Kami Ini Villian

Kami Ini Villian
40


__ADS_3

Kembali Ke aula yang kacau, semua Ilmuwan langsung melarikan diri Penjahat datang. Beberapa dari mereka terlihat berdiri melawan Wrath yang sedang mencekik juri. Ilmuwan yang menatap Sinful Wrath mengeluarkan tatapan marah dan bahkan tatapn tersebut terasa sampai Sekretaris dan Leader.


“Kau tidak tahu tempat, dasar penjahat rendahan.”


“Kau tidak tahu bahwa pahlawan pedang Eropal ada disini.”


Mereka semua terus menatap kejam Wrath, tetapi Wrath sendiri tidak gemetar dia malah kesenangan karena ditatap seperti itu.


“Dia tidak akan datang loh.”


Semua orang tetap berteriak tentang Pahlawna pedang Eropal bakal datang. Tetapi tidak terlihat ada kabar bahwa Eropal tidak akan datang.


“Si pedang itu sibuk melawan anak buahku. Selama 5 menit kedepan sudah dipastikan dia tidak akan datang.”


Tentu bagi para Ilmuwan yang tahu tentang ucapan Wrath paham bahwa 5 menit adalah waktu dia bisa melakukan dengan bebas.


“Eropal pasti datang dengan segera.”


Para Ilmuwan benar-benar menaruh harapan pada Eropal. Meskipun mereka tahu bahwa pahlawan pasti ada untuk datang untuk menahan Wrath.


“Semua pahlawan sudah ku atasi, sekarang hanya kalian saja. Apa kalian tidak berpikir, event sebesar ini penjahat seperti diriku bisa masuk dan mengacau seperti ini. Berarti Pahlawan tidak ada disini, atau pahlawan sudah tidak ada yang disini.”


Semua Ilmuwan terlihat langsung menggunakan HP dan segala media penghubung untuk memanggil pahlawan terdekat, tetapi tidak ada jawaban dari mereka.


“Percuma-percuma, Pahlawan sedang sibuk dengan urusan lain.”


Wrath langsung kembali ke orang yang dia cekik.


“Yosh mari selesai sekarang juga.”


Orang juri yang sedang marah terlihat langsung mengeriput layaknya seluruh darah dalam tubuhnya dihisap.


Keanehan terjadi bahwa bukan orang tersebut yang mengkerut, tetapi orang-orang sekitar langsung mengalami kejadian yang sama. Beberapa orang terlihat menjadi kurus dan keriput layaknya dihisap seluruh daging oleh sesuatu yang tidak terlihat.


Sebuah tembakan plasma langsung mengarah pada Wrath yang sedang mencekik Juri. Plasma yang benar-benar besar layaknya sebuah mobil yang siap menabrak Wrath.


“Cih pengganggu.”


Wrath langsung menahan tembakan tersebut dengan jasad kering dari Juri.


:Ledakan besar langsung membuat kehebohan dan membuat seluruh ruangan penuh dengan debu. Tetapi tidak ad yang terluka karena semua pengunjung dilindungi oleh sebuah perisai tak terlihat.


“Benar-benar mengganggu saja.”


“Uhkkss. Apa tenggorokanku?


Wrath yang menapak pada tanah langsung menggenggam tenggorokannya karena suatu yang tidak terlihat dia bahkan terlihat sangat sulit bernapas karena tenggorokan tertekan oleh sebuah kekuatan yang tidak terlihat, bahkan tidak merasakan energi yang menekan tenggorokan.


“Sial, ada pahlawan lain kah? UHhkss.” Nafas dia makin sulit akan sesuatu yang tidak terlihat.


“Leader!”


“Kesombongan mu luar biasa, tetapi jangan menunjukan itu dihadapkan kami.”


Disekeliling Wrath langsung terlihat sebuah balok kaca yang terus mendekat dan terus mendesak pada Warth. Layaknya sebuah dinding jebakan pada sebuah dungeon yang bisa membunuh seseorang jika tetap dia.

__ADS_1


Warth yang tidak bisa bergerak karena tenggorokan dia tercekik oleh sesuatu. Dia bahkan mulai terbang dengan kekuatan yang tidak terlihat bahkan dia tidak bisa melawan kekuatan tersebut.


“Sialan, ini di luar rencana? Aku salah mengukur kekuatan ini.” Wrath terlihat sangat serius


“Tetapi untukku sesuai Rencana.” Sekretaris langsung muncul dengan topeng dan mulai mendekat pada Wrath.


“Siapa kau ini?”


“Tidak penting, tapi akan kami adalah TPL.”


Wrath yang dikurung oleh tembok tak terlihat milik Leader benar-benar menyombongkan posisi dirinya dari Wrath yang merupakan ancaman dunia. Dia terlihat benar-benar memiliki pengalaman untuk menangkap penjahat sekelas Wrath.


“TPL, penjahat yang sedang naik daun itu?”


“Benar, kau mengetahui kami.”


“Kenapa kau ingin menangkapku. Bahkan kepalaku masih belum berharga loh.”


“Tentu permintaan dia.”


“Dia siapa?”


“Orang paling mengancam Muka bumi ini, Si Putih.”


“Dia kah. Si Putih sialan itu benar-benar lebih sulit diatasi. Dia tidak turun tapi orang yang dimintanya benar-benar merepotkan.”


Sekretaris langsung menselfi dengan Warth yang sedang dikurung. Sekretaris berpose serius dan memberi senyuman pada Kamera tetapi Wrath yang sedang kesal hanya bisa menggerutu kesal.


“Kenapa kau tidak berusaha kabur dengan kekuatanmu?”


“Kekuatan seperti itu tidak akan berhasil loh.”


“Benar, tetapi bagaimana jika aku memiliki kekuatan Si Putih.”


“Menurut Tidak akan, karena kau tidak akan memilikinya.”


“Leader tekan lebih keras.”


“Tunggu kenapa aku yang disuruh.” Leader yang sadar posisi terbalik.


Penjara kecil dari Leader terus menekan dan membuat Wrath berusahan menahan agar dia tidak tertekan dan hancur.


Sebuah pilar cahaya besar langsung menyinari langit, cahaya yang menebus langit dan awan langsung menyinari langit. Semua orang sadar akan cahaya tersebut, dan semua orang termasuk Wrath sadar bahwa Cahaya tersebut merupakan cahaya dari kekuatan Pahlawan pedang Eropal.


“Sial dia sudah kalah kah. Pertama mari lihat misi dia berhasil atau tidak.”


Ketika semua orang yang fokus melihat cahaya yang menembus langit. Wrath langsung mengeluarkan selembar kertas dari saku celananya. Sebuah Kertas yang penuh dengan lukisan mantra dengan pola aneh.


“Tidak akan kubiarkan.”


Ilmuwan yang menggunakan kekuatan Telekinesis langsung menahan tangan Wrath. Dia tidak perlu menembus perisai tak terlihat Leader karena kekuatan Sekretaris langsung pada Wrath. Selama terlihat, terdengar, dan dirasakan oleh Sekretaris berarti dia bisa menggunakan telekinesisnya.


“Cih.”


Wrath terus memaksakan diri untuk menggunakan kertas tersebut. Tangan dia benar-benar terus mengangkat tangan yang menggenggam kertas tersebut.

__ADS_1


Perisai Leader juga semakin sempit dan semakin mendesak seluruh tubuh Wrath saling menempel. Semua keadaan bagi Wrath benar-benar keberadaan paling bahaya karena bisa saja dia terbunuh.


Wajah Wrath terlihat tertekan dan tidak bisa melawan Leader dan Sekretaris. Kekuatan dia juga masih belum terlihat aktif, atau tidak bisa mengaktifkan karena keadaan yang didesak oleh mereka berdua.


“Menyerah saja.”


“Hehehe tentu saja tidak.”


Seketika seluruh tubuh Wrath bercahaya.


“Sial dia menggunakan Teleportasi.”


Cahaya tersebut langsung bersinar dan ketika cahaya redup Wrath sudah menghilang. Tidak terlihat seseorang dibalik penjara tak terlihat milik Leader. Sekarang hanya ada udara kosong dan pemandangan kekosongan.


“Cih, kenapa dia bisa kabur padahal seharus kertas tersebut tidak aktif.”


“Itu simple loh. Kertas tadi adalah kertas teleportasi, biasanya mengeluarkan mendekati Dada beberapa bagian. Karena kekuatanmu Leader yang memaksa seluruh tubuh mendekat, jadi persyaratannya terpenuhi.”


“Begitukah.” Leader terlihat bodoh soal seperti ini,


“Baiklah, mari akhiri saja sampai sini.”


“Benar.”


Semua Ilmuwan langsung menatap mereka berdua yang telah mengalahkan Wrath dan memukul mundur. Mereka bingung untuk bereaksi apa, pada akhirnya mereka hanya bisa diam dan melihat.


Tidak lama kemudian para pahlawan datang dengan perlengkapan penuh. Setiap pahlawan sudah siap menggunakan kekuatan mereka dari sihir, teknologi, energi, dan bahkan hanya bermodal nekat.


“Kalian para Penjahat yang telah mengacaukan acara besar ini. Cepat serahkan diri kalian.”


“Kami tidak akan membunuh kalian.”


Para pahlawan yang percaya diri bisa mengalahkan Sekretaris, Leader, dan Robot TPL. mereka juga sudah terlihat percaya diri bahwa Mereka bertiga lah yang membuat kekacauan dan bahkan bukan Wrath yang mengacau.


Ilmuwan yang kebingungan untuk membela siapa hanya bisa diam dan menatap Sekretaris dan Leader keadaan abu-abu benar-benar terlihat di mata mereka. Apa penjahat harus dilepaskan atau ditangkap. Melihat rekam jejak TPL yang hanya melakukan kejahatan benar-benar terlihat kecil setelah menyelamatkan ratusan ilmuwan, dan bahkan ribuan orang yang sedang ada acara besar. Bahkan menyelamatkan acara yang dilakukan 1 tahun sekali.


“Wahahaha, kalian datang terlambat. Urusan sudah selesai.” Leader langsung angkat suara.


“Ahh. baiklah, target sudah dibunuh.” Sekretaris mengambil jasad juri yang dibunuh oleh Wrath.


“Selamat tinggal. Kita akan bertemu lagi, jadi persiapkan.”


Cahaya tidak asing muncul pada perut dan punggu Sekretaris. Sebuah cahaya yang merupakan tanda Kroco 3 siap menteleportasi pulang mereka bertiga.


“Jangan biarkan mereka kabur.”


“Percuma.”


Semua pahlawan langsung ditahan oleh sebuah perisai tak terlihat dan mereka tidak bisa menembus perisai tersebut.


“Hahahah, benar-benar pekerjaan yang mudah.”


“Sial”


Para ilmuwan yang tahu kejadian hanya bisa diam, dan melihat semua kejahatan Wrath dilemparkan pada mereka bertiga. Segala tindakan pembunuhan massal dilempar pada seorang yang menyelamatkan orang. Benar-benar sesuatu yang menyayat pikiran dan hati mereka.

__ADS_1


Semua pahlawan hanya datang dan membiarkan pahlawan yang menyelamatkan mereka kabur atas tuduhan palsu.


__ADS_2