JUST GIVE ME A REASON

JUST GIVE ME A REASON
bab 11. Toko Kue


__ADS_3

...****************...


Usai makan malam lanjut perjalanan menuju toko kue dan roti. Lolita ingin membelikan kue ulang tahun dan kue bolu untuk di bawanya ke rumah orangtuanya Gatot esok hari.


" Jangan beli kue rasa durian ya Lolita. Nanti kamu bisa di ceramahin oleh ibunya Gatot" ujar Yuni meledek Lolita.


" Hahaha. ngawur banget kamu Yuni!! Aku bisa di ceramahin sebulan nih nantinya kalo beliin kue rasa durian sama ibunya Gatot. Kamu kan tahu ibunya Gatot seperti apa bawelnya kalo lagi ngomel. Udah kaya kereta luar kota. Gak ada berhenti nya" ujar Lolita bercerita.


" Wakakakak.. iya bener banget yang kamu katakan Lolita. Dulu aku pikir kamu hanya mengarang cerita. Soalnya dulu waktu kamu pacaran dengan Gatot kan kamu bilang ibunya Gatot baik dan ramah terhadap kamu. Eh pas nikah malah kamu dan ibunya Gatot kaya tom and Jerry. Gak pernah akur ya" ujar Yuni berkomentar.


" Hehehe.. ya kan?! kenapa pada ga percaya sama ucapan aku sih?! Karena kelihatan wajah ibunya Gatot kalem ya?! Jadi gak percaya ya kalo sering membully aku?!" ujar Lolita heran.


" Ya bisa di bilang begitu. Apalagi ibunya Gatot kan kelihatan wanita baik-baik dan parasnya kalem tak terlihat seperti mertua yang bawel dan cerewet. Tapi aku kaget ketika aku mendengar sendiri kalo kamu di bawelin ibunya Gatot ketika acara pernikahan nya Malika. Aku sampai ngelus dada dan istighfar" ujar Yuni bercerita.


" Ya begitulah. Aku serba salah. Kalo mengemukakan pendapat di bilang ngelawan sama mertua. Kalo aku diem malah kadang ibunya Gatot ngomong dan bersikap seenaknya sendiri " ujar Lolita mengeluh.


...****************...


Seketika Yuni langsung memeluk Lolita dari belakang sambil mengelus punggung nya dan berbisik " sabar!! Ujian hidup kadang begitu suka nano-nano rasanya".


" Aku pilih kue ulang tahun black forest full coklat aja ya. Soalnya ibunya Gatot suka banget sama coklat" ujar Lolita memilih kue ulang tahun buat ibunya Gatot.


" Ya udah enggak apa-apa. Belikan apa yang di sukai oleh ibunya Gatot. Biar besok kamu jadi menantu yang terbaik. Paling juga besok kamu masih di julitin sama Malika Dan David. Yakin banget deh!!! Hahaha.. mulut mereka kan sama tajamnya sama kaya ibunya Gatot " ujar Yuni berkomentar.

__ADS_1


" Ya mau gimana pun. Ibunya Gatot yang melahirkan Gatot. Aku kudu hormati. Meskipun aku gak di perlakukan baik" ujar Lolita membela keluarga nya Gatot.


" Kamu jadi orang baik banget sih. Kalo aku jadi kamu mah males banget sama mertua begitu. Udah gak sekolah, gak cantik tapi mulutnya jahat banget. Udah mirip mertua aku juga" ujar Yuni sambil tertawa terbahak-bahak.


" Wakakakak.. iya ya. Nasib kita sama begini ya. Kadang kalo lagi bete dengan masalah bertubi-tubi. Sudah mikir begini deh. Kalo aku tahu bakalan punya ipar dan mertua begini. Mending gak usah nikah deh. Aku males kalo harus di tuntut secepatnya hamil. Padahal aku juga berusaha dan ikhtiar selalu " ujar Lolita curhat.


" Ya kamu begitu. Aku yang sudah punya anak tiga aja masih suka di julitin sama ipar aku. Apalagi saat aku ngamuk di arisan terus aku menagih uang yang mereka pinjem tapi belum di bayar. Dan akhirnya nomer aku di blokir " ujar Yuni bercerita.


" Dulu waktu single pengen nikah. Dengan harapan bisa hidup bahagia dan akur sama mertua,ipar dan tetangga juga. Tapi kenyataannya dengan ekspektasi sangat jauh berbeda. Bikin aku jadi males bergaul dengan siapapun kecuali sama kamu doang Yuni. Karena kebanyakan mereka toxic. Depan aku baik. di belakang ngomongin " ujar Lolita bercerita.


" Sama aku berpikir begitu. Waktu punya anak satu. Aku dan mertua masih baik-baik saja. Tapi pas anak kedua dan ketiga mulai ada gesekan. Dan akhirnya aku murka hingga sekarang " ujar Yuni curhat.


...****************...


Setelah Lolita memilih kue ulang tahun dan membeli kue bolu untuk di bawa besok. Lalu Yuni mengantar kan Lolita ke rumah nya. Sesampainya di rumah Lolita. Yuni langsung pamit pulang karena anaknya menelpon untuk menyuruh nya pulang cepat. Saat Lolita sampai di rumahnya. Gatot sedang menonton televisi di ruangan tamu.


" Owh kamu sudah pulang. Sini aku bantu bawakan" ujar Gatot membantu Lolita membawakan kue ulang tahun dan kue bolu yang telah di belinya.


" Kamu sudah makan mas?!" tanya Lolita kepada Gatot.


" Alhamdulillah sudah makan tadi. Aku makan makanan di dalam kulkas. Tadi aku hangatkan makanan di dalam kulkas. Kamu sudah makan?! ujar Gatot memberitahu.


" Alhamdulillah tadi aku juga sudah makan mas. Aku sudah belikan kado dan kue ulangtahun buat ibu kamu" ujar Lolita bercerita.

__ADS_1


" Terimakasih banyak ya sayang!! Maafkan aku sudah membuat kamu repot buat belikan hadiah dan kue ulangtahun untuk ibuku." ujar Gatot berterima kasih.


" Ya sama-sama mas. Tapi uang kamu habis. Tak tersisa. Malah aku nambahin sedikit sih" ujar Lolita memberitahu.


" Waduh,kok bisa uang dari aku habis tak tersisa?! Padahal aku niatnya kamu gak usah beli kado yang mahal. Yang penting kado buat simbol bahwa kita perhatian sama ibu" ujar Gatot mengeluh.


" Ya mau gimana lagi. Kan besok ulang tahun ibu kamu. Masa beli kado yang biasa aja sih. Aku pengen ngasih kado yang luar biasa. Dan terkenang selalu " ujar Lolita memberikan kode.


" Kado apa tuh?! Ah paling juga kalo gak gamis,tas,jam tangan ataupun bed cover " ujar Gatot asal menebak pikiran Lolita.


" Hemmmmm.. salah banget. Aku gak belikan hadiah seperti itu. Tapi aku belikan ibu kamu perhiasan nih" ujar Lolita sambil menunjukkan foto perhiasan yang tadi di belikan.


" Apa?! Perhiasan sebanyak itu?! Itu mah bukan nambahin dikit. Tapi banyak. Kamu seriusan ikhlas ngasih kado ulang tahun itu buat ibu aku?!" ujar Gatot terkejut.


" Iya enggak apa-apa. Kalo hadiah yang kamu sebutkan seringkali gak di pakai. Kalo perhiasan kan udah otomatis akan di pakai oleh ibu kamu. Ya aku ambil sedikit tabungan aku buat manjain ibu kamu dengan kado dari kita" ujar Lolita memberitahu.


" Makasih ya sayang sudah sangat perhatian banget dengan ibuku. I love you sayang" ujar Gatot mencium bibir lembut nya Lolita.


" Ya sama sama sayang" jawab Lolita merasa bahagia dengan ciuman yang di berikan oleh Gatot.


" Aku lagi pengen nih boleh kan" bisik Gatot di telinganya Lolita.


" Ya tentu boleh dong mas" ujar Lolita tersipu malu-malu.

__ADS_1


...****************...


Setelah mereka berciuman. lanjut Gatot menggendong Lolita sambil mengajaknya bercanda. Lalu mengunci kamar tidur mereka. Lalu mereka pun berhubungan intim layaknya sepasang pengantin baru yang masih selalu bergairah dalam bercinta.


__ADS_2