
...****************...
Dokter Alpha selalu jadi nomer satu di hati keluarga nya Lolita. Selalu datang di saat di butuhkan bantuan. Dari zaman pacaran SMA hingga kuliah. Dokter Alpha selalu jadi kesayangan ayahnya Lolita. Namun takdir berkata lain. Mereka tak di jodohkan.
" Mau roti lolita?! Aku tadi sengaja beli roti,kue dan cemilan serta makanan buat kita semua. Soalnya Sophia tadi kasih tahu aku bahwa kamu dalam perjalanan kesini. Jadi aku beli banyak bahan makanan,kue dan cemilan juga. Serta buah kesukaan kamu ,ibu dan Sophia " ujar dokter Alpha perhatian.
" Kamu gak usah repot-repot dokter Alpha. Aku dan Sophia hanya meminta kamu untuk merawat ibuku. Bukan membeli semua yang ingin kami makan" ujar Lolita merasa tak enak hati.
" Ya elah Lolita!! Kamu kaya sama siapa aja sih?! Kan kita sudah lama berteman. Jadi wajarlah kalo dari dulu juga aku sangat perhatian sama kamu" ujar dokter Alpha sambil tersenyum.
" Jujur saja kalo kamu sebaik ini. Aku jadi merasa bersalah sama kamu dokter Alpha. " ujar Lolita meneteskan air mata.
" Aku masih ingat jelas waktu itu sebelum ayahmu meninggal dunia. Sempat berpesan sama aku bahwa ayah kamu menitipkan ibu,Sophia serta kamu Lolita sama aku. Jadi aku sudah berkewajiban untuk bertanggung jawab atas amanah yang di berikan ayah kamu sebelum meninggal dunia" ujar dokter Alpha bercerita.
" Sudah stop dokter Alpha!! Jangan di ceritakan lagi!! Mendengar cerita kamu membuat sesak dalam hatiku" ujar Lolita yang menangis.
" Eh maaf Lolita!! Aku tak bermaksud untuk membuat kamu menjadi menangis!! Hanya saja aku merasa bertanggung jawab atas kalian semua. Aku gak mau menyesal karena tak bisa memegang tanggung jawab dan amanah dari ayah kamu" ujar dokter Alpha menjelaskan.
" Sudahlah dokter Alpha jangan bahas almarhum ayahku!! Nanti mba Lolita bisa ngedrop!! Bahas dan membicarakan tentang hal lain aja. Soalnya mba Lolita mulai banyak pikiran apalagi saat ibu sedang sakit " ujar Sophia menghentikan perdebatan antara dokter Alpha dengan Lolita.
...****************...
Melihat raut wajah Lolita yang sangat pucat dan tak seceria dulu. Dokter Alpha merasa kasihan dan bersalah karena tak bisa membuat Lolita tersenyum kembali.
" Mba akan menginap disini ya. Agar bisa merawat dan menjaga ibu. Sophia sebaiknya kamu fokus skripsi buat wisuda nanti. Jangan khawatir kan kondisi kesehatan ibu" ujar Lolita memberitahu.
__ADS_1
" Tidak mba Lolita!! Aku gak mau membebani mba Lolita!! Soalnya mba Lolita kan sudah menikah!! Takut nanti mba Lolita pasti di cariin oleh mas Gatot!! Kalo masalah ibu. Aku sudah meminta bibi Tika besok kesini untuk merawat ibu sampai sembuh. Kan pas banget bibi Tika sedang menganggur" ujar Sophia bercerita.
" Seriusan bibi Tika mau mengurus ibu sampai sembuh total?!" tanya Lolita penasaran.
" Ya beneran. Kalo gak percaya bisa baca bukti WhatsApp dari bibi Tika nih" ujar Sophia sambil menunjukkan bukti chat WhatsApp dengan bibi Tika.
" Okelah kalo begitu. Kalo masalah biaya gaji dan keperluan di rumah bilang mba ya. Nanti mba transfer buat biaya kebutuhan kamu ,ibu dan bibi Tika" ujar Lolita perhatian.
" Ya mba. Terimakasih banyak atas perhatian dan sayang nya sama aku dan ibu. Meskipun rumah kita jauh. Tapi mba Lolita selalu memprioritaskan keluarga kita" ujar Sophia memuji Lolita.
" Nah Sophia. Kamu kan belum menikah. Harus banyak belajar sama mba Lolita. Biar kamu bisa jadi anak dan menantu idaman" ujar dokter Alpha berkomentar.
" Ya pasti mas alpha. Mba Lolita itu bukan hanya kakak buat aku. Tapi juga panutan buat aku" ujar Sophia menjelaskan.
...****************...
" Aku boleh tanya sesuatu mas alpha?!" tanya Sophia sambil menikmati sarapan pagi.
" Ya tentu boleh dong. Silahkan tanya aja?!" ujar dokter Alpha sangat ramah.
" Mas alpha punya pacar?!" tanya Sophia penasaran.
" Kenapa kamu tanya hal itu?! Apa itu salah satu request nya Lolita ya?! Pengen tahu status aku ya?!" ujar dokter Alpha berkomentar.
" Hahaha.. jangan gila kamu alpha. Aku ngapain mau nanya kamu udah punya pacar atau belum. Paling aku yang mau nanya kapan kamu akan memberikan aku undangan pernikahan?!" ujar Lolita meledek dokter Alpha.
__ADS_1
" Wah parah banget kamu Lolita dan Sophia nanya hal pribadi sama aku. Baiklah akan aku jawab kalo kalian penasaran. Aku belum memiliki pacar. Dan kapan aku akan ngasih undangan pernikahan. Aku sedang menunggu Lolita cerai dengan Gatot tanpa harus merusak pernikahan mereka. Hahaha.." ujar dokter Alpha sambil tertawa terbahak-bahak.
" Astaghfirullah!! Amit-amit jabang bayi!! Jangan sampai hal itu terjadi. Gak akan ada yang mau berpisah dengan pasangan hidupnya" ujar Lolita agak kesal dengan jawabannya dokter Alpha.
" Emang susah kalo nanya sama mas alpha. Pasti jawabannya otomatis ngawur" ujar Sophia geleng-geleng kepala.
...****************...
Suasana yang tadi tegang karena membahas soal almarhum ayahnya Lolita. Kini berubah menjadi senyuman dan tertawa yang tumpah ruah dari wajahnya Sophia dan Lolita. Malam hari pun tiba. Tak terasa waktu berlalu dengan cepat. Lolita masih rindu dengan keluarganya.
" Rasanya aku masih betah buat disini ya. Aku pengen nginep aja ya. Biar aku gak khawatir soal keadaan kesehatan ibu" ujar Lolita memberitahu.
" Ih gak boleh begitu mba Lolita. Harus minta ijin dulu sama mas Gatot. Kalo mas Gatot kasih ijin. Baru deh aku kasih ijin. Karena istri wajib minta ijin sama suaminya" ujar Sophia menasehati.
" Benar yang di katakan oleh Sophia.Kamu Lolita harus minta ijin sama Gatot dulu. Kalo Gatot udah kasih ijin alias ACC. Baru deh kamu bisa menginap sesuai perjanjian dengan Gatot. Karena mau gimana pun kamu berkewajiban mengurus suami juga" ujar dokter Alpha menasehati Lolita juga.
" Ih kok pada kompak menyuruh aku buat minta ijin sama Gatot sih. Kenapa gak kalian aja yang minta ijin atas nama aku" ujar Lolita merasa kesal.
" Kenapa?! Kamu takut meminta ijin sama Gatot ya Lolita?! Takut Gatot gak ngasih ijin?! Kalo kamu gak berani ngomong sama Gatot?! Biar aku saja. Mana sini nomer handphone nya" ujar dokter Alpha merasa tertantang.
" Aku gak takut jika meminta ijin sama gatot. Hanya saja aku sedang males berkomunikasi dengan Gatot" ujar Lolita menjelaskan.
...****************...
Mendengar ucapan Lolita yang sedang males berkomunikasi dengan Gatot. Menjadi suatu jawaban buat dokter Alpha untuk tidak bertanya-tanya lagi. Karena dari ucapan tersebut terdengar mereka sedang mengalami masalah. sehingga tak saling berkomunikasi.
__ADS_1