
...****************...
Seberapa besar Lolita menceritakan dan memberikan penjelasan kepada Malika dan khufra. Tetap saja Lolita dan Gatot selalu salah di mata ibu dan bapaknya Gatot. Begitu pula juga di mata Malika, khufra dan David. Akhirnya Gatot mengusir Malika dan khufra dari rumah nya. Agar Lolita bisa beristirahat dengan tenang dan nyaman. Esok pagi harinya di rumah orangtuanya Gatot.
" Gimana semalam kamu sudah ke rumah Gatot?! Sudah bertemu dengan Gatot dan Lolita?!" tanya ayahnya Gatot kepada Malika.
" Semalam aku sudah ke rumah nya mas Gatot. Aku dan khufra bertemu dengan mas Gatot dan mba Lolita yang baru pulang dari rumah sakit. Tapi tanggapan mereka masih saja bersikap sombong dan menyalahkan kita. Katanya mereka gak mau meminta maaf karena yang salah ibu" ujar Malika memberitahu.
" Lah kok jadi begitu?! Kan ayah hanya ingin meminta tolong sama kamu bahwa ibu sedang sakit bukan meminta maaf. Ya wajarlah mereka juga kurang Suka dengan pernyataan tersebut. Meskipun ayah tahu bahwa mereka tak salah. Yang salah ibumu" ujar ayahnya Gatot menjelaskan.
" Ya aku ke rumah nya mas Gatot bukan hanya ngasih tahu bahwa ibu sakit. Tapi juga emang mereka harus meminta maaf sama ibu. Karena mau bagaimana pun. Orangtua gak pernah salah. Meskipun orangtua yang salah. Tetep harus anak yang mengalah dan meminta maaf " ujar Malika berpendapat.
" Kamu kalo bersikap dan berucap seperti ibumu. Yang ada mungkin Gatot dan Lolita gak akan mau ke rumah untuk menjenguk ibumu" ujar ayahnya Gatot berkomentar.
" Lah aku juga bersikap dan berkata sesuai faktanya. Soalnya ibu kan kepengen mba Lolita meminta maaf untuk kesalahannya saat acara ulang tahun ibu. Aku sebagai anak kandung juga merasa kesal dan marah dengan sikap dan juga ucapan nya mba Lolita yang tak sopan santun kepada ibu mertua" ujar Malika membela ibunya.
" Hemmmmm.. makin ruwet aja deh ini masalah. Bukannya ada solusi. Malah nambah jadi rumit masalah. Kalo ibu dan Lolita sama sama merasa paling bener dengan argumen masing-masing. Yang tua ingin di hormati. Yang muda juga ingin di mengerti " ujar ayahnya Gatot menghela nafasnya.
" Aku juga mengancam mas Gatot dan mba Lolita. Kalo mereka gak ke rumah. Maka ayah dan ibu takkan memperbolehkan mereka untuk menginjakkan kaki di rumah ini" ujar Malika menjelaskan.
__ADS_1
...****************...
Malika itu jiplakan ibunya Gatot. Baik ucapan dan sikap nya mirip ibunya Gatot. Makanya kadang Lolita ingin menjelaskan atau berargumen takkan pernah di pahami dengan baik soalnya Malika selalu berprasangka buruk terhadap Lolita.
" Ya sekarang mas Gatot kena pengaruh dari mba Lolita. Saat aku sedang berdebat dengan mba Lolita. Selalu aja mas Gatot ikut campur dan membela mba Lolita" ujar Malika memberitahu.
" Ya wajarlah kalo Gatot membela Lolita soal nya mereka kan suami istri. Jadi itu hak yang lumrah" ujar ayahnya Gatot berkomentar.
"Udah gitu mba Lolita lama lama kepala batu. Susah di bilangin. Kalo di bilangin malah ujungnya menyindir aku atau ngomong fitnah tentang aku yang di bilang gugurin kandungan lah. Hamil duluan lah. Ya aku langsung emosi " ujar Malika bercerita.
" Ya kalo kamu gak merasa gak usah marah dan kesal sama Lolita. Tapi ayah anehnya kok dia bisa buat fitnah tentang kamu ya?! Dengan alasan ibu kamu yang curhat duluan sama dia" ujar ayahnya Gatot mempertanyakan soal ucapan Lolita.
" Tahu tuh mba Lolita. Suka banget bikin fitnah yang gak jelas. Kan cuma bikin keributan aja" ujar Malika mengomporin ayahnya.
" Hehehe.. kalo sebelum aku menikah doyan rujak dan sekarang enggak. Ya karena aku ngikutin temen kantor yang suka bawa rujakan. Jadinya aku ikut nimbrung makan juga. Kalo sekarang aku sudah gak mood lagi makan rujakan" ujar Malika berbohong.
" Udah gitu kan kamu juga pendarahan hebat sampai keluar daging kaya ati ampela saat itu kamu ceritakan. Satu bulan kamu juga susah berjalan dengan baik. Sama persis saat ibu mu hamil yang pernah keguguran usai melahirkan David" ujar ayahnya Malika.
" Ya memang aku sempat hamil. Tapi aku keguguran. Aku gak bilang sama ayah soalnya aku takut ayah sedih dan kecewa. Karena aku tahu ayah dan ibu kan berharap banget punya cucu " ujar Malika menjelaskan.
__ADS_1
...****************...
Malika tak berani bilang bahwa pernah hamil duluan sama ayah dan ibunya. Karena kalo sampai mereka tahu pasti akan mempermalukan mereka. Usai mengobrol. Malika pun berpamitan kepada ayah dan ibunya untuk membantu khufra di toko roti nya. Dan sesampainya di toko roti. Malika di sambut hangat oleh khufra.
" Sore beb!! Lagi sibuk kah?!" tanya Malika sambil menghampiri khufra yang sibuk membuat kue ulang tahun.
" Sore juga beb!! Ya begitulah!! Kamu sudah pulang dari rumah orangtua kamu?!" jawab khufra sambil menghiasi kue ulang tahun nya.
" Alhamdulillah aku sudah memberikan laporan kepada ayah. Sedangkan ibu sedang beristirahat. Jadi aku tak mau mengganggu ibu yang sedang beristirahat" ujar Malika memberitahu.
" Owh begitu ya. Tapi kamu berkata seperti yang mba Lolita dan mas Gatot ucapkan kan?! Kita harus berkata sesuai mereka. Kalo perlu dilebihkan saja ucapan mas Gatot dan mba Lolita. Biar ayah dan ibu kamu makin benci dengan mereka. Dan percaya dengan ucapan kita" ujar khufra menjelaskan.
" Oh tentu jelas itu mah. Tanpa kamu berikan perintah. Aku sudah melebihkan ucapan mas Gatot dan mba Lolita agar ayah dan ibu berpikir bahwa mba Lolita dan mas Gatot mencari masalah sama mereka. Lagian siapa suruh mereka membongkar rahasia kita ya,beb. Meskipun mba Lolita tahu kebenaran nya soal aku yang hamil duluan juga aku akan tetap bungkam. Biar ayah dan ibu mencecar mereka untuk buru buru hamil. Soalnya mereka kan udah enam tahu gak ada usahanya. " ujar Malika bercerita.
" Ya betul beb. Mba Lolita orang lain. Sedangkan kamu anak kandung. Ya sudah jelas pasti akan percaya dengan ucapan anak kandung daripada orang lain. Meskipun kamu bikin kesalahan dengan hamil duluan dan menggugurkan kandungan. Tetap aja ibu kamu pasti akan menutupi nya. Agar kamu terlihat baik di depan ayah dan keluarga kamu" ujar khufra berkomentar.
" Ya beb. Pede banget semua keluarga aku akan percaya dengan ucapan mba Lolita. Yang ada meragukan nya. Apalagi ucapan nya mba Lolita dari ibu aku yang gak ada buktinya. Sudah jelas di ragukan " ujar Malika berargumen.
" Ya kita harus bikin ayah dan ibu kamu berseteru dengan Gatot dan Lolita. Agar kita bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk bisa membuat keributan hebat. Agar mereka tak akur" ujar khufra julit.
__ADS_1
...****************...
Dan ternyata ini semua sudah di rencanakan oleh Malika dan khufra agar membuat Lolita dan Gatot berseteru dengan orangtuanya Gatot. Karena Malika ingin menguasai harta warisan orangtuanya.