JUST GIVE ME A REASON

JUST GIVE ME A REASON
bab 39. Terkejut


__ADS_3

...****************...


Sophia pun terkejut dengan cerita dari Yuni mengenai perlakuan ibunya Gatot dan Malika yang kompak membully Lolita. Karena merasa banyak yang ingin di omongin. Maka Yuni mengajak Sophia menuju minimarket untuk mengobrol soal Lolita dan Gatot.


" Aku pikir selama ini mba Lolita gak pernah curhat masalah rumah tangga nya. Karena aku pikir rumah tangga dengan mas Gatot baik-baik saja. hanya aku agak curiga ketika waktu sebelum mba Lolita sakit. Mba Lolita sempat menginap semalaman. Handphone di matikan. Seolah ingin menghindari seseorang " ujar Sophia bercerita.


" Hah?! Seriusan?! Lolita pernah menginap di rumah orangtua kalian tanpa ingin di hubungi siapapun?! Hemmmmm.. Memang sih akhir ini aku merasa Lolita seperti menyembunyikan sesuatu hal sama aku. Apalagi kini aku dan Lolita juga jarang komunikasi " ujar Yuni memberitahu.


" Ya anehnya. Mas Gatot pun gak di beritahu kemana oleh mba Lolita. Aku tahu dan sadar nya ketika mas Gatot menghubungi aku tanya dimana mba Lolita. Berarti mba Lolita sudah sangat stress ya. Ingin menenangkan diri" ujar Sophia sambil menangis.


" eh bukan hanya kamu saja. Gatot juga menghubungi aku ketika menanyakan kabar soal Lolita. Tapi Lolita belum cerita masalah mereka deh. Keburu Lolita masuk rumah sakit" ujar Yuni berkomentar.


" Atau jangan-jangan mba Lolita menahan stress nya hingga berujung dengan sirkulasi haid nya gak teratur ya. Jujur aku jadi merasa sedih dan kasihan dengan mba Lolita. Kenapa gak jujur dan curhat sama aku" ujar Sophia berbicara sesenggukan.


" Aku tahu kenapa Lolita merahasiakan segala stress dan masalah nya. Karena Lolita gak mau berbagi kesedihan nya dengan keluarga nya. Makanya di pendam sendiri. Itu yang aku baca di raut wajahnya Lolita tadi. Aku menemani nya dari pagi hingga Gatot pulang kerja. Besok pulang kerja aku akan menjenguk Lolita di rumahnya ." ujar Yuni menjelaskan.


" Ya kelihatan nya begitu. Kadang aku pikir mba Lolita bersikap sangat ceria tanpa beban. Ternyata masalah nya jauh lebih berat di bandingkan kuliah aku. " ujar Sophia dengan raut wajah sedih.


" Udah jangan menangis terus. Yang penting sekarang Lolita sudah membaik dan dalam masa penyembuhan. Intinya kita jangan terlihat sedih apalagi menangis di depan Lolita agar Lolita tak beban pikiran " ujar Yuni menasehati.


" Ya mba Yuni. Terimakasih sudah ceritakan masalah nya mba Lolita sama aku. Dan aku janji takkan ceritakan kepada ibu maupun alpha. Agar mereka tak cemas dan khawatir dengan mba Lolita" ujar Sophia sambil tersenyum.


" Iya betul. Janji ya. Jangan buat Lolita bersedih lagi" ujar Yuni sambil mengajak pulang karena sudah larut malam.

__ADS_1


...****************...


Usai mengobrol dan ngopi. Yuni dan Sophia pergi ke rumah masing-masing. Dua hari pun berlalu. Kini kondisi kesehatan nya lolita sudah membaik. Lolita sudah mau makan kembali.


" Mas Gatot,hari ini jadwal kamu kemana?!" tanya Lolita sambil membuat kopi hitam manis favorit nya Gatot.


" Hemmmmm,, enggak ada rencana kemana mana. Soalnya kan kamu baru sembuh dari sakit. Paling di rumah aja" ujar Gatot memberitahu.


" Kita ke rumah orangtua kamu yuk. Aku pernah janji sama diri aku sendiri. Kalo aku sudah sehat dan sembuh. Aku mau ke rumah orangtua kamu. " ujar Lolita memberitahu.


" Ngapain ke rumah orangtua aku?! nanti pasti akan bertengkar lagi" celetuk Gatot meledek Lolita.


" Ih kok kamu doain nya jahat begitu sih mas Gatot!! Jadi ceritanya kamu seneng ya lihat aku dan keluarga kamu bertengkar" ujar Lolita kesal.


" Ya gak enak lah mas Gatot. Masa ibu sedang sakit kita gak jengukin sih. Waktu aku sakit di rawat di rumah sakit aja ibu dan ayah kamu meluangkan waktu untuk datang menjenguk " ujar Lolita menjelaskan.


" Ya aku tahu. Tapi kalo misalnya mereka ingin permintaan maaf dari kita gimana?! Sedangkan yang buat masalah mereka " ujar Gatot memberitahu.


" Ya udah lakukan saja. Mengalah bukan berarti kita kalah. Setidaknya kita menjadi pemenang dalam diri kita sendiri. Bahwa kita bukan orang pendendam maupun orang yang egois" ujar Lolita berargumen.


" Ya terserah kamu aja deh. Kalo kenapa-kenapa dan ribut lagi. Aku gak akan ikut campur ya. " ujar Gatot menasehati Lolita.


...****************...

__ADS_1


Obrolan santai di waktu weekend. Ketika Lolita berusaha untuk membujuk Gatot untuk menjenguk ibunya yang sedang sakit. Meskipun Gatot tahu bahwa kondisi Lolita belum sepenuhnya sehat. Apalagi ketakutan Gatot bukan hanya kondisi Lolita melainkan takut ribut lagi yang di timbulkan oleh keluarganya.


" Ayo sayang!! Aku sudah rapih nih!! ayo kita pergi ke rumah orangtua kamu. Kan kata dokter aku harus sering keluar rumah biar gak jenuh di rumah terus" ujar Lolita meledek.


" Iya dari rumah niatnya untuk menghilangkan jenuh. Dan ntar kalo habis dari luar rumah ngeluh karena bete habis berantem. Ya aku mah udah bisa nebak pikiran kamu" ujar Gatot meremehkan Lolita.


" Ih kamu kok begitu sih mas Gatot sayang!! Seneng banget ngeledekin aku dan bikin aku jadi bad mood " ujar Lolita cemberut.


" Hehehe.. aku kan hanya ingin menghibur kamu sayang!! Aku hanya bercanda!! Gak ada niatan bikin kamu badmood ataupun tersinggung. Habis usai pulang dari rumah sakit sekarang aku perhatikan kamu jadi lebih baperan dan sensitif ya" ujar Gatot berkomentar.


" Ya wajarlah kalo aku lebih baperan dan sensitif. Apalagi habis sakit. Bawaannya pengen makan orang" ujar lolita sambil tertawa terbahak-bahak.


" Wah ngeri banget ya istri ku sekarang doyan nya makan daging manusia. Pantas aja kalo aku tawarin makan ayam atau daging sapi sering menolak. Seneng nya makan daging manusia" ujar Gatot sambil tertawa terbahak-bahak.


" Hahaha.. iya kalo kamu bawel dan bikin aku badmood. Bisa aja nanti kamu aku jadikan SOP atau sate. Biar aku kasih makan ke keluarga kamu" ujar Lolita dengan tatapan meledek.


" Hahaha.. kalo kamu gak bilang itu daging dari tubuh aku. Mungkin akan di makan oleh keluarga aku. Tapi kalo kamu bilang yang ada nanti kamu akan di laporkan ke kantor polisi" ujar Gatot membalas candaan dari Lolita.


" Wakakakak.. kocak banget sih kamu mas Gatot" ujar Lolita sambil membuat geli di tubuhnya Gatot.


" Sudah sayang!! Hentikan!! aku gak kuat!! Sangat geli" ujar Gatot yang merasa terganggu dengan ulah nya Lolita.


...****************...

__ADS_1


Akhirnya Gatot mengikuti keinginan Lolita untuk pergi ke rumah orangtuanya Gatot. Sebelum sampai ke rumah orangtuanya Gatot. Mereka mampir beli parsel buah dan toko kue untuk di bawa ke orangtuanya Gatot. Agar bisa memaafkan mereka.


__ADS_2