
...***************...
Mendengar ucapan Lolita yang sedang males berkomunikasi dengan Gatot. Menjadi suatu jawaban buat dokter Alpha untuk tidak bertanya-tanya lagi. Karena dari ucapan tersebut terdengar mereka sedang mengalami masalah. sehingga tak saling berkomunikasi.
" Ini sudah larut malam mba Lolita. Mau aku antarkan pulang?!" ujar Sophian menawarkan diri.
" Gak usah repot-repot Sophia. Mba bisa memesan aplikasi ojek online" ujar Lolita memberitahu.
" Jangan begitu Lolita. Tengah malam begini naik ojek online. Takut terjadi tindak kriminal. Apalagi kamu cantik. Takut nanti drivernya tergoda melihat kamu. Aku saja yang mengantarkan Lolita pulang. Sophia kamu di rumah saja tolong bantu jaga ibu ya" ujar dokter Alpha memberikan perintah.
" Baiklah mas Alpha. Aku akan di rumah menjaga ibu. Ya udah mba Lolita mau ya di antarkan oleh mas alpha. Jauh lebih aman di bandingkan sama aku" ujar Sophia memberitahu.
" Tapi aku merasa gak enak hati kalo di antar oleh dokter Alpha. Nanti jadi menganggu waktu istirahat nya" ujar Lolita mencari alasan.
" Santai aja Lolita. Aku sudah terbiasa untuk begadang. Habis mengantarkan kamu pulang ke rumah kamu. Aku pasti langsung tidur disini untuk bisa merawat dan menjaga ibumu" ujar dokter Alpha berkomentar.
...****************...
Akhirnya dengan berat hati. Lolita mau di antarkan oleh dokter Alpha. Karena merasa dokter Alpha banyak perhatian kepada ibunya dan keluarga nya. Jadi Lolita ingin sedikit membalas kebaikan dokter Alpha.
" Baiklah kalo memaksa. Mba pamit dulu ya Sophia. Besok pulang kerja mba mampir kesini lagi ya" ujar Lolita memberitahu.
" Ya mba. Hati-hati di jalan. Gak usah kasih kabar nyampe rumah. Langsung istirahat aja ya" ujar Sophia sambil mencium punggung tangannya Lolita.
" Ya. Mba pamit pulang ya. Kalo butuh obat atau biaya. Kasih kabar mba ya Sophia" ujar Lolita sambil meninggalkan rumah ibunya.
" Aku antar mba Lolita dulu ya. Kalo ada yang pengen kamu beli bisa nitip aku ya Sophia. Mumpung aku akan keluar mengantar kan mba Lolita" ujar dokter Alpha berkomentar.
" Enggak ada kok mas alpha. Ya udah hati-hati di jalan ya. Tolong jaga dan lindungi mba Lolita sampai rumah nya. Aku percaya sama mas alpha " ujar Sophia berpesan.
" Siap Sophia." ujar dokter Alpha meninggalkan rumah orangtuanya lolita dengan mobil nya.
__ADS_1
...****************...
Dalam perjalanan pulang menuju rumahnya Lolita dan Gatot. Lolita dan Alpha masih diam membisu. Seakan mereka canggung mau berkata apa.
" Langsung istirahat ya Lolita kalo sampai rumah. " ujar dokter Alpha memberitahu.
" Ya siap" ujar Lolita sambil mengangguk kepala nya.
" Nomer handphone kamu masih sama atau sudah ganti?!" tanya dokter Alpha penasaran.
" Nomer handphone aku masih sama. Gak ganti kok. Ada apa ya?!' jawab Lolita santai.
" Aku masih boleh berkomunikasi sama kamu kan. Meskipun kamu sudah menikah?!" tanya dokter Alpha penuh kecemasan.
" Kalo komunikasi perihal kesehatan ibu ku ya tak apa-apa. Tapi kalo selain itu maaf gak akan aku balas." ujar Lolita menjelaskan.
" Ya aku akan komunikasi soal kesehatan ibu kamu. Kalo selain itu aku juga memahami perasaan kamu dan Gatot. Aku takkan menganggu apalagi merusak hubungan rumah tangga kalian" ujar dokter Alpha berkomentar.
" Oke. Aku terima alasan begitu. Tapi kalo ada hal yang menyimpang selain dari kesehatan ibu aku. Maaf kemungkinan aku akan blokir nomor handphone kamu" ujar Lolita tegas.
...****************...
" Astaghfirullah!!" teriak Lolita saat lampu ruangan tamu menyala.
" Kamu dari mana?! Jam segini baru pulang?!" tanya Gatot penasaran.
" Aku baru pulang dari meeting bersama klien" ujar Lolita berbohong.
" Yakin kamu meeting sama klien?! Bukanya jalan-jalan sama bestie ya?!' ujar Gatot meledek Lolita.
" Iya yakin dong. Enggak. Aku gak ketemu bestie. Aku fokus cari uang hari ini" ujar Lolita mengarang cerita.
__ADS_1
" Yakin nih?! Soalnya aku tanya Sarah katanya seharian kamu gak ke butik dari pagi sampai sore. Dan pertemuan dengan klien juga kamu pending" ujar Gatot bercerita.
" Oh jadi kamu lebih percaya dengan ucapan Sarah di bandingkan aku sebagai istri kamu?! Hari ini emang sengaja aku gak bilang meeting klien di luar. Soalnya aku tahu pasti kamu bakalan nanya ke sarah. Soal ketemu klien yang di pending itu karena klien sedang sakit dan selebihnya mereka belum dapat cuti nikah" ujar Lolita menjelaskan.
" Masa ketemu klien sampai larut malam begini sih?! Kamu ketemu klien atau ketemu yang lain?!" ujar Gatot yang mulai curiga.
...****************...
Mata Lolita sudah lima Watt. Rasanya pengen istirahat. Tapi Gatot selalu introgerasi jika Lolita tak berikan kabar kepada nya.
" Ya terserah kamu deh!! Mau percaya sama Sarah juga enggak apa-apa. Aku gak maksa kamu buat percaya sama aku!! Sudah ya!! Aku sangat lelah hari ini" ujar Lolita dengan wajah pucatnya.
" Jangan istirahat dulu!! Aku belum selesai ngomong!!" ujar Gatot sambil menarik tangan nya Lolita dengan kasar.
" Mau ada apalagi sih mas?! Kalo mau membahasnya besok aja!! Aku beneran sangat capek dan lelah banget" ujar Lolita memberitahu.
" Kenapa sih kamu kalo aku ajak ngobrol selalu alasan capek dan lelah Mulu?! Kalo bisa di bilang kerjaan juga aku yang sangat capek di bandingkan kamu. " ujar Gatot berkomentar.
" Hemmmmm.. iya kami kerjanya jauh lebih capek daripada aku. Dan aku hanya yang suka jalan-jalan sambil meeting sama klien doang. Jadi gak wajar ya kalo aku mengeluh " ujar Lolita masih merasa sabar.
" Kamu gak habis ketemu sama pria lain kan?!" tanya Gatot penasaran.
" Kamu sudah gila ya mas?! Bisa berpikiran negatif begitu. Aku gak segila itu" ujar Lolita kesal.
" Aku hanya nanya aja. Tapi kenapa kamu jadi sewot banget " ujar Gatot ketus.
" Istri mana yang gak sewot. Saat aku kerja. Buat bantu ekonomi kita. Malah kamu fitnah aku ketemu sama pria lain. Mana mungkin aku melakukan hal itu. Aku ingat komitmen dalam pernikahan. Dan gak akan pernah merusaknya " ujar Lolita menjelaskan.
" Oke. Bagus lah kalo kamu tahu kewajiban kamu sebagai istri. Selain beberes rumah, masak dan mencari kerja. Ingat aku akan selalu mengawasi kamu " ujar Gatot mengancam.
" Terserah lah kamu mau ngomong apa?! Aku males berdebat dan males ribut. Karena aku sangat lelah sekali hari ini" ujar Lolita sambil masuk ke kamar tidur nya.
__ADS_1
...****************...
Lolita memilih untuk beristirahat. Daripada berdebat hebat dengan gatot. Karena menurut Lolita berdebat dengan Gatot hanya akan membuang banyak energi. Toh percuma juga ngejelasin apa yang telah terjadi. Toh Gatot lebih percaya dengan ucapan Sarah, asisten butiknya Lolita.