati sarapan pagi bersama di ruangan makan di rumah orangtuanya Gatot. Terlihat ibunya Gatot senang karena memakai perhiasan satu set. Kado dari Lolita dan Gatot. Perhiasan adalah hal yang paling di senangi oleh ibunya Gatot selain uang.


__ADS_2