JUST GIVE ME A REASON

JUST GIVE ME A REASON
bab 72. Mandiri


__ADS_3

...****************...


Franco sedih melihat Lolita harus mendapatkan masalah soal rumah tangga nya bersama Gatot. Tapi di sisi lain Franco merasa dengan masalah tersebut bisa membuat Franco dekat lagi dengan Lolita.


" Hari ini kamu kerja?! Atau libur kerja lagi?!" tanya Franco sambil menikmati kopinya.


" Aku masuk kerja hari ini. Tapi aku minta ijin masuk agak siang. Aku bilang ada urusan sebentar dengan klien aku. Dan aku mengatakan hal itu sama asisten dan resepsionis aku" ujar Lolita memberitahu.


" Eh kirain aku malah kamu libur kerja lagi. Mau aku ajakin dinner ke tempat yang indah di out door. Yah ternyata malah kamu memilih untuk bekerja. Ya sudahlah pending aja kesana nya " ujar Franco berkomentar.


" Kita bisa kesana nanti kalo mobil sudah datang dan ada plat mobil nya. Kita bisa kesana bareng ibu dan Sophia." ujar Lolita menjelaskan.


" Hehehe.. iya juga ya. Niatnya mau test Drive gitu ya?!" ujar Franco sambil tertawa kecil.


" Hemmmmm,, gak ada yang salah kan dengan ucapan aku?! Atau kamu ingin hanya kita berdua saja yang kesana?!" ujar Lolita dengan mata penuh tanda tanya.


" Niatnya begitu. Pengen menikmati waktu berdua sama kamu aja. Tapi kalo kamu mau sekalian test Drive sama Sophia dan ibu kamu juga enggak apa-apa. Aku ikutin keinginan kamu" ujar Franco mencoba memahami pemikiran Lolita.


" Maaf Franco. Aku gak mau membuat masalah lagi. Jika terus-menerus pergi berdua dengan kamu terus. Anggapan ibuku dan Gatot bahwa kita menjalin hubungan terlarang. Apalagi aku masih istri sah nya Gatot dalam pengadilan agama. Meskipun talak cerai menurut Agama bahwa aku sudah tak menjadi istri nya. Aku sedang menjalani masa Iddah selama tiga. Tolong pahami posisi aku dan status aku" ujar Lolita menjelaskan dengan tatapan tegas.


...****************...


Setelah mengobrol sebentar. Lolita pun pergi meninggalkan cafe tersebut menuju butiknya. Sesampainya di butik ternyata Lolita di tunggu oleh klien untuk membuat baju pengantin dengan Lolita. Sore menjelang malam.. Sophia menelpon Lolita usai meeting dengan klien untuk gaun pengantin yang akan di pakai di acara pernikahan nya dengan calon suami nya.


" Mba Lolita,hari ini pulang cepat atau agak malam?!" tanya Sophia yang sangat penasaran.

__ADS_1


" Hemmmmm,, kayanya aku agak malam deh. Soalnya mau cari kain ke toko langganan dulu habis itu nganterin kain ke butik. Baru setelah itu pulang." Ujar Lolita memberitahu.


" Ya udah aku ke butik mba Lolita ya. Aku pengen tahu ruangan kerja mba Lolita. Aku janji gak akan ganggu. Tapi di butik mba Lolita ada wifi kah?! Kalo ada aku mau numpang nonton drama Korea?! hihihi.." ujar Sophia terdengar sangat antusias.


" Ya boleh aja nonton di ruangan kerja aku. Tapi nanti aku tinggal ke toko kain langganan aku enggak apa-apa nih?! Soalnya habis Maghrib mba akan ke toko kain langganan " ujar Lolita menjelaskan.


" Kalo ke toko kain langganan mba Lolita,boleh kah aku juga ikutan?!" ujar Sophia penasaran.


" Ya boleh. Asalkan kamu jangan bawel,jangan berisik dan jangan banyak tanya. Soalnya mba kalo di toko kain harus konsentrasi " ujar Lolita berkomentar.


" Siap mba!! Aku akan mematuhi segala peraturan dan perintah dari mba Lolita. Yang penting bisa pulang bareng mba Lolita." ujar Sophia terdengar sangat senang.


" Hemmmmm,, emangnya kamu gak punya teman di kantor kamu ya?!" ujar Lolita merasa heran.


" Temen aku kebanyakan pria semua. Dan kebanyakan sudah pada menikah. Aku gak berani berteman sama mereka. Takut istri mereka cemburu " ujar Sophia menjelaskan.


...****************...


Sophia datang ke butiknya Lolita sore hari. Langsung masuk ke ruangan kerja nya. Lalu tanpa basa-basi meminta password wifi di butik. Sophia duduk anteng sambil nonton drakor dengan volume sangat kecil agar tak mengganggu Lolita bekerja. Setelah satu jam menonton drama Korea satu episode. Tiba-tiba Lolita mengajak Sophia ke toko kain langganan nya Lolita.


" Jadi gak Sophia kamu mau ikut ke toko kain?! Kalo jadi ayo cepat bangun. Kalo enggak ya mba tinggalkan kamu di ruangan ini" ujar Lolita meledek Sophia.


" Aku mau ikut mba Lolita. Kalo di ruangan ini sendirian bengang bengong aku takut ah." ujar Sophia berdiri sambil menghampiri Lolita.


" Ya kirain kamu mau nonton drama Korea tanpa mba ganggu. Bukannya enak nonton drama Korea tanpa harus menguras kuota kamu" ujar Lolita memberitahu.

__ADS_1


" Aku sudah download semua film yang akan aku tonton nanti di toko kain langganan mba Lolita. Jadi santai aja" Ujar Sophia menjelaskan.


"Waduh,ternyata kamu terniat banget ya. Hahahaha.." ujar Lolita sambil tertawa terbahak-bahak.


" Iya dong terniat banget kan mau nemenin mba Lolita. Kapan lagi aku bisa pulang sore dan nemenin mba Lolita bekerja" ujar Sophia merasa senang.


" Hahahaha.. ya udah yuk. Ntar keburu tutup toko kain langganan mba. Soalnya jam tujuh tutup toko nya" ujar Lolita memberitahu.


" Iya siap mba" ujar Sophia mengikuti langkah kaki Lolita menuju mobil kantor.


...****************...


Sophia terkejut ternyata Lolita punya mobil kantor di butik. Sedangkan Lolita gak pernah cerita soal mobil kantornya.


" Ini Grab car ya mba?! Kok mewah banget ya?!" celetuk Sophia terkesan dengan mobil kantor nya Lolita.


"Ini bukan grab car. Tapi mobil kantor buat aktivitas mba kalo beli buat persiapan membuat baju pengantin banyak klien. Jadi ini mobil mba beli buat aktivitas di kantor. Atau kaya pegawai sakit bisa pakai ini untuk berobat ke rumah sakit" ujar Lolita bercerita.


" Tapi kenapa mba Lolita gak pernah cerita hal ini ya?!" ujar Sophia terkejut.


" Ya karena buat apa mba ceritakan hal ini. Kan gak terlalu penting juga. Hehehe.. takutnya nanti mba di bilang lagi pamer" ujar Lolita menjelaskan.


" Hemmmmm.. iya juga sih. Tapi aku mah gak iri dengan pencapaian mba Lolita. Karena selama ini mba Lolita merintis buat usaha ini penuh perjuangan. Dan sudah lima tahu berkembang wajarlah. Ini semua berkat kegigihan mba Lolita dalam bekerja " ujar Sophia memuji perjuangan Lolita.


" Terimakasih atas pengertiannya dan perhatiannya selama ini sama mba. Maafkan kalo sikap mba kadang suka keras sama kamu dan ibu. Ini semua mba lakukan demi kebaikan bersama " ujar Lolita sambil tersenyum.

__ADS_1


...****************...


Sesampainya di toko kain langganan Lolita. Ternyata pemilik toko sudah sangat menunggu kedatangan Lolita. Apalagi Lolita jarang masuk kerja karena masalah yang di hadapi dalam berumah tangga dengan Gatot.


__ADS_2