Keira Or Agatha

Keira Or Agatha
Chapter 15


__ADS_3

𝐇𝐚𝐩𝐩𝐲 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐢𝐧𝐠...


___________


Hari Minggu , hari yg paling ditunggu tunggu semua orang. Begitu juga dengan Keira. Ia masih asik bergelung selimut padahal sudah pukul 10.Devan yg sudah bangun dari tadi bingung kenapa adeknya itu masih asik didalam kamar.


Dengan hati hati cowo itu masuk kedalam kamar Agatha yg kebetulan pintunya tak dikunci.


"Kebo juga nih bocah kalau tidur" gumam Devan melihat posisi tidur adiknya yg kurang elit.


Devan mendudukkan bokongnya di dekat Keira. Mengelus surai rambut adiknya dengan lembut. Ia tersenyum tipis.


"Eh kok gue jadi aneh gini sih" gumamnya yg tersadar dari perbuatannya lalu keluar kamar dengan perasaan yg campur aduk kek adonan.


Sebenarnya Keira sudah bangun sejak Devan masuk kedalam kamarnya. Tapi karena ingin tau apa yg diperbuat Devan Keira lebih memilih pura pura tidur saja.Ia juga tau kalau Devan mengelus surai rambutnya.


"Dasar gengsian" ucap Keira lirih.


Dengan segera Keira bangun dari tempat tidurnya , dan membasuh mukanya tanpa mandi karena masih cantik terus hidup itu harus berhemat air.Keira keluar dari kamarnya .


"Pada kemana sih sepi banget" monolog Keira . Dari tadi ia tak tau dimana keberadaan mama papa dan Abang nya itu.


"Eh Bi sini deh?" Panggil Keira kepada Bi Jum salah satu pekerja rumah disini.


"Eh iya ada apa non?" Ucapnya.


"Ini semua orang pada kemana sih bi?" Tanya Keira


"Oh si tuan ama nyonya sedang ada urusan mendadak di kantor non kalau aden teh baru aja keluar rumah" ucap Bi Jum.


"Oh oke deh bi."


Keira ke meja makan di sana masih ada nasi goreng.Karena lapar Keira pun memakannya dari pada nanti dibuang.


Ting tong


"Ck ganggu orang makan aja" decak Keira lalu kedepan membuka pintu.


Cklekk


Baru saja membuka pintu Keira sudah melihat ke 5 orang yg menyengir kecuali satu orang yg stay cool.Mereka tak lain Alan dkk. Padahal baru saja kenal dan bertemu namun rasanya sudah berabad abad kenal saja.


"Mau ngapain?" Tanya Keira menatap datar mereka karena mengganggu acara sarapannya.


"Hehe mau main" cengir Nathan.


"Ada Abang Lo ga?" Tanya Satya.


"Ga ada" singkat Keira.


Mendengar jawaban Keira Mereka nyelonong masuk kedalam tanpa disuruh dan duduk di sofa .Keira berkacak pinggang melihat ke mereka.

__ADS_1


"Sebenernya pada mau ngapain sih"


"Kita tuh cuman mau numpang ngadem doang ko Ta" ucap Gerald santai .


"Iya Ta sekali kali kita main kesini mumpung ga ada Abang Lo" ujar Raja.


"Hm" dehem Alan lalu seenak jidat mengambil remote Tv dan menghidupkannya.


"Ck nyusahin" decak Keira lalu mengambil sarapannya tadi.


"Weh Ta , Lo makan kok ga bagi bagi sih" ucap Gerald.


"Kita juga maulah Ta" kata Nathan.


"Ambil cemilan di kulkas aja. Ini mau gue makan" ucap Keira kesal karena mereka seenak jidatnya mencomoti lauk pauknya.


"ASIK" pekik Gerald dan Nathan.


" AMBIL YG BANYAK RALD" teriak Satya kepada Gerald.


" SAMA MINUMNYA" tambah Raja ikut ikutan teriak.


Tuk


Tuk


"Ga usah teriak ogeb" ucap Alan dan Keira barengan disertai lemparan remote dari Alan dan sendok dari Keira.


"Gila. Banyak banget Lo ambilnya" ujar Raja melihat Gerald dan Nathan membawa banyak cemilan.


"Lah tadi katanya suruh bawa banyak , ya gue bawa semua lah" ucap Gerald santai.


"Lah terus minumnya mana?" Tanya Satya


"Oh nanti ada yg bawa" jawab Nathan.


"Ck ini tuh yg punya rumah siapa sih" kesal Keira karena sikap mereka yg seenak jidatnya.


"Diem deh. Lanjutin aja makan Lo" ucap Alan datar.


"Ckkk"


"Inwi nwuantwi lwo hwarus bweresin swendwiri" ucap Keira tak jelas karena mulutnya penuh nasi gorengnya.


"Ngomong apa lo" tanya Satya


"Telen dulu" nasehat Alan.


"Ih. Ini nanti Lo harus beresin sendiri" ucap Keira lagi karena kita ruang tamu yg ditempati mereka berserakan bungkus bungkus makanan.


"Iya lah Ta gampang itu mah" kata Raja

__ADS_1


"Ada PS ga Ta?"  Tanya Gerald


"Ada" singkat Keira


"Dimana ta" tanya Nathan semangat mendengar kata PS.


"Ye gitu aja semangat" cibir Satya.


"Dikamar gue" jawab Keira.


"Ambilin lah Ta. Masa kita suruh masuk ke dalam kamar cewe sih"  ucap Gerald.


"Ck bentar" decak Keira lalu mengembalikan piring makannya tadi.


"Gue bantu" ucap Alan datar lalu ikut ke dalam kamar Keira.


"AWAS BOS !! NANTI KEBABLASAN!" teriak Raja.


"****" umpat Alan dan Keira .


"BWAHAHAHHAHAHAHA" tawa mereka pecah.


Tak lama kemudian datanglah Keira dan Alan yg membawa PS.


" Woy akhirnya dateng juga Lo pada. Habis ngapain dulu tadi" goda Satya.


"Hayooo ngpain tuh" ucap Gerald ikut ikutan menggoda Keira dan Alan.


"Berisik" ucap keduanya dingin.


"Heheh damai" ucap Gerald.


" Buru dah mainya gue ga sabar nih ngalahin Lo pada" kata Nathan semangat 45.


"Yee kambing. Ga usah sombong Lo gue kalahin tau rasa Lo" ucap Raja.


"Ck pada gausah rebutan pemenang karena pasti gue lah yg menang" ucap Satya.


"Ck beruan ayo main" ajak Nathan.


"Lo ga ikut Lan" lanjutnya kepada Alan yg asik main ponsel.


"Gak" singkat Alan.


Mereka bermain PS dengan anteng sesekali berteriak heboh sedangkan Alan asik main ponsel sambil tiduran dipaha Keira yg dari tadi ngemil. Dan Keira juga tak masalah Alan tiduran dipahanya.


Ceklek


Pintu ada yg membuka namun mereka tak menyadarinya.


"Ngapain Lo semua?" Ucap seseorang diambang pintu menatap dingin ke arah Alan dkk dan Keira

__ADS_1


______________


__ADS_2