JUST GIVE ME A REASON

JUST GIVE ME A REASON
bab 13. Kado Terindah


__ADS_3

...****************...


Lalu mereka menikmati sarapan pagi bersama di ruangan makan di rumah orangtuanya Gatot. Terlihat ibunya Gatot senang karena memakai perhiasan satu set. Kado dari Lolita dan Gatot. Perhiasan adalah hal yang paling di senangi oleh ibunya Gatot selain uang.


" Gimana Lolita?! Kamu dan Gatot sudah konsultasi ke dokter lagi untuk program hamil?!" tanya ayahnya Gatot penasaran.


" Sudah pak. Aku sudah ke dokter kandungan. Tapi nunggu bulan depan baru bisa program hamil" ujar Lolita memberitahu.


"Sudah enam tahun loh kamu dan Gatot belum juga punya anak. Mau sampai kapan kalian berdua terus?! Apa kalian gak pengen punya anak?! Terus ngapain kalian menikah kalo gak fokus memiliki anak?!" ujar ibunya Gatot berkomentar.


" Aku dan Lolita kan sudah berusaha untuk program hamil selama dua kali. Itu bukan biaya yang sedikit bu. Tolong hargai perasaan aku dan Lolita. Ini juga kami sedang berusaha untuk program hamil alternatif dengan minuman herbal" ujar Gatot membela Lolita di depan keluarga nya.


" Ya udah sih mas!! Sama orangtua kok ngomong nya ngegas begitu. Kan ibu tanya baik-baik" ujar Malika menegur gatot.


"Aku gak ngomong ngegas sama ayah dan ibu. Hanya saja aku menjelaskan apa yang telah aku dan Lolita lakukan. Jangan salahkan kami terus karena belum punya anak selama enam tahun. Dua kali jalani program hamil bayi tabung bukan hal yang sepele buat aku dan Lolita. Kamu sangat berusaha dan ikhtiar terus" ujar Gatot menjelaskan.


" Kenapa selalu aku dan mas Gatot yang di cecar terus?! Malika dan khufra gak di cecar suruh punya anak juga?! Padahal sudah tiga tahun juga menikahnya " ujar Lolita berkomentar.


" Lah kok mba Lolita begitu sih?! Ini kan ngomongin kalian bukan aku dan suamiku " ujar Malika dengan nada ketus.


...****************...


Perdebatan pun di mulai. Ketika orangtuanya Gatot mulai menyinggung soal hamil dan anak kepada Gatot dan Lolita.

__ADS_1


" Kenapa selalu aku yang di cecer harus secepatnya punya anak?! Waktu dulu aku enam bulan pernikahan sudah di bilang mandul sama ibu?! Sekarang udah enam tahun juga belum punya anak ibu dan bapak mau menjudge apalagi?! Aku gak subur dan gak ada usaha nya?!' ujar Lolita emosi.


" Ya maafkan bapak. Bukan bermaksud bikin kamu tersinggung Lolita. Hanya bapak nanya saja. Gak ada maksud apapun kok" ujar ayahnya Gatot merasa bersalah.


" Ya wajarlah ayah dan ibu nanya soal hamil dan anak. Karena mba Lolita dan mas Gatot sudah enam tahun belum punya anak juga. Mereka juga pengen punya cucu " sahut Malika ikut campur.


" Okey. Aku mengerti ayah dan ibu ingin aku dan Gatot secepatnya punya anak. Kami juga sudah berusaha dan ikhtiar. Aku sudah cek ke dokter kandungan juga. Ya memang kalo orang melakukan program hamil kaya orang makan cabe. sekarang makan terus langsung mules. Ya enggak lah. Kamu Malika ngomongin aku?! Kamu gak sadar kamu juga udah menikah selama tiga tahun. Kenapa belum punya anak juga?!" jawab Lolita sinis.


" Ya itu karena aku belum siap punya anak. Aku masih pengen pacaran sama mas khufra. Kalo punya anak ngeribetin. Gak akan bisa aku buat shopping, jalan-jalan dan menikmati waktu berduaan dengan mas khufra " ujar Malika memberitahu.


" Yakin belum siap?! Bukannya ada yang salah dalam diri kamu?! Kamu bukannya waktu itu pernah ngerasain hamil?! Karena waktu itu keadaan khufra belum punya kerjaan. Kamu sengaja ngegugurin kandungan kamu. Karena takut dengan omongan tetangga kan?! Masa baru nikah sebulan udah hamil empat bulan?!" ujar Lolita berargumen.


...****************...


Bunyi tamparan keras mengenai wajahnya Lolita. Tamparan tersebut dari tangan nya Malika. Adik bungsu dari Gatot.


" Kenapa kamu menampar aku?! Aku berkata yang sejujurnya. Itu pun aku tahu dari mulut ibu yang cerita sendiri ke aku. Sambil nangis ibu cerita katanya kamu ngegugurin kandungan karena malu takut di judge buruk oleh tetangga. Karena pikir kamu baru menikah udah lahiran aja. " ujar Lolita bercerita.


" Kenapa sih mba Lolita ikut campur dalam urusan rumah tangga aku?! Perasaan aku gak pernah ikut campur dalam urusan rumah tangga mba Lolita" ujar Malika berkomentar.


" Aku bersikap begini karena aku kesal sama kamu. Seharusnya yang biayain kamu nikah itu khufra. Kenapa jadi mas Gatot yang membiayai semua biaya nikah kamu?! Itu memang bukan kamu yang memohon. Tapi ibu yang memohon karena suami kamu gak kerja. Tapi apa balasan nya buat aku?! Aku terus saja di bully sama ibu" ujar Lolita mengeluarkan uneg-uneg dalam hati.


" Ibu gak pernah membully kamu. Ibu selalu perhatian sama kamu Lolita. Kamu jahat banget bilang ibu suka membully" ujar ibunya Gatot merasa tak bersalah.

__ADS_1


" Iya ibu gak pernah membully aku. Tapi selalu saja mempermalukan aku di depan sodara ayah dan ibu. Apalagi pas acara nikahan Malika. Waktu ibu memperkenalkan aku ke semua sodara. Ibu juga bilang bahwa kenalin nih mantu aku yang sudah lama nikah belum hamil juga. Itu pikiran dan perasaan ibu dimana ya?" ujar Lolita dengan emosi memuncak.


" Sudah sabar Lolita!! Jangan begini!! Masa ribut di acara ulang tahun ibu sih" ujar Gatot berusaha menghentikan emosi Lolita.


" Aku kurang sabar apalagi sama kamu Malika,David ,ibu dan ayah. Khufra butuh dana buat usaha toko roti nya di biayai oleh mas Gatot. Aku takut mas Gatot masih keluarga kalian. Tapi kan kami sudah berumah tangga. Setidaknya minta ijin juga sama aku. Berasa banget aku kaya gak di anggap " ujar Lolita menangis.


...****************...


Kekesalan yang memuncak akhirnya di luapkan juga Lolita di acara ulang tahun ibunya Gatot. Karena semua bermula dengan pertanyaan kapan hamil dan punya anak.


" Baru ini David yang merengek minta di belikan mobil sama mas Gatot. Bilang sama aku tabungan di rekening sampai ratusan juta. Tapi kenyataannya zonk. Gak ada segitu. Kenapa sih masih ngerong-rong mas Gatot terus?!" ujar Lolita mempertanyakan.


" Kan David juga nyicil kok. Gak minta di belikan. Aku juga nanti akan nyicil kok. Kalo untuk saat ini jujur belum ada duit" ujar David berkomentar.


" Sudahlah Lolita jangan bahas hal itu di acara ulang tahun ibu dong. Aku malu dengan sikap kamu" ujar Gatot menegur Lolita.


" Kenapa harus malu?! Kita gak minjem duit mereka. Hanya saja aku ingin mempertanyakan hal ini saja. Agar tidak jadi kesalahpahaman. Kalo Malika gak ngerasa hamil duluan ngapain juga di gugurin. Labirin dong. Itu kan anaknya khufra?! Atau takut ketahuan itu bukan anaknya khufra?!" ujar Lolita sinis.


" Jangan sok tahu deh mba Lolita soal urusan rumah tangga aku. Mending mba urus aja hidup mba sendiri tanpa mengusik hidup aku" ujar Malika berkomentar.


...****************...


Terjadi perang dingin antara Lolita dengan keluarga nya Gatot. Bukan sekali terjadi perdebatan begini. Tapi seringkali terjadi namun Lolita mencoba mengalah demi kewarasan mental nya.

__ADS_1


__ADS_2