
...****************...
Yuni geleng-geleng kepala dengan sikap dingin dan keras kepala nya Lolita terhadap Gatot. Bukan tanpa alasan Lolita menjadi mati rasa terhadap Gatot. Namun Yuni juga gak akan tega meninggalkan Lolita dan Gatot berdua di rumah sakit berdua. Akhirnya Gatot di bawa ke kamar pasien usai mendapatkan pertolongan pertama dari dokter dan di suruh perawatan di rumah sakit untuk beberapa hari.
" Aku nitip Gatot ya. Soalnya aku mau kerja. Kamu libur kerja aja lagi ya Lolita. Soalnya Gatot masih membutuhkan kamu" ujar Yuni berpamitan.
" Ya salam!! Kenapa aku yang kebagian gak enaknya. Aku akan hubungi orangtuanya Gatot aja. Agar mereka yang menjaga Gatot. Soalnya aku gak mau berurusan dengan Gatot dan keluarganya!!" ujar Lolita memberitahu Yuni.
" Ya terserah kamu aja deh!! Aku juga udah terlambat berangkat kerja nih" ujar Yuni pergi meninggalkan Lolita dan Gatot di rumah sakit.
" Ya hati-hati di jalan ya Yuni" ujar Lolita sedikit merasa kesal.
...****************...
Lolita pun memberanikan diri untuk menghubungi orangtuanya Gatot. Karena Lolita sudah gak mau berurusan lagi dengan Gatot dan keluarganya.
" Hallo,ibu!! Ini aku Lolita!! Aku menghubungi ibu mau ngasih tahu bahwa anak ibu yang bernama Gatot telah di rawat di rumah sakit Cahaya. Nanti alamat nya aku kasih tahu ibu dan aku share lokasinya" ujar Lolita menyapa dengan ramah.
" Iya Lolita. Kok bisa Gatot masuk rumah sakit?! Apa yang terjadi?!" ujar ibunya Gatot merasa terkejut.
" Gatot kehujanan semalam. Badannya dingin dan menggigil. Makanya aku bawa ke rumah sakit. Biar Gatot gak meninggal dunia " ujar Lolita memberitahu.
__ADS_1
" Kok bisa sih Gatot kehujanan semalam?! Gatot kok bisa juga bersama kamu?! Kalian sudah rujuk kembali?!" tanya ibunya Gatot penasaran.
" Gatot semalam kehujanan ketika di rumah Yuni. Soalnya semalam saya lagi menginap di rumahnya Yuni. Terus Gatot datang ke rumahnya Yuni niatnya mau mengajak aku pulang ke rumahnya. Tapi aku menolak buat pulang. Tapi Gatot memaksa menunggu aku di rumah Yuni ketika hujan deras turun. Nah aku pikir Gatot menunggu di dalam mobilnya. Ternyata Gatot kehujanan di depan rumah nya Yuni. Itupun aku tahu pagi nya saat aku bangun tidur " ujar Lolita bercerita.
" Lah kamu Lolita gimana sih jadi istri?! Otak kamu kemana?! Udah tahu Gatot ngajak kamu pulang ke rumah malah enggak mau?! Malah memilih tidur di rumah nya Yuni. Tanpa mikirin Gatot tidur dimana?!" ujar ibunya Gatot melampiaskan amarahnya kepada Lolita.
" Lah kok ibu yang jadi marah sama aku?! Aku sudah gak berhak atas Gatot soalnya aku udah di talak cerai oleh Gatot lewat telpon. Kalo ibu masih gak percaya tanya aja sendiri sama Gatot nya sendiri?! Wajarlah aku gak mau pulang. Soalnya aku bukan lagi istri nya Gatot menurut agama. Seandainya kami rujuk pun harus menikah ulang di saksikan pak ustadz " ujar Lolita berkomentar.
" Ya tetap aja kamu harus bertanggung jawab atas apa yang menimpa Gatot. Soalnya Gatot sakit itu karena salah kamu. Coba aja kamu mau pulang. Gatot gak akan sampai di rawat dalam rumah sakit" celetuk ibunya Gatot mengoceh dan memarahi Lolita.
...****************...
Mendengar ocehan ibunya Gatot. Membuat kepala Lolita menjadi mendidih dan hati nya Lolita panas. Apalagi ibunya Gatot hanya menyalahkan Lolita terus. Tanpa berkaca bahwa Gatot juga salah dalam masalah ini.
"Apa perceraian?! Bisa-bisanya kamu ngomongin perceraian ketika Gatot sakit begini!! Dimana hati nurani kamu sebagai istri melihat suami sakit malah mau bercerai?!" ujar ibunya Gatot masih menyalahkan Lolita.
" Aku sudah lelah dan capek menghadapi drama yang ibu dan Gatot buat selama ini. Jujur aja selama ini aku berusaha jadi menantu dan istri yang baik. Tapi aku gak pernah di anggap baik sama kalian. Jadi buat aku bertahan dengan suami dan mertua yang toxic ( racun) . Yang ada mengganggu kesehatan mental aku. " ujar Lolita berkomentar.
" Kurang ajar kamu ngatain ibu toxic( racun)!! Mulut kamu tuh yang toxic( racun)!! Enggak pernah sopan sama orangtua!! Enggak ada etika sama orangtua!!" ujar ibunya Gatot menjudge buruk Lolita.
" Aku gak sopan dimana ya?! Selama ini yang suka ngomong berteriak dan mempermalukan aku di depan sodara soal aku belum hamil siapa?! Aku selama ini diam dan males ribut karena menghormati ibu. Tapi yang aku dapatkan hanya hinaan dan cemoohan dari ibu dan Malika!!" ujar Lolita mengungkit kejadian di masa lalu.
__ADS_1
" Ibu gak ada tuh niat buat mempermalukan?! Ibu hanya mengatakan yang sebenarnya sama sodara bahwa kamu memang kenyataan nya belum hamil?! Salahnya dimana?!" ujar ibunya Gatot masih ngotot dan keras kepala.
" Enggak ada niat?! Ini sudah seringkali ibu lakukan sama aku. Tapi giliran Malika yang hamil duluan dan udah gugurin kandungan gak di permasalahkan?! Apa karena aku orang lain jadi ibu ingin melampiaskan sama aku kalo ibu dulu pernah di perlakukan buruk sama mertua ibu ya?!" ujar Lolita menyindir ibunya Gatot.
" Brengsek!! Kurang ajar kamu kalo ngomong!! " ujar ibunya Gatot sambil mengakhiri percakapan telepon dengan Lolita.
...****************...
Meskipun Lolita bersedih hati karena harus berdebat dan adu argumen dengan ibunya Gatot. Tapi hati Lolita merasa sedikit lega karena bisa melampiaskan semua uneg-uneg dalam hatinya selama ini yang terpendam selama enam tahun. Gatot pun siuman langsung mencari Lolita. Perawat pun memberitahu Lolita bahwa Gatot sudah siuman. Lolita pun masuk ke kamar Gatot di rawat.
" Lolita?! Terimakasih ya sudah perhatian dan membawa aku ke rumah sakit" ujar Gatot sambil tersenyum.
' Aku barusan menelpon ibu kamu dan memberitahu bahwa kamu di rawat di rumah sakit ini. Sudah aku share lokasi serta kasih tahu kamu di ruangan apa dan nomer berapa. Ya udah aku pulang ya. Aku mau kerja. Orangtua kamu dalam perjalanan " ujar Lolita dengan mata yang sembab habis menangis.
" Tolong jangan pergi lagi!! Aku gak mau kamu pergi lagi Lolita!! Tetaplah disini!!" ujar Gatot sambil menggenggam tangan nya Lolita.
" Maafkan aku Gatot!! Aku gak bisa menemani kamu!! Kerjaan aku banyak di kantor butik!!" ujar Lolita berbohong.
" Tapi besok kamu akan kesini buat menjenguk aku!! Pokoknya kalo kamu enggak kesini lagi. Aku enggak mau makan dan minum obat" ujar Gatot mengancam Lolita.
" Terserah kamu!! Aku sudah gak mau ikut campur dalam hidup kamu" ujar Lolita pergi meninggalkan ruangan Gatot tanpa menengok ke belakang.
__ADS_1
...****************...
Lolita memesan ojek online menuju butiknya. Dalam perjalanan Lolita menangis sesenggukan karena merasa ibunya Gatot tidak menyukai nya dan sangat membenci Lolita. Meskipun Lolita sudah berbuat baik kepada nya.