
...****************...
Lolita pikir perdebatan semalam sudah bisa membuat Gatot sadar akan kesalahannya.Tapi yang ada malah Gatot semakin marah dan semakin tak terkendali emosi nya. Apalagi jika membahas soal keluarga nya. Meskipun kenyataannya benar. Tapi Gatot tak pernah mau mengakui nya. Lolita pun melakukan aktivitas kerja seperti biasanya di butik. Niatnya mau ketemu dengan Yuni untuk curhat di pending oleh Lolita. Karena masih fokus akan kesehatan ibunya. Usai pulang kerja Lolita langsung pulang ke rumah ibunya. Dan di perjalanan menuju rumah ibunya Lolita. Yuni menelpon Lolita karena merasa khawatir...
" Hai,Lolita!! Lagi apa?! Sudah pulang kerja?! Ngopi yuk?!" sapa Yuni dalam percakapan nya di telpon.
" Hai Yuni. Aku lagi di jalan pulang. Maafkan aku ya. Gak bisa ngopi dulu sama kamu. Soalnya aku mau buru-buru pulang. Karena hari ini sangat lelah sekali kerjanya." ujar Lolita tak menjelaskan.
" Oh iya enggak apa-apa kalo kamu merasa lelah. Istirahat ya. Jangan sampai sakit. Kalo sudah merasa enjoy dan mood membaik kabarin aku ya. Aku siap jadi pendengar yang baik" ujar Yuni yang sudah tahu dan bisa mengerti dengan situasi perasaan nya Lolita.
" Ya nanti aku kabarin kalo aku sudah ada waktu luang ya. Terimakasih banyak atas perhatiannya" ujar Lolita sambil mengakhiri percakapan telepon dengan Yuni.
...****************...
Usai Lolita mengakhiri percakapan telepon dengan Yuni. Tak terasa Lolita menitikan air mata sangat deras. Mencoba untuk menutupi masalah dengan Yuni. Karena merasa malu setiap kali curhat pasti soal keributan dengan Gatot. Malam ini Lolita berencana untuk menginap di rumah ibunya beberapa hari untuk menenangkan diri. Sesampainya di rumah. Sophia,ibu dan Alpha terkejut dengan kedatangan Lolita.
" Hah?! Mba Lolita?! Habis pulang kerja kesini?!" ujar Sophia yang terkejut dengan kehadiran Lolita.
" Iya. Mba lagi kangen sama ibu. Emangnya gak boleh ya?!" ujar Lolita berbohong.
" Ya udah sini sayang!! Keadaan ibu sudah membaik kok berkat dokter Alpha" ujar ibunya Lolita.
" Kamu sudah makan belum?! Aku dan Sophia mau masak mie instan nih" ujar alpha menawarkan makanan.
" Boleh. Aku minta Indomie rebus ya. Pake sawi,telor dan cabe rawit ya" ujar Lolita memberitahu.
" Sepertinya mba Lolita sangat lapar ya. Tumben makan pengen makan mie instan " ujar Sophia meledek Lolita.
" Ya udahlah lama banget ya gak makan Indomie rebus. Terakhir makan itu waktu mba magang kerja di bank sebagai teller. Karena ingin hemat duit agar bisa ngajak ayah,ibu dan Sophia makan enak di gajian kerja" ujar Lolita bercerita.
__ADS_1
" Hehehe. iya benar. Ayah dan ibu sangat bahagia sekali waktu itu gajian pertama kamu traktir makan di restoran mewah. " ujar ibu nya Lolita berkomentar.
" Ya dulu aku pikir kerja di bank itu gaji nya gede. soalnya mba Lolita kalo tiap gajian selalu mengajak makan di restoran mewah. Ternyata mba Lolita keseharian nya sangat irit demi membantu aku sekolah dan kuliah" ujar Sophia menangis.
" Tapi sekarang aku udah gak makan Indomie. Soalnya di omelin sama Gatot kalo makan mie instan. Gak bagus buat kesehatan " ujar Lolita menahan air matanya.
...****************...
Tak lama kemudian alpha dan Sophia datang dengan membawakan mie instan yang sudah di masak. Sesuai selera mereka. Makan malam hari ini mie instan. Mereka menikmati makan mie instan bersama. Usai makan mie instan Lolita,Sophia dan alpha terlihat sangat kekenyangan karena mereka makan dengan nasi.
" Iya kebiasaan ya kalo orang Indonesia makan mie instan pasti pake nasi. Dulu kalo kata ibu makan mie instan pake nasi biar kenyang" ujar Sophia berkomentar.
" Ya betul banget. Dulu waktu zaman masih sekolah sampai ayah nyetok mie aya dia kardus buat persiapan sahur kalo kesiangan bangun sahur. " ujar Lolita bercerita.
" Iya kenangan yang tak terlupakan ya. Ibu jadi kangen ayah kalian" ujar ibu lolita sambil menangis.
" Sudah lah jangan membahas tentang ayah kalian lagi. Nanti jadi menangis berjamaah " ujar alpha memberitahu.
...****************...
Lalu tiba-tiba Lolita bilang ingin menginap di rumah ibunya. Semua pun terkejut dengan ucapan Lolita. Karena tak biasanya Lolita begini. Setiap ada masalah dengan Gatot jarang sampai ingin menginap di rumah ibunya.
" Kapan Sophia akan wisuda?!" tanya alpha penasaran.
" Kemungkinan bulan Juli. Soalnya skripsi aku sudah di ACC oleh dosen. Tinggal beli baju kebaya seragaman nih sama mba Lolita dan ibu" ujar Sophia memberitahu.
" Kamu punya desain yang kamu inginkan?! Kalo ada nanti kasih tahu mba. Biar mba yang buatkan desain tersebut untuk kamu" ujar Lolita menjelaskan.
" Ada sih model kebaya yang aku taksir. Emang niatnya aku mau ngasih tahu contohnya ke mba Lolita. Eh kebenaran banget mba Lolita hari ini kesini. Ini model contoh kebaya nya mba" ujar Sophia sambil menunjukkan foto kebayanya.
__ADS_1
" Kalo model itu pernah mba bikin buat klien Minggu kemarin tapi itu buat lamaran alias pertunangan dengan calon suaminya" ujar Lolita berkomentar.
" Seriusan mba?! Ya udah aku mau model ini tapi warna ungu ya" ujar Sophia sambil tersenyum.
" Baiklah nanti mba kerja kan sambil mba beli kain yang sesuai dengan yang kamu inginkan. Yang pasti bahannya adem dan menyerap keringat" ujar Lolita menjelaskan.
" Ya aku mau banget mba di buatin kebaya sama mba Lolita" ujar Sophia merasa senang.
" Ya mba pasti akan buatkan buat kamu" ujar Lolita tersenyum.
" Makasih ya mba Lolita . selalu mendukung aku. Aku sayang mba Lolita " ujar Sophia sambil memeluk erat tubuh Lolita.
" Ya sama-sama Sophia sayang " ujar Lolita merasa senang.
...****************...
Waktu berjalan begitu cepat. Tanpa di sadari waktu sudah larut malam. Tapi Lolita tak ingin pulang dari rumah ibunya.
" Aku istirahat di kamar ya. Sangat lelah sekali hari ini. Terimakasih ya Sophia dan alpha atas mie instan nya. Sangat enak" ujar Lolita sambil melangkah ke kamar tidur nya.
" Ya sama sama mba. Istirahat yang nyenyak ya" ujar Sophia yang sudah mengantuk juga.
" Ya udah kamu istirahat saja Sophia. Biar aku yang menjaga ibu. " Ujar bibi Tika .
"Terimakasih ya bibi Tika. Aku mau beristirahat soalnya besok mau ada wawancara kerja" ujar Sophia sambil melangkah menuju kamar tidur nya.
" Iya sama sama Sophia" ujar bibi Tika.
...****************...
__ADS_1
Gak ada yang merasa aneh dengan sikap Lolita. Terlebih Lolita tak curhat mengenai rumah tangga nya. Mereka tahu nya Lolita hidup bahagia dengan Gatot. Padahal banyak beban pikiran dan beban di hatinya yang membuat Lolita stress berat.