Keira Or Agatha

Keira Or Agatha
Chapter 47


__ADS_3

π‡πšπ©π©π² π‘πžπšππ’π§π ...


"REY, DEV ARESA DIBULLY!!" Teriak orang itu sambil menatap Rey dan Devan cemas.


"APA!!" Bukan Devan dan Rey yang kaget melainkan teman temannya.


Devan dan Rey hanya cuek bodo amat mendengarnya bahkan mereka malas menanggapi.


"Halah drama" gumam Rey tapi dapat didengar semua orang dikelas. Berarti bukan bergumam dong??


"Kok Lo santai aja sih!!" Kesal leo karena Devan dan Rey tak segera menolong Aresa yang katanya dibully.


"Lah urusannya sama gue apa?" Sinis Devan


"Bukannya Lo abangnya ya!" Kesal Arkan.


"Ga sudi gue, dulu gue emang abangnya tuh monyet tapi itu khilaf and sekarang gue udah tobat ya sama tuh monyet!" Ucap Devan datar membuat Arkan Leo dan Kenan terkejut bahkan semua orang dikelas terkejut kecuali Alan dkk dan Keira tentunya.


"Ck mending kita susul deh!" Geram Kenan dan menarik Devan dan Rey menuju Aresa dibully lebih tepatnya di tengah lapangan yaiyalah masa di tengah jalan raya yang ada ditabrak kaliπŸ˜‘


"Ck ngerepotin!" Decak Rey malas.


"Wah ada drama nih liat yok!" Ujar Raja antusias.


"Wajah gas lahhh" seru Gerald


Raja dan Gerald berlari keluar kelas duluan sedangkan Keira Alan Satya dan Nathan hanya mengikuti mereka malas.


Tengah Monas eh lapangan maksudnya...


Semua siswa siswi menonton acara live secara langsung dengan antusias bahkan para guru juga ikut menonton dimana si Aresa lugu lugu monyet dibully oleh Agatha queen bully.


Byurrr


Dengan senang hati Agatha mengguyur muka Aresa dengan air keras yang dibawa Aresa tadi sehingga muka Aresa melepuh.


"ARGHHH SAKIT ANJING!!" teriak Aresa kesakitan


"BWAHAHAHA emang enak senjata makan tuan hahaha!!" Tawa Agatha senang bahkan semua meringis melihat wajah Aresa yang melepuh.


"Hiks hiks sakit arghhhh muka ku" racau Aresa.


"Anjing!!! Seharusnya kan aku yang mengguyur Agatha dengan air keras itu sialan!" Batin Aresa kesal.


"Utututu kasian ya monyetnya" sinis Agatha.


Flashback on


Aresa dengan santainya membawa sebotol air keras yang ia bawa dari laboratorium IPA.


"Hemmm dengan air ini aku bisa membuat wajah cantik Agatha menjadi rusak biar kaya babi haha!" Batin Aresa jahat .


Rencananya ia akan senang sengaja mengguyur wajah cantik Agatha dengan air keras yang ia bawa.


Entah itu keberuntungan atau apa Aresa melihat Agatha yang berjalan ke dalam kelas.


"AGATHA" teriak Aresa kencang membuat Agatha menoleh kearah Aresa.


"Eh...mb Kunti manggil saya?" Tanya Agatha sok polos membuat orang orang yang berlalu lalang tertawa.


"Ck" decak Aresa. Lalu melangkah kearah Agatha dan...


Byurrr


Aresa menumpahkan air keras yang dibawanya kearah Agatha tapi hasilnya...


Nihil


Agatha dapat menghindari guyuran itu.


"Mau apa sih Lo!" Sentak Agatha untung saja ia tak terkena air itu.


"Cuman nyiram kamu pakek air keras dong ups!" Bodoh Aresa malah berkata jujur terhadap Agatha.


"Bodoh!! Kok aku malah ngomong sih!" Batin Aresa meruntuki dirinya.


Namanya otak monyet lah mana tauπŸ˜­πŸ‘Š


"Oh gitu ya.." seringai Agatha


Dengan cepat Agatha menarik tangan Aresa menuju tengah lapangan tapi sebelum itu,


"Woy Lo ambilin air keras di lab!" Ucap Agatha kesalahan satu orang entah siapa.


"Kamu mau apaansih!!" Ucap Aresa kesal karena tangan nya ditarik ke tengah lapangan!


"Monyet diem!" Sentak Agatha membuat Aresa menciut.


Sesampai ditengah lapangan Agatha menjatuhkan Aresa dengan tak elit.


"Awww" ringis Aresa.


"Lo mending duduk cantik dulu deh!" Suruh Agatha

__ADS_1


Agatha menghembuskan nafas lalu


"WOYYY PARA PENGHUNI KUBUR!!!KESINI LO PADA!" teriak Agatha membuat semua orang berkumpul termasuk guru.


Seorang siswi maju lalu memberikan air keras ke Agatha.


"Thanks!" Ucap Agatha dan siswi itu mengangguk dan pergi.


"Gue bakal buat wajah Lo jadi lebih cantik!" Ucap Agatha sinis kepada Aresa.


"Mau apa kamu!" Tantang Aresa walaupun badannya gemetaran!


"Monyet Kunti mending diem dulu" ucap Agatha tersenyum.


Flashback off


Rey Devan Keira dan Alan dkk menatap pemandangan lapangan dengan datar. Berbeda dengan teman teman Rey.


"Jadi pengen ikut bully deh!" Ucap Keira tak waras emang tapi tak apalah.


"Yaudah ayo!" Setuju Alan


"Hmm" Keira tersenyum senang. Lalu menuju ke salah satu siswa.


"Lo beliin gue tepung 10 dikantin cepetan!" Suruh Keira kepada orang itu.


"I iya" jawab siswa tersebut takut.


"Ngapain beli tepung!" Heran Satya


"Liat aja deh!" Ucap Keira bersmrik


Tak lama kemudian siswa tadi datang membawa sekantung tepung.


"Good" ucap Keira dingin.


"Woyy Lo pada ikut gue!" Ucap Keira keras kepada Rey dan Devan dan mereka menurutinya.


"Mau ngapain ikut mereka?" Tanya Leo sinis


"Bacot!" Sentak Rey membuat Leon mendengus kesal.


"AWAS ADA MONYET LIAR LEPAS OYY MINGGIR!!" Teriak Nathan membuat orang orang yang berkerumun terbelah.


"Good" senang Keira.


"Woah ada drama apa nih" sambut Satya kepada Agatha yang asik menertawai Aresa yang kesakitan diwajahnya.


"Hemm...drama Kunti bereinkarnasi menjadi monyet hahaha" sahut Agatha tertawa .


Kalau mereka tertawa ya gengsi lah :v


"Akhh sakit Rey hiks muka aku hiks sakit" ucap Aresa menatap Rey melas.


Raja dkk dan Agatha memberhentikan tawanya ketika mendengar ucapannya. Mereka ingin tau apa yang akan dilakukan Rey.


"Lo kesakitan?" Tanya Rey dingin.


"Iya sakit banget tauk! Ini semua karena Agatha sialan itu hiks hiks" kata Aresa sambil menangis agar terlihat menyedihkan.


"Mana gue liat wajah Lo!" Ucap Rey tersenyum sinis.


"Ini" Aresa memajukan wajahnya dengan semangat walaupun masih sakit.


Brughh


Tanpa belas kasih Rey melemparkan tepung Keira tadi ke wajah Aresa.


"Akhh perihh" ringis Aresa


Semua murid terkejut bukan main.


"Hmmm biar wajah Lo tambah cantik" ucap Rey datar.


"Bwahahahaha cantik bener deh tuh muka!" Ledek Raja


"Hooh udah kayak bakwan aja deh" ucap Satya


"Anjir lah ngakak gue liat mukanya hahaha" ledek Nathan membuat semua ikut tertawa kecuali teman teman Rey yang masih bingung dengan keadaan sekarang.


"Kenapa ga ada yang nolongin?" Heran Arkan Leo dan Nathan bingung.


"Lo mending diem , gue jelasin entar!" Ucap Devan datar yang menyadari ke tiga temannya yang kebingungan.


"Lanjutin dong kok ga lanjutin sih" ucap Agatha .


"Lanjutin dong!!" Sorak Raja dkk.


"Sebentar sebentar pinjem hp Lo dong Rey!" Seru Agatha membuat Rey menyerahkan Hp nya tapi sebelum itu ia membuka kunci nya dulu.


"Hmm" gumam Agatha lalu membuka apk Tik tok membuat Vidio life


"SAY HELLO GUYSS WELLCOME BACK TO MY TIK TOK CHANEL !!!"Β  pekik Agatha senangΒ  lalu menghadapkan kameranya ke wajah Aresa.

__ADS_1


"udah cantik belum nih guyss??" Tanya Agatha tersenyum.


"Awas Ta shh!" Gerutu Aresa agak kesakitan karena wajahnya disorot ke arah kamera.


"Wkwkw jangan marah dong! Gue mau naikin followers Lo nih!" Canda Agatha.


"OH YA GUYSS GUE MAU KASIH TUTORIAL CARA YANG BENAR MEMBULLY MONYET LIAR!" Seru Agatha membuat Aresa was was.


"Pertama nih bang Devan Rey and Raja dkk bawa tepung semua!" Perintah Agatha namun mereka menurut


"Terus Keira sama Alan tolong bawa tuh air comberan!" Tunjuk Agatha kearah 2 ember air comberan entah dari mana.


And jangan banyak tanyaπŸ˜…


"UDAH SIAP BELOM NIHHHH" seru Agatha kepada semua siswa dan guru


"SIAP DONG!!!" seru semua


"Okeyy Yang pertama pasukan tepung SERANG!!!" Seru Agatha


Pluk


Pluk


Pluk


Pluk


Pluk


Pluk


6 tepung dari Rey Devan dan Raja dkk membuat wajah tubuh Aresa memutih bak tepung :v


"Hiks hiks malu huwaaaa hiks!" Tangis Aresa pecah membuat Agatha senang tak main.


"SORAK HORENYA MANA NIH!!!" Teriak Agatha kencang


"HOREEE!!!!" teriak semua guru dan murid padahal kan awalnya mereka kasian dan iba kepada Aresa tapi kelamaan mereka asik juga menonton pembully itu.


"Nah sekarang yang terakhir comberan nya mana comberan!" Antusias Agatha


"Jangan plis aku ga mau!" Ucap Aresa lirih karena mulutnya masih perih karena air keras tadi.


"Bodo amat gue!" Balas Agatha acuh


"ayo cepetan bundaaaa" suruh Agatha kepada Keira dan Alan.


Keira dan Alan mendengus dengan ogah ogahan mereka memandikan Aresa dengan air comberan.


Byurrr


Byurrr


"woww keren gilaaa"


"Ewwwww jijik gue liat"


"Aduh gue kok ga kasian ya jahat bener deh gue!"


"Bau nya oyyy ahhh mantap"


"Astagfirullah jadi cantik jeletong beneran deh tuh!"


Begitulah rekomen komen dari para murid yang menyaksikan.


"Hemmm yang terakhir belom nih!!" Seru Agatha lalu mengambil tong sampah tak jauh dari tempatnya.


Byurrr


Sekali lagi Aresa bermandikan Sampah.


BWAHAHAHHAHAHAHA


Tawa seluruh sekolah kecuali Devan Rey Keira dan Alan hanya tersenyum tipis.


"huek hiks bau banget hiks" lirih Aresa melihat keadaanya


"HAHAHA GIMANA GUYSS RASANYA!!" seru Agatha.


"AHHHH MANTAFFF" kompak semua sungguh penghuni sekolah ter absurd.


Setelah mengatakan itu Agatha memberikan ponsel Rey kembali dan menarik dagu Aresa.


"Makanya jangan main main sama gue!" Ucap Agatha tersenyum manis.


"cabut aja!" Seru Keira dingin lalu diikuti Alan dan lainnya.


"WOYYY MAK BAPAK TUNGGU ANAK CANTIK MU INI!" Teriak Agatha kepada Keira dan Alan dan mengejar nya.


Tapi sebelum itu Agatha mengedipkan matanya ke arah Rey.


"Babayy ganteng!" Ucap Agatha.

__ADS_1


"Dasar!" Gumam Rey tersenyum


____________


__ADS_2