JUST GIVE ME A REASON

JUST GIVE ME A REASON
bab 31. Maaf


__ADS_3

...****************...


Akhirnya dengan perasaan yang masih marah. Ibunya dan ayahnya Gatot pergi meninggalkan ruangan pasien yang di tempati Lolita. Sedangkan Lolita hanya mengelus dadanya mengingat kejadian tadi yang membuat emosi tingkat dewa. Bukannya ingin mempermalukan ibunya Gatot. Tapi Lolita hanya ingin membalas ucapan ibunya Gatot yang semena-mena.


" Aku minta maaf sayang. Aku minta maaf mewakili ayah dan ibuku dengan sikap dan ucapan nya tadi sampai bikin kamu emosi dan kecewa" ujar Gatot meminta maaf kepada Lolita.


" Aku dari dulu ga pernah benci sama keluarga kamu. Kalo aku merasa marah dan kecewa wajarlah. Sekarang kamu tahu kan bahwa ucapan aku suka curhat sama kamu mengenai orangtua kamu selalu kamu bilang bahwa aku pembohong dan pembenci orangtua kamu" ujar Lolita memberitahu.


" Ya aku minta maaf yang tak percaya dengan ucapan kamu. Habis setiap aku tanya ibuku. Selalu bilang gak ada apa-apa dan tidak ngomong apapun " ujar Gatot bercerita.


" Ya aku pun sudah memaafkan orangtua kamu meskipun orangtua kamu gak meminta maaf kepada aku. Dan aku bukan tipe orang yang membenci apalagi pendendam. " ujar Lolita menjelaskan.


" Terimakasih sudah menjadi istri dan menantu yang baik. Aku berharap kamu akan tetap seperti ini ya. Meskipun orangtua aku bersikap jahat jangan kamu balas jahat. Aku suka kamu yang seperti ini. Kamu memiliki hati yang baik dan suci" ujar Gatot memuji Lolita.


" Ya sama-sama mas Gatot. Sudahlah jangan di bahas lagi. Agar aku gak merasa bersalah pada diriku yang sudah meluapkan uneg-uneg dalam hati " ujar Lolita sambil mengakhiri membahas soal keluarga nya Gatot.


...****************...


Usai pulang kerja Sophia pergi ke supermarket untuk membeli makanan dan buah-buahan untuk di buatkan parsel. Tiba-tiba dokter Alpha menelpon Sophia saat sedang berbelanja di supermarket.


" Hallo,Sophia?! Lagi apa?! Sudah pulang kerja?!" tanya dokter Alpha menelpon.


" Hallo juga dokter Alpha?! Aku sudah pulang kerja. Sekarang lagi berbelanja di supermarket. Sedang memilih buah-buahan untuk di buat parsel" ujar Sophia memberitahu.


" Owh begitu. Kamu masih lama berbelanja atau sebentar lagi keluar?!" tanya dokter Alpha penasaran.


" Sebentar lagi aku pulang. Memang ada apa ya?!" jawab Sophia santai.


" Kamu di supermarket dekat kantor kamu bukan. Kalo iya. Aku lagi di dekat daerah sana. Mau aku anterin ke rumah sakit?!" ujar dokter Alpha menawarkan tumpangan.


" Iya aku lagi di situ. Ah jangan mas. Ntar aku malah ngerepotin mas. Nanti aku pesan aplikasi ojek online " ujar Sophia memberitahu.

__ADS_1


" Enggak ngerasa repot kok. Aku hanya ingin melihat Lolita sebentar di rumah sakit. Setelah itu aku akan pergi. " ujar dokter Alpha berkomentar.


" Owh begitu. Mas alpha kangen sama mba Lolita ya?!" ujar Sophia meledek dokter Alpha.


" Iya aku sangat kangen mba Lolita. Boleh kan aku mengantarkan kamu ke rumah sakit. Aku janji gak akan bikin masalah. Apalagi kan kamu tahu mas Gatot sangat cemburu jika aku dekat apalagi menemui Lolita" ujar dokter Alpha bercerita.


" Ya baik lah. Aku sedang di kasir. Sebentar lagi akan keluar. Tunggu aja di parkiran mobil " ujar Sophia memberikan informasi.


...****************...


Sepuluh menit kemudian Sophia keluar dari supermarket. Lalu datanglah dokter Alpha menghampiri Sophia dan membawakan barang belanjaan Sophia untuk di masukan ke dalam bagasi mobil.


" Barang belanjaan kamu banyak juga ya. Kamu beli buah atau beli semen ya?! Kok berat banget ya?!" ujar dokter Alpha meledek Sophia.


" Hehehe.. ya aku bawakan makanan dan cemilan buat mas Gatot dan mba Lolita. Soalnya mba Lolita belum boleh pulang dari rumah sakit. Harus menjalani pemeriksaan di rumah sakit terlebih dahulu. kalo hasil nya bagus. Baru deh bisa pulang ke rumah" ujar Sophia bercerita.


" Owh begitu. Yah makin lama dong aku bisa ketemu sama Lolita " ujar dokter Alpha terlihat sangat sedih.


" Hehehe.. mas alpha lucu ya. Kalo dekat aja suka ngeledekin mba Lolita. Kalo jauh malah rindu" ujar Sophia sambil tertawa terbahak-bahak.


...****************...


" Assalamualaikum" sapa Sophia saat memasuki ruangan inap Lolita.


" Wa alaikum salam. Eh Sophia dan Alpha. Sini masuk. " jawab Lolita sambil tersenyum.


" Kok mba Lolita sendirian sih?! Mana mas Gatot?!" tanya Sophia penasaran.


" Owh mas Gatot lagi beli makanan di luar. Sekalian mau ngopi juga. Baru juga keluar. Memangnya kalian gak ketemu atau papasan?!" tanya Lolita penasaran.


" Owh begitu ya. Aku kesini ngajak mas alpha. Soalnya tadi gak sengaja ketemu di supermarket. Jadi aku ajak aja sekalian. Kan lumayan aku dapat Tebengan sampai rumah sakit dan pulang ke rumah" ujar Sophia bercerita

__ADS_1


" Iya tadi aku sempat nanya ke Sophia mau ke rumah sakit jenguk siapa?! Terus Sophia bilang katanya kamu sakit Lolita. Semoga lekas sembuh dan bisa kumpul bareng dan makan bareng lagi ya" ujar alpha mendoakan kesembuhan Lolita.


" Ya terimakasih alpha. Sudah sangat baik sama aku dan keluarga aku" ujar Lolita sambil tersenyum.


" Ini ada parsel buah dari mas alpha. Sedangkan aku beli cemilan buat mba Lolita dan mas Gatot" ujar Sophia sambil menaruh parsel buah dan cemilan di meja dekat kasur.


...****************...


Lalu mereka pun mengobrol sambil tertawa dengan mengingat kejadian lucu bersama ayah mereka. Tak lama kemudian datanglah Gatot usai beli makanan dan kopi dari minimarket di luar rumah sakit.


" Assalamualaikum" sapa Gatot saat memasuki ruangan kamar inap lolita.


" Wa alaikum salam '' jawab mereka kompak.


" Eh ada Sophia dan alpha. Kapan kalian datangnya?!" tanya Gatot penasaran.


" Kami baru aja sampai kok mas Gatot. Mas Gatot habis darimana?!" jawab Sophia ramah.


" Apa kabar Gatot?! Lama tak bertemu. ?!" tanya mas alpha ramah.


" Alhamdulillah kabar aku baik. Kabar kamu gimana?! Sekarang sibuk apa?!" jawab Gatot ramah.


" Alhamdulillah kabar aku baik. Sekarang aku sibuk kerja di rumah sakit. Masih jadi dokter. Kalo kamu sendiri?!" ujar alpha memberitahu.


" Aku masih kerja di kantor. Masih jadi bawahan bukan pemilik seperti kamu alpha. Yang memiliki rumah sakit terkenal di daerah Jakarta " ujar Gatot menyanjung alpha.


" Ah aku mah biasa saja. Gak sehebat kamu pangkatnya. Aku buktinya masih bekerja juga" ujar alpha merendahkan diri.


" Ah jangan merendahkan diri begitu alpha. Nanti bawaannya pengen aku jitak loh kepala kamu" ujar Lolita gemes.


" Hahaha.. masih aja kamu suka banget jitak kepala aku dari dulu ya. Kalo sekarang udah enggak karena malu sudah tua" ujar alpha sambil tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


...****************...


Melihat Lolita dan Alpha tertawa terbahak-bahak membuat Gatot merasa sangat cemburu. Namun rasa cemburunya di tahan agar tak menimbulkan rasa benci yang mendalam.


__ADS_2