JUST GIVE ME A REASON

JUST GIVE ME A REASON
bab 30. Bersabar


__ADS_3

...****************...


Sambil menghela nafas dan mencoba mengelus dada. Gatot berusaha untuk menenangkan dan mendinginkan pikiran dan hatinya. Agar ucapan yang terlontar dari mulut nya Gatot tak menyakiti hati orangtuanya.


" Kalo ibu ke rumah sakit hanya ingin memarahi Lolita. Mungkin lebih baik pulang saja. Karena Lolita butuh istirahat dan sedang dalam masa pemulihan" ujar Gatot memberitahu.


" Ya ibu kesini mau mendapatkan permintaan maaf dari Lolita dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi" ujar ibunya Gatot.


" Aku minta maaf ya Bu kalo waktu acara ulang tahun ibu malah terjadi masalah. Aku tak bermaksud untuk menyakiti hati ibu dan bapak. " ujar Lolita meminta maaf.


" Ya jangan karena kamu wanita karir dan memiliki banyak uang. Jadi kamu gak menghargai dan menghormati orangtua. Ingat kalo bukan karena Gatot memohon untuk bisa menikah dengan kamu. Ibu juga kurang suka dengan kamu Lolita . Karena Gatot yang cinta sama kamu jadi mau gak mau kami terima" ujar ibunya Gatot bercerita.


" Sudahlah ibu!! Ngapain membahas hal yang tidak penting ini!!" ujar Gatot sambil menegur ibunya.


" Ibu berkata seperti ini biar Lolita bisa berpikir bahwa ibu belum merestui Lolita untuk menikah dengan kamu Gatot." ujar ibunya Gatot memberitahu.


" Perasaan dulu aku pernah ngomong deh. Kalo ibu gak suka dan tak merestui aku juga enggak apa-apa. Aku gak memaksa. Aku bisa mundur " ujar Lolita menahan tangisannya.


" Owh jadi begitu. Kamu pikir semua ini kesalahan ibu yang memaksakan gatot untuk menikah dengan kamu?! Kalo kamu hamil dan punya anak setidaknya ibu bisa memaafkan kamu. Tapi kenyataannya apa?! Sudah enam tahun belum juga hamil. Jangan-jangan kamu mandul ya?! Atau punya kista dan miom?! Atau karma ya karena sudah bersikap kurang sopan sama kamu orangtuanya Gatot " ujar ibunya Gatot berargumen.


" Kenapa sih ibu gak pernah berubah?! Hanya bisa menyalahkan aku terus?! Apa karena yang hamil dan melahirkan itu wanita?! Jadi yang patut di salahkan itu wanita?!" ujar Lolita menggeram dengan ucapan ibunya Gatot.

__ADS_1


" Ya iyalah. Wanita itu yang hamil dan melahirkan. Sudah jelas sebagai penyebab utama bila pernikahan belum punya anak. Percuma banyak uang kalo gak pernah ada usaha nya buat memiliki anak" ujar ibunya Gatot ketus.


...****************...


Lolita berusaha untuk tetap sabar dan tabah dengan sikap juga ucapan nya ibunya Gatot. Ayahnya Gatot pun langsung memaksa istrinya pergi dari ruangan pasien yang di tempati oleh Lolita.


" Ayo Bun. Kita pulang saja!! Kamu malu-maluin aku saja. Kirain ngajakin ke rumah sakit mau jengukin mantu. Tapi malah jadi bikin masalah" ujar ayahnya Gatot menegur istrinya.


" Tidak!! Aku tidak mau pulang!! Aku mau balas dendam ke Lolita!! Aku mau kasih pelajaran ke Lolita!! Agar Lolita kapok!!" ujar ibunya Gatot memberitahu.


"Kenapa sih ibu selalu menyalahkan Lolita terus?! Kenapa ibu gak suka sama Lolita?! Lolita salah apa sama ibu?! Sampai segitu bencinya sama Lolita?!" ujar Gatot menegur ibunya.


" Ya ibu gak suka sama mantu yang sok cantik,sok kaya,sok banyak uang dan gak ada sopan nya sama orangtua" ujar ibunya Gatot menjelaskan.


" Gak usah pura-pura nangis deh!! Kamu pikir ibu bakalan simpati sama kamu?! Jangan berharap ya!! Karena mau gimanapun itu kamu hanya menantu alias orang lain " ujar ibunya Gatot berargumen.


" Terserah deh ibu kamu berpendapat apapun tentang aku. Karena aku gak pernah perduli. Mau sekuat dan seberusaha apapun aku untuk membuat ibu menyukai aku. Kalo kenyataan ibu gak suka ya tetap aja akan sulit" ujar Lolita menjelaskan.


" Dulu aku pikir Lolita curhat soal ibu itu bohong. Tapi sekarang lihat kelakuan ibu begini malah bikin aku kecewa dan malu Sama ibu. Betapa kuatnya berusaha untuk menjadi menantu yang baik. Malah perlakuan ibu ke Lolita malah kaya ibu tiri" ujar Gatot berkomentar.


...****************...

__ADS_1


Suasana makin memanas ketika ibunya Gatot tak mau pulang dan ingin memarahi Lolita untuk membalas dendam saat kejadian ulang tahun ibunya Gatot.


" Sudah Bu!! Jangan bikin masalah lagi!! Menantu kita sedang sakit!! Ayo pulang!! Jangan bikin keributan di rumah sakit!!" ujar ayahnya Gatot menegur istrinya.


" Tidak!! Aku tidak akan pulang!! Sampai uneg-uneg dalam hati ibu terlampiaskan kepada Lolita!! Punya mantu kok lebay banget!! Hanya karena haid aja sampai begitu!! Itu penyakit kayaknya!! Ibu gak akan ikhlas kalo Lolita di kasih sehat terus!! Ibu seneng banget Lolita sakit begini!! Biar Lolita mikir bahwa Lolita pun menyakiti hati ibu"ujar ibunya Gatot memarahi Lolita.


" Kalo ibu pikir aku sakit ini penyakit dan karma. berarti Malika hamil di luar nikah juga karma dari ibu dulu dong?! Jangan jangan waktu menikah dengan ayah. Ibu hamil duluan dong" ujar Lolita berkomentar.


" prak!! Kurang ajar kamu!! Kalo ngomong gak pake otak!!" ujar ibunya gatot usai menampar wajahnya Lolita hingga kemerahan di pipi nya.


" Kalo emang gak melakukan hal itu ngapain ibu harus marah?! Aku biasanya ngomong begitu sesuai fakta. Bukan katanya soalnya ada yang pernah ngomong sama aku bahwa ibu dulu waktu masih muda hamil duluan. Kalo Malika mengulang kejadian yang sama berarti itu karma dari ibu" ujar Lolita menjelaskan.


" Apa Malika hamil di luar nikah?! Apa bener itu Bu?! Bukannya ibu bilang bahwa Malika itu keguguran?! Yang bener yang mana?!" tanya ayahnya Gatot penasaran.


" Hemmmmm.. jangan percaya dengan mulut penyihir jahat Lolita!! Lolita ngomong begitu karena iri sama Malika yang pernah hamil. Sedangkan Lolita belum pernah hamil" ujar ibunya Gatot mencari alasan.


" Ayah ingat gak?! Kejadian waktu Malika mengalami pendarahan yang sama seperti aku dan bilang tak bisa jalan. Ya itu karena bayi dalam kandungan di paksakan untuk keluar. Jadinya begitu. Apalagi Malika gak di kuret selama tiga tahun. Bakalan jadi apa itu rahim " ujar Lolita julit.


" Tolong Lolita sayang!! Jangan di bahas lagi aku mohon?! Aku sudah tidak mau mendengar kamu dan ibuku berdebat mengenai hamil dan anak!! Sudahlah ibu pergi saja dari rumah sakit. Lolita butuh istirahat " ujar Gatot meleraikan perdebatan antara ibunya dengan lolita.


...****************...

__ADS_1


Akhirnya dengan perasaan yang masih marah. Ibunya dan ayahnya Gatot pergi meninggalkan ruangan pasien yang di tempati Lolita. Sedangkan Lolita hanya mengelus dadanya mengingat kejadian tadi yang membuat emosi tingkat dewa. Bukannya ingin mempermalukan ibunya Gatot. Tapi Lolita hanya ingin membalas ucapan ibunya Gatot yang semena-mena.


__ADS_2