
...****************...
Sesampainya di toko kain langganan Lolita. Ternyata pemilik toko sudah sangat menunggu kedatangan Lolita. Apalagi Lolita jarang masuk kerja karena masalah yang di hadapi dalam berumah tangga dengan Gatot.
" Neng,ini siapa yang kamu bawa?! Cantik banget?! Asisten kamu yang baru ya?!" tanya pemilik toko.
" Oh ini adik kandung aku,encik. Kami dua bersaudara. Aku yang sulung. Dia yang bungsu" ujar Lolita memberitahu.
" Salam kenal. Nama aku Sophia" ujar Sophia sambil berjabat tangan dengan pemilik toko.
" Owh pantes cantik nya sama kaya kamu ya neng. Kamu kerja dimana Sophia?!" tanya pemilik toko.
" Aku bekerja sebagai pengacara. Sekarang masih magang" ujar Sophia memberitahu.
" Wah keren ya. Kakak nya pemilik butik. Adiknya pengacara. Orangtua kalian pasti bangga banget" ujar pemilik toko.
" Sudah pasti bangga otomatis dong,encik. Apalagi memiliki anak yang cantik dan punya pekerjaan yang boleh di bilang lain daripada yang lain" ujar Lolita menjelaskan.
" Ngomong-ngomong kok kamu gak datang sama si ganteng sih?! Itu suami kamu neng?!" tanya pemilik toko penasaran.
" Kemarin dia nemenin aku kesini karena cuti kerja. Kalo sekarang dia sibuk kerja. Jadi gak bakalan kami punya waktu seperti itu. Karena kami sama-sama sibuk" ujar Lolita berkomentar.
...****************...
Lolita masih mencari kain yang di inginkan serta asesoris untuk kebutuhan baju pengantin yang telah di pesan. Karena melihat Lolita sibuk. Sophia mengurungkan niatnya untuk menonton drama Korea dan mulai membantu Lolita mencari kain dan aksesoris yang di butuhkan.
" Mau aku bantu mba?! Apa yang mba Lolita butuhkan?! Siapa tahu aku bisa bantu Carikan?!" ujar Sophia menghampiri Lolita.
" Sudah kamu duduk manis aja sambil nonton drama Korea. Mana mungkin kamu paham soal kain dan aksesoris buat baju pengantin" ujar Lolita meremehkan Sophia.
" Siapa tahu kalo aku bantu nanti jadi cepat dan meringankan beban mba Lolita. " ujar Sophia sambil tersenyum.
" Emang kamu bisa mencari yang sesuai foto aku?!" tanya Lolita penasaran.
__ADS_1
" Bisa dong?! Ya udah kirim foto ke WhatsApp. Aku aku mencari dan berkeliling di seluruh tempat dalam toko ini" ujar Sophia bersemangat.
" Oke. Kalo kamu mau membantu. Sudah aku kirimkan semua gambar kain dan aksesoris. Jangan sampai salah. Jangan sampai ada lupa atau sampai terlewatkan!!" ujar Lolita menasehati Sophia.
" Siap mba!! Kalo aku bisa menyelesaikan semuanya. Apa imbalan aku?!" ujar Sophia meledek.
" Kamu bisa pesan makan malam sesuai keinginan kamu. Dan aku yang bayar semua tagihan makanan nya" ujar Lolita memberikan tantangan kepada Sophia.
...****************...
Setelah tiga puluh menit Sophia berusaha berkeliling tempat toko kain langganan Lolita. Akhirnya semua bahan kain dan aksesoris yang Lolita inginkan semuanya sudah di dapatkan oleh Sophia. Terlihat Sophia merasa sangat senang bisa membantu Lolita mencari kebutuhan dalam membuat baju pengantin.
" Semua yang mba Lolita butuhkan sudah aku cari semua!! Tak ada yang lupa ataupun terlewatkan!! Bisa mba Lolita cek lagi biar lebih afdol?! Dan jangan lupa tepati janjinya ya" ujar Sophia yang penuh keringat di sekujur tubuhnya karena mencari barang yang di butuhkan Lolita.
" Baiklah aku cek satu-satu ya. Kalo ada yang lupa ataupun terlewatkan maka perjanjian batal ya?!" ujar Lolita meledek.
" Iya. Cek aja satu-satu. Aku sih yakin sudah semuanya " ujar Sophia sambil tersenyum.
" Semoga semua barangnya sesuai dengan list yang mba Lolita kasih ke aku tadi" gumam Sophia dalam hati.
...****************...
Tak lama kemudian Lolita menghitung barang yang di butuhkan untuk membuat baju pengantin.
" Gimana mba?! Sudah lengkap semua kan?!" tanya Sophia penasaran.
" Hemmmmm,, iya sudah lengkap semua nya. Terimakasih ya Sophia" ujar Lolita sambil tersenyum.
" Alhamdulillah. Yee,,, asyik!! Akhirnya bisa makan enak malam ini" ujar Sophia sambil jingkrak-jingkrak karena merasa senang.
" Ya nanti makan nya usai menaruh semua barang ini ke butik ya" ujar Lolita memberitahu Sophia.
" Siap mba Lolita" ujar Sophia tersenyum.
__ADS_1
" Iya Sophia" ujar Lolita sambil membayar semua barang yang di perlukan untuk baju pengantin kliennya.
" Makasih ya mba Lolita. Aku sayang dan cinta mba Lolita" ujar Sophia merasa sangat bahagia.
" Iya sama-sama" ujar Lolita sambil menghitung biaya berbelanja.
...****************...
Usai membayar kain dan aksesoris buat baju pengantin. Lalu Lolita di bantu oleh supir di butik yang biasa membantu nya mengangkat semua kain dan aksesoris yang di butuhkan untuk membuat baju pengantin. Lolita dan Sophia berpamitan dengan pemilik toko dan menuju butik. Tiba-tiba sesampainya di butik. Lolita dan Sophia terkejut karena Franco ada di butiknya Lolita.
" Franco?! Ngapain kamu kesini?!" tanya Lolita heran.
" Aku kesini mau jemput kamu dan Sophia. Soalnya tadi aku hubungi nomor handphone kamu gak di angkat. Jadinya aku hubungi Sophia. Katanya kalian lagi di toko kain langganan kamu Lolita" ujar Franco memberitahu.
" Wah sophia kamu ember banget ya. Kok kamu gak ngasih tahu mba dulu kalo Franco hubungi kamu?!" ujar Lolita menegur Sophia.
" Iya maafkan aku mba Lolita. Aku pikir mba Lolita juga sudah membaca WhatsApp dari mas Franco. Jadi aku kasih tahu posisi kita. Sekali lagi maafin aku ya mba" ujar Sophia merasa bersalah.
" Sudah jangan salahkan Sophia. Tapi aku yang salah. Harusnya aku juga konfirmasi kamu dulu buat datang kesini. Jangan marahin Sophia begitu. Sophia gak salah dalam masalah ini" ujar Franco membela Sophia.
" Aku gak menyalahkan Sophia. Hanya saja Sophia perlu di beritahu agar setiap apapun harus konfirmasi aku dulu. Kan dari pagi aku bilang sama kamu Franco. Jangan temui aku!! Aku sedang tak ingin ketemu sama kamu!!" ujar Lolita ketus.
" Ya maafkan aku!! Baiklah aku akan pergi!!' ujar Franco merasa sedih.
" Yah,jangan pergi dong mas Franco!! Mba Lolita gimana sih?! Mas Franco kan datang ke butik mau ngajak kita makan malam bersama. Mba Lolita kan sudah janji mau traktir makan kalo aku mengerjakan tugas perintah dari mba Lolita. Tapi kenapa jadi mas Franco yang di usir sih?!" ujar Sophia merasa kesal.
" Ya udah kalo kamu mau makan malam sama Franco aja!! Mba bisa pulang sendiri!!" ujar Lolita sangat marah.
" Kok jadi mba Lolita yang marah sih?!" ujar Sophia makin kebingungan.
...****************...
Sophia tidak tahu menahu mengenai Lolita yang ingin jaga jarak dengan Franco. Karena menurut Lolita jika terlalu sering dan terlalu dekat dengan Franco akan timbul fitnah. Apalagi status Lolita masih istri nya Gatot. Lolita gak mau banyak yang bergosip tentang Lolita. Makanya Lolita bersikap tegas kepada Franco.
__ADS_1