JUST GIVE ME A REASON

JUST GIVE ME A REASON
bab 25. Beruntung


__ADS_3

...****************...


Gatot pun sadar bahwa pemilik toko kain langganan Lolita pun berkomentar bahwa Lolita tipe wanita pekerja keras dan tipe wanita setia kepada suami ( pasangan hidupnya). Lolita masih sibuk memilih kain yang diperlukan. Sedangkan Gatot memperhatikan gerak gerik Lolita secara seksama.


"Kayanya kamu sayang banget ya sama Lolita?!" celetuk pemilik toko kain langganan Lolita.


" Ya aku sangat sayang banget sama Lolita. Makanya setelah aku menikah dengan Lolita. Aku selalu merasa beruntung dan bersyukur menjadi suami nya. " ujar Gatot memberitahu.


" Ya benar. Kamu jangan sia-siakan Lolita ya. Jangan sampai kamu menyesal nantinya kalo melepaskan Lolita. Karena menurut enci bakalan banyak pria yang menginginkan Lolita di luar sana" ujar pemilik toko kain berkomentar.


' Ya makanya dari itu. Hari ini aku cuti kerja. Agar bisa tahu aktivitas keseharian kerjanya Lolita. Soalnya selama ini aku gak pernah mau tahu kerjaannya Lolita. Karena aku pikir kerjaannya Lolita sangat mudah tapi kenyataannya lebih susah dan rumit menurut aku. Kalo bukan orang yang handal takkan bisa" ujar Gatot berpendapat.


" Ya kalian harus sering-sering jalan berdua. Holiday kek. nonton bioskop berdua, mendaki gunung berdua,atau ke pantai berdua. pokoknya melakukan waktu berdua itu penting buat menjalin hubungan rumah tangga menjadi langgeng " ujar Enci menasehati.


" Iya itu pasti. Makanya aku mulai sekarang akan memperbaiki kualitas waktu berdua kami " ujar Gatot memberitahu.


...****************...


Tak terasa waktu berlalu. Waktu sudah menunjukkan jam sembilan. Lolita membeli kain yang sangat banyak untuk keperluan gaun pengantin klien nya.


" Aku sudah selesai" ujar Lolita sambil menghampiri Gatot dan pemilik toko kain.


" Kamu sudah selesai sayang?!" ujar Gatot sambil tersenyum.


" Segini aja nih neng cantik?!" tanya Enci meledek Lolita.


" Ya segini aja dulu. Kalo kurang besok aku kesini lagi" ujar Lolita memberitahu.


" Kamu gak salah sayang?! Beli bahan kain sebanyak ini?!" ujar Gatot yang sangat terkejut.


" Ini mah dikit mas. Biasanya Lolita bisa beli beli sampai satu engkel kalo lagi banyak orderan" ujar enci memberitahu.


" Hehehe.. enci jangan buka buka rahasia dong. " ujar Lolita sambil tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


" Seriusan sayang?! Kamu kalo belanja sebanyak itu?! Kamu ada untung nya gak?!" ujar Gatot penasaran.


" Ya jelas ada untungnya lah. Kalo gak ada untungnya ngapain aku belanja langganan disini terus. Betul kan enci?!" ujar Lolita menjelaskan.


" Benar yang di katakan oleh Lolita. Totalnya sudah aku bikin bon ya. Mau di transfer atau cash?!" tanya Enci penasaran.


" Aku transfer aja ya" ujar Lolita sambil melakukan transfer ke rekening nya enci.


...****************...


Gatot membantu Lolita membawa kain nya yang di perlukan untuk membuat gaun pengantin ke dalam mobil nya Gatot. Untungnya mobilnya Gatot Fortuner. Jadi muat. Lalu gatot dan Lolita berpamitan kepada pemilik toko kain langganan Lolita.


" Terimakasih ya neng Lolita sudah belanja disini. Moga rejeki dan usahanya lancar terus" ujar enci mendoakan usaha Lolita.


" Amiin.. moga enci juga sehat dan panjang umur terus ya. Biar gak bosen ngelayanin pelanggan kaya aku" ujar Lolita sambil tersenyum.


" Ya udah kami pamit ya" ujar Gatot berpamitan.


" Ya hati hati di jalan ya. Jangan ngebut bawa mobilnya" ujar enci menasehati.


...****************...


Dalam perjalanan meninggalkan toko kain. Tiba-tiba cacing di perut Gatot berbunyi. Lalu mereka singgah ke restoran yang tak jauh dari toko kain langganan Lolita.


" Kita makan dulu yuk. Perut aku laper. Soalnya aku makan tadi pagi doang di rumah ibu kamu sayang" ujar Gatot sambil memarkir kan mobilnya di depan restoran.


" Oke baiklah!!" ujar Lolita sambil keluar dari mobilnya Gatot.


" Kira kira makanan di restoran ini enak gak?!" ujar Gatot penasaran.


" Enak kok. tenang saja kita takkan di prank kok" ujar Lolita memberitahu.


" Emang nya kamu pernah makan disini?!" tanya Gatot meragukan.

__ADS_1


" Udah dong. Malah sering makan kesini sama enci nya. Kalo aku beli kain Sampai toko kain tutup. Kadang aku makan sama enci nya. Apalagi sekarang enci sendiri. Sudah jadi janda semenjak suaminya pergi meninggalkan nya demi wanita yang lebih cantik dan lebih muda" ujar Lolita bercerita.


" Ih kasihan banget dong enci. di tinggalkan oleh suaminya demi selingkuh dengan wanita yang cantik dan muda. Pasti suaminya kaya ya!!" ujar Gatot berpendapat.


" Salah!! Malah yang kaya itu enci nya. Kalo suaminya gak kaya. Malah numpang hidup. Kerjaan nya hanya main judi, ke clubing, pulang mabok. Setiap hari kerjaannya begitu. Tadinya enci punya lima cabang. Karena kalah judi. Akhirnya di jual buat bayar utang. Kini tinggal dua toko yang masih berdiri " ujar Lolita menjelaskan.


" Ih parah banget suaminya enci!! Gak tahu malu banget!! Udah hidupnya numpang tapi malah gak tahu diri!! Terus sekarang enci tinggal sama


anaknya dong?!" ujar Gatot makin penasaran.


" Enci gak punya anak kandung. Tapi anak angkat. Itulah alasan suaminya berpaling soalnya enci gak punya anak kandung dari suaminya. Enci punya anak angkat dari karyawan yang gak tega melihat enci menua dan gak ada yang ngurusin" ucap Lolita memberitahu.


...****************...


Gatot dan Lolita memesan makanan favorit nya mereka. Saat menunggu makanan matang dan di antarkan oleh pelayan. Mereka melanjutkan obrolan lagi.


" Ya kok aku jadi sedih begitu ya. Betapa kuat dan mandiri nya enci hidup menua tanpa suami. Terus sekarang suaminya gimana?! Sudah menikah lagi?!" tanya Gatot penasaran.


" Suaminya enci kini kena stroke. Akibat perbuatan jahat nya kepada enci berbuah karma untuk mantan suaminya." ujar Lolita memberitahu.


" Kok kamu bisa tahu?! Enci sudah pernah ketemu lagi sama mantan suaminya?!" ujar Gatot berpendapat.


"Enci semenjak bercerai dengan mantan suaminya. Tak lagi bertemu dengan mantan suaminya. Enci sibuk dengan usahanya. Enci tahu kabar mantan suaminya dari sodara mantan suaminya yang memberitahu ke enci di toko nya. Tiap bulan enci masih ngasih biaya buat berobat mantan suaminya. Itu bentuk sayang dan cinta nya enci untuk mantan suaminya " ujar Lolita menjelaskan.


" Ya Allah!! Sebaik itu hatinya enci. meskipun sudah di selingkuhi oleh mantan suaminya. Tapi masih perduli dengan kondisi mantan suaminya yang terkena stroke. Luar biasa ya enci. Aku jadi terharu " ujar Gatot memuji.


" Apalagi aku selalu menangis setiap kali enci cerita dan curhat soal mantan suaminya " ujar Lolita sambil menitikkan air mata nya.


" Semoga kita tak seperti kisah enci dan mantan suaminya ya. Aku mau selamanya sama kamu sayang. Selamanya sampai maut memisahkan" ujar Gatot sambil mencium punggung tangannya Lolita.


" Ammiin.. semoga Allah menjabah doa kita" ujar Lolita sambil tersenyum.


...****************...

__ADS_1


Tak lama kemudian datanglah pelayan sambil membawa makanan dan minuman yang telah mereka pesan. Mereka pun menikmati makan malam bersama di restoran yang sering di singgahi oleh Lolita dan pemilik toko kain langganan nya.


__ADS_2