
...****************...
Tanpa di sadari Lolita dan franco malah mengobrol sampai pagi hari hingga mereka pun tidur berdua di ranjang yang sama. efek mengantuk yang tak tertahankan. Pagi harinya ketika alarm handphone Lolita berdering kencang sekali...
" Hemmmmm,,waduh udah jam sembilan pagi!! Hah?! Franco!! ngapain kamu di kamar aku" teriak Lolita yang terkejut Franco tidur di sebelahnya.
" Ada apa Lolita?! Kamu berisik sekali!! Sekarang jam berapa?!" ujar Franco sambil mengusap matanya.
" Ini sudah jam sembilan pagi. Kita selama mengobrol sambil jam tiga pagi. Yang aku aneh kenapa kamu masih di kamar hotel aku?!" tanya Lolita penasaran.
" Maafkan aku Lolita!! Semalam aku mau memesan kamar hotel satu lagi untuk aku. Tapi apa daya aku merasa sangat lelah dan mengantuk. Niat aku hany tidur sebentar. Malah jadi tidur bersebelahan sama kamu. Maafkan aku ya. Tapi tenang aku gak melakukan hal aneh sama kamu. Buktinya baju kamu dan baju aku masih tetap terpakai" ujar Franco bercerita.
" Hemmmmm.. aku sih percaya dengan ucapan kamu. Untung lah kita liburan berdua saja. Kalo kita ngajak temen. Dan mereka melihat kita seperti ini. Nanti di sangka nya kita berbuat yang aneh-aneh " ujar Lolita berkomentar.
" Iya maafkan aku. Efek nyupir gak berhenti dan gantian jadi sangat lelah banget. Padahal semalam udah minum banyak kopi malah gak ngaruh. Malah bikin aku melehoy" ujar Franco memberitahu.
" Meskipun kamu minum kopi sebanyak apapun. Namanya ngantuk dan lelah tak bisa kamu kalahkan. Makanya kemarin aku nawarin buat gantian nyupir. Malah kamu gak ngasih" celetuk Lolita memberitahu.
" Emang kamu sudah bisa mengendarai mobil?! Perasaan setahu aku gak pernah deh lihat kamu bawa mobil sendiri?!" tanya Franco meledek Lolita.
" Bisa dong. Aku kan ikuta pelatihan kursus mobil. Gatot pun tak tahu aku sudah bisa bawa mobil. Yang tahu aku bisa bawa mobil hanya Yuni saja. Soalnya kalo aku kursus di temani Yuni" ujar Lolita bercerita.
" Wah enak dong kalo begitu. Kita bisa gantian. Baiklah nanti kita gantian ya. Tapi kalo kamu bawa mobil yang trek jalannya gak menanjak. Soal mobil aku manual bukan matic. Ngeri kamu gak bisa" ujar Franco menjelaskan.
...****************...
__ADS_1
Lolita dan Franco akhirnya mandi dan berganti pakaian dalam satu kamar hotel. Agar menghemat biaya jadinya sekarang mereka tidur satu kamar hotel.
" Ayo kita cari makan buat sarapan. Lanjut ke candi Prambanan dan candi Borobudur. Habis itu cari oleh-oleh dan sekalian makan malam nongkrong angkringan" ujar Franco memberitahu.
" Siap pak bos!! Atur aja sesuai daftar jadwal hari ini. Aku mah ngikut aja" ujar Lolita sambil berjalan di samping Franco.
" Enaknya makan apa ya hari ini?! Ada ide?!" tanya Franco kepada Lolita.
" Wah kalo mau makan apa?! Aku juga bingung. Soalnya selera kita sering beda. Kalo aku mah lihat nanti aja" ujar Lolita memberitahu.
" Nasi gudeg enak kali ya. Kan khas makanan Jogja itu gudeg. Menurut kamu gimana Lolita?!" ujar Franco memberikan ide.
" Maafkan aku Franco. Aku gak terlalu suka makan gudeg. Aku lebih suka makanan modelan kaya warteg ( warung tegal)."ujar Lolita menjelaskan.
" Owh begitu ya. Ya udah sarapan nya ngikutin kamu aja deh. Kayanya kalo modelan warteg di Jogja masakan nya jauh lebih enak deh" ujar Franco sambil tersenyum.
...****************...
Keluar dari kamar hotel menuju restoran rumahan di daerah Jogjakarta. Akhirnya Franco dan Lolita menemukan warung makan yang mirip dengan warteg di jakarta. Mereka memesan makanan sesuai selera mereka. Menikmati sarapan pagi di kota jogjakarta.
" Habis liburan dari Jogja. Aku mau cari ruko buat bikin restoran. Tapi aku mau nya owner nya bareng kamu Lolita. Dari konsep restoran hingga menu harus kita musyawarah kan berdua" ujar Franco memberitahu.
" Ah, seriusan kamu Franco mau buka restoran?! Pekerjaan kamu di Dubai gimana?! Beneran resign kamu?! Gak sayang apa?! Disana kan gaji nya gede. Kalo buka usaha restoran di Jakarta begitu. Kudu sabar karena banyak saingan" ujar Lolita menjelaskan.
" Ya enggak apa-apa kok. Lagian aku di Dubai sendiri. Gak punya sanak saudara. Orangtuaku juga sudah meninggal dunia. Kalo di jakarta kan aku masih bisa ketemu kamu dan keluarga kamu Lolita. Jadi setidaknya kita masih tetap bersilaturahmi" ujar Franco berkomentar.
__ADS_1
" Ya kalo mau nya kamu begitu. Ya boleh aja. Tapi aku punya syarat jika kamu serius mau buka restoran bareng aku" ujar Lolita mengajukan syarat kepada Franco.
" Ya syaratnya apa aja?! Selama gak saling merugikan. Aku akan turuti keinginan dan kemauan kamu" ujar Franco menjelaskan.
" Syarat pertama adalah aku gak bisa tinggal satu apartemen sama kamu. Karena aku pengen punya privasi sendiri. Kedua jika restoran berjalan. Aku gak bisa memantau restoran setiap hari. Paling seminggu dua kali aku pantau restoran. Kalo pembagian hasil lima puluh lima puluh biar adil" ujar Lolita berkomentar.
" Lah kok kamu jadi nya gak mau tinggal bareng di apartemen aku?! Kan aku sudah ikhlas apartemen aku buat kamu Lolita?! Kenapa kamu menolak nya?! Kalo syarat kedua dan ketiga aku setuju. Kalo syarat pertama agak kurang setuju" ujar Franco berargumen.
" Alasan aku gak mau tinggal satu apartemen sama kamu. Aku gak mau di judge buruk. Apalagi status aku belum sah dalam hukum bahwa aku dan Gatot bercerai. Hanya sah dalam agama. Makanya aku ingin kamu mengerti posisi status aku" ujar Lolita bercerita.
...****************...
Setelah Franco di berikan penjelasan secara detail. Akhirnya Franco memahami arti dari penolakan Lolita tak mau tinggal bareng di apartemen nya Franco. Takut terjadi masalah baru dalam rumah tangga nya dengan Lolita dengan gatot.
" Ya baiklah aku terima alasan kamu untuk menolak keinginan untuk tinggal bersama di apartemen aku. Tapi setidaknya kamu bisa tinggal di apartemen aku yang baru. Dan aku bisa tinggal di rumah teman aku sambil aku cari rumah yang di over kredit" ujar Franco memberitahu.
" Lah kok jadi begitu?! Itu kan apartemen kamu?! Kok malah kamu yang tinggal di rumah teman kamu. Sudahlah Franco jangan terlalu baik dan perhatian banget sama aku. Takutnya aku gak bisa membalas kebaikan kamu" ujar Lolita menjelaskan.
" Tidak Lolita!! Aku ikhlas ngasih apartemen aku sama kamu. Lagian surat kepemilikan apartemen aku memang atas nama kamu. Niatnya aku mau kasih sebagai bentuk balas Budi kebaikan dari orangtua kamu kepada aku selama ini" ujar Franco bercerita.
" Ini terlalu berlebihan Franco!! Buat aku dan keluarga aku. Membantu kamu sudah menjadi kewajiban kami karena kamu dan orangtua kamu juga baik" ujar Lolita sambil tersenyum.
" Kadang aku heran. Wanita sebaik dan secantik kamu. Bisa bisanya di remehkan dan tidak di hargai oleh Gatot dan keluarganya. Biarin aja kalo kalian pisah Gatot dan keluarga nya pasti akan menyesal nantinya " ujar Franco berkomentar.
" Iya sudahlah. Biarkan saja. Aku sudah malas untuk berdebat dengan gatot dan keluarga nya. Aku ingin berdamai dengan keadaan dalam hidup aku" ujar Lolita menjelaskan.
__ADS_1
...****************...
Usai menikmati makanan. Lanjut Franco dan Lolita pergi menuju candi Prambanan dan candi Borobudur. Mereka menikmati liburan berdua.