
...****************...
Usai menikmati makanan. Lanjut Franco dan Lolita pergi menuju candi Prambanan dan candi Borobudur. Mereka menikmati liburan berdua. Malam hari pun tiba. Usai berkeliling candi Borobudur dan candi Prambanan. Lalu Franco mengajak Lolita makan angkringan di pinggir jalan.
" Silahkan pesan makanan dan minuman yang kamu inginkan Lolita. Nanti aku bayarin" ujar Franco sambil memilih makanan yang ingin di makan bersama Lolita.
" Seriusan nih boleh?! Ya udah beli sama abang-abang nya boleh kan?!" ujar Lolita meledek Franco.
" Ya gak gitu juga lah Lolita!! Kan aku bilang hanya makanan dan minuman. Bukan sama abangnya" ujar Franco tepok jidat.
" Hehehe.. kirain. Aku sudah mengambil semua banyak makanan. Mumpung di bayarin sama bos Franco" ujar Lolita sambil mencari tempat duduk yang tersedia.
" Hah?! Kamu gak salah itu ngambil makanan sebanyak itu?! Yakin habis semuanya?! Awas ya kalo gak habis. Kamu harus bayar sendiri kalo makanan gak habis" ujar Franco mengancam Lolita.
" Lah kok jadi begitu sih?! Katanya mau bayarin semua makanan yang aku mau?! kenapa jadi ujungnya gak enak malah aku bayar sendiri makanan jika gak aku habiskan kan bisa di bungkus buat besok pagi makan di kamar hotel" ujar Lolita memberitahu.
" Hahaha.. ya tapi peraturannya kalo kamu gak menghabiskan makanan ya bayar sendiri. Mubazir dong kalo bayarin makanan kamu yang gak habis. Lagian mana enak makanan di angkringan buat besok. Yang ada nanti basi loh" ujar Franco menjelaskan.
" Hehehe.. tenang saja kalo suruh menghabiskan makanan di angkringan. Aku mah jago nya. " ujar Lolita sambil tertawa terbahak-bahak.
__ADS_1
...****************...
Ternyata usai Gatot pulang kerja dari kantor langsung meluncur ke rumah ibunya Lolita. Gatot sengaja ingin memberitahu keluarga nya Lolita tentang kelakuan Lolita yang selama ini gak pulang ke rumahnya Gatot.
" Assalamualaikum." ujar Gatot mengetuk pintu rumah ibunya Lolita.
" Wa alaikum salam" jawab ibunya Lolita yang terkejut dengan kedatangan Gatot ke rumahnya.
" Aku sengaja pulang kerja datang ke rumah ibu. Mau ketemu ibu sekalian mau curhat soal Lolita sama ibu" ujar Gatot memberitahu.
"Owh begitu. Mau curhat apa ya soal Lolita?! Kalo ibu boleh tahu?! Apa Lolita bikin salah?! Atau Lolita bikin masalah sama kamu?!" tanya ibu nya Lolita penasaran.
" Maaf ini ya sebelumnya mas Gatot. Kalo Lolita sekarang berubah bukan jadi seperti yang mas Gatot mau itu kan karena sikap dari mas Gatot dan keluarga nya mas Gatot yang selalu memojokkan Lolita. Apalagi masalah hamil dan anak. Ibunya mas Gatot dan Malika selalu mempermalukan dan memojokkan Lolita terus. Wajarlah kalo Lolita sekarang berubah dan jadi murka. Tapi saat Lolita di bully oleh keluarga mas Gatot. Tak ada pembelaan dari mas Gatot" ujar ibunya Lolita membela Lolita.
" Ya tapi gak bisa begitu. Seharusnya kalo aku dan Lolita ada masalah kudu di selesaikan dan cari solusi terbaik. Buka malah pergi liburan bersama Franco dengan alasan menenangkan diri. Mereka liburan atau selingkuh?!" ujar Gatot menyindir.
" Kalo ibu mah menanggapi sikapnya Lolita wajarlah kalo Lolita liburan dengan Franco. Soalnya Franco dan Lolita sudah berpamitan dan minta ijin sama ibu. Makanya ibu mengijinkan. Sekarang ibu tanya selama enam tahun menikah dengan Lolita apa kamu pernah ngajak liburan Lolita keluar kota?! Enggak pernah kan?! Liburan dalam pikiran kamu hanya sebatas berkunjung ke rumah orangtua kamu saja mas Gatot. Sedangkan Lolita juga butuh refreshing untuk pikiran dan hatinya. Gimana Lolita mau cepetan hamil. Kalo ibu kamu dan Malika selalu menjadi masalah yang membuat Lolita menjadi stress. sedangkan orang mau hamil gak boleh stres " ujar ibunya Lolita menjelaskan.
" Seharusnya Lolita dan Franco minta ijin ke saya dulu lah?! Soalnya aku berhak atas Lolita. Kan Lolita itu masih istri aku,Bu?!" ujar Gatot dengan emosi yang tinggi dan mengotot dengan argumen nya.
__ADS_1
" Kalo kamu bersikap dengan emosi tinggi dan ego yang tinggi. Ibu yakin seratus persen Lolita gak akan mendengar kan ucapan kamu" celetuk ibunya Lolita kesal.
...****************...
Gatot pun terkejut dengan tanggapan dari ibunya Lolita. Berharap ibunya Lolita akan berpihak kepada Gatot. Malah di luar dugaan. Ibunya Lolita tetap membela Lolita. Meskipun Lolita di anggap buruk oleh Gatot dan keluarganya.
" Tapi kan Lolita masih sah menjadi istri aku Bu?! Seharusnya Lolita kalo kemana mana harus ijin sama aku dulu?! Bukan malah pergi tanpa pamit liburan sama Franco" ujar Gatot marah.
" Istri?! Yakin kamu anggap Lolita istri?! Bukannya kamu sudah mengucapkan talak cerai kepada Lolita lewat telpon?!" ujar ibunya Lolita menyindir Gatot.
" Lah kok ibu sudah tahu akan hal itu?! Ya aku ingin Lolita berubah menjadi baik sama keluarga aku. Jadi akrab dan akur kaya dulu awal pernikahan kami. Sebenarnya aku mengucapkan talak cerai sama Lolita hanya ingin menggertak dan ngasih pelajaran sama Lolita. Eh malah Lolita menganggap talak cerai aku serius" ujar Gatot menjelaskan.
" Maaf ya mas Gatot. Kamu juga jangan asal mengucapkan talak cerai. Karena suami kalo sudah menjatuhkan talak cerai itu sangat serius di anggap oleh istri. Bukan mainan apalagi berniat untuk menggertak dan ngasih pelajaran sama Lolita. Mas Gatot salah juga dalam hal ini" ujar ibunya Lolita berkomentar.
" Ya saya mengucapkan talak cerai sama Lolita karena emosi banget sama Lolita. Soalnya Lolita saya suruh pulang sekarang juga malah gak mau. Malah Lolita pengen menikmati liburan bareng Franco. Suami mana yang gak emosi denger ucapan Tersebut " ujar Gatot meluapkan emosi nya.
" Kamu ke rumah ini bukan nya mau curhat kan?! Tapi mau mengeluhkan tentang sikap Lolita yang kini menjadi tak bisa di atur sama kamu. Kalo kamu coba mengerti dan memahami Lolita dengan baik juga. Pasti Lolita akan luluh. Tapi kamu gak sadar bahwa selama ini kebaikan Lolita ketutup dengan ego dan emosi kamu " ujar
...****************...
__ADS_1
Gatot pun menjadi diam membisu ketika ibunya Lolita memberikan informasi dan argumen soal permasalahan rumah tangga nya dengan Lolita. Ternyata telah di ketahui oleh ibunya Lolita. Berharap Gatot bahwa ibunya Lolita akan menasehati Lolita malah Gatot yang di nasehatin.