Keira Or Agatha

Keira Or Agatha
Chapter 37


__ADS_3

π‡πšπ©π©π² π‘πžπšππ’π§π ...


_______________


"Woww dimana nih keren banget dah!" Decak kagum Agatha ketika Keira membawa dirinya disebuah bangunan tua tapi tidak terlalu tua. Lebih tepatnya basecamp Rexter.


"Berisik." Ujar Keira dingin.


"Ga usah dingin dingin juga nyet!" Sinis Agatha kepada Keira.


Keira lebih memilih diam.


"Hai guyss!" Ucap Keira datar kepada semua makluk hidup didalam bangunan tersebut.


"Woww siapa tuh disamping Lo , cantik banget dah"


"Gilaa bidadari Raxter nambah lagi bro!!"


"Cantik banget pengen gue kantongin deh"


"Ekhm neng cantik siapa ya?"


"Kembaran Bu singa ya?cantik banget!"


Alih alih semua anggota REXTER menyapa balik Keira ,eh malah nyantol ke Agatha.


"Untung itu tubuh gue, kalau ga udah gue bogem Agatha" batin Keira melihat wajah sombong Agatha tersebut.


"Gilaaa ini tempatnya cogan semua cuyy" kata Agatha senang. Liat cogan aja matanya langsung jelalatan nih bocah.


"Ck matanya cogan melulu!" Decak Keira sabal. Lalu melenggang pergi ke tempat biasanya Alan dkk berkumpul.


"Tunggu gue lah nyet!" Pekik Agatha kesal.


"Hai!" Ucap Keira lalu duduk di dekat Alan.


"Woah tumben Dateng!" Ucap Nathan tapi dihiraukan Keira ia malah memeluk Alan dan dibalas Alan.


οΏΌ


Woah jadi pengen dipeluk tapi jomblo😭.


"Ck" decak Nathan yg dihiraukan oleh Keira.


"Kalian tuh ya pacaran kagak tapi-"


"MASYAALLAH TUBUH SUCI GUE UDAH GA PERAWAN!" Teriak Agatha tiba tiba membuat Raja yg berbicara memberhentikan ucapannya tersebut.


"Sialan!" Gumam Keira lirih mendengar teriakan Agatha tersebut.


Alan dkk masih cengo melihat ada Agatha yg teriak kecuali Alan dong.


"Yaampun tubuh gue kenapa digunakin buat peluk peluk sih! Gue aja yg punya tubuh belom pernah lihat dipeluk cowo koyo gitu!" Cerocos Agatha tanpa henti melihat Keira menggunakan tubuhnya seenaknya.


"Berisik. Lo dulu aja sering ngekspos setengah setengah tubuh Lo kok! Buat peluk aja ga boleh" ucap Keira dingin dan kata kata itu sungguh berarti buat Agatha. Pokonya sangat nge jlebbb banget.


"Ck pedes banget sih Lo ngomong" gerutu Agatha. Setelah jiwanya menepati Keira cewe itu mencoba merubah penampilan dan sikapnya yg dulu.


"Sebentar sebentar gue masih bingung nih yg kalian ucapin tuh apa sih sebenernya!" Kesal Gerald. Dan diangguki semua.


"Gue aja ga tau apa yg gue omongin tadi" ucap Agatha bego. Membuat semua melongo dengan jawaban Agatha tersebut , rasanya tidak kek gaada beban gitu lho.


"Ck. Kenalin dia Agatha!" Decak Keira malas.


Alan dkk entah masih loading atau apa mereka hanya mengangguk anggukkan kepalanya saja.


1


2


3


"WHAT, ****!" Teriak Alan dkk bersamaan.


"Aduh ga usah teriak bisa ga sih" ucap Agatha galak.


"Jadi ini tubuh Lo sebenernya kei?" Tanya Alan dan diangguki Keira.


"Cantik ya!" Kagum Raja menatap Agatha atau tubuh asli Keira dengan kagum.


"Ternyata wajah asli Keira lebih galak dari wajah asli Agatha"ucap Satya membuat Keira dan Agatha mendelik tak suka kearahnya.


"Heem.tapi kayaknya wajahnya lebih tuan sedikit deh!" Kata Nathan super nyebelin.


"Y. Bener banget tuh!" Setuju Gerald.

__ADS_1


Bugh


Bugh


"Tua gundulmu gue tuh masih muda!" Bukan Keira yg memukul Nathan dan Gerald tetapi Agatha.


Sebagai jiwa sementara ditubuh Keira , membuat Agatha ikut tersinggung dengan ucapan 2 orang gila tersebut.


"Ck galak bener deh!" Gumam Raja.


"Hooh untung ga ikut ikutan lagi" gumam Satya melihat galaknya Agatha.


Wah wah sepertinya mereka belum tau seberapa kejam nya Agatha membully seseorang.


"Ngomong ngomong nama kalian siapa sih?" Tanya Agatha.


"Kenalin nama gue Gerald orang paling tampan didunia dan ga ada tandingannya" ucap Gerald sok tampan tapi memang tampan sih.


"Muka kaya pantat WC aja bangga!" Ketus Raja.


"Ck diemlah." Decak Gerald kesal.


"Gue Raja anak dari mama papa" kata Raja angkuh.


Lah kan emang anak mama papa emang siapa lagi kalau bukan mereka.anak kambing gitu?.


"Nama gue Nathan bisa dipanggil sayang!" Ucap Nathan lebay.


"Gue Satya" ujar Satya normal.


Terus tinggal Alan yg belum berkenalan ia masih asik berpelukan dengan Keira.


"Eh lah itu siapa?" Bingung Agatha.


"Dia Alan." Kata Satya.


"Oh."


"Jadi Lo sekolah dimana?" Tanah Nathan.


"Gue mau sekolah disekolah gue dulu aja sekalian mau silahturahmi nan sama orang yg suka gue bully dulu" kata Agatha santai.


"Wow jadi Lo pembully ya?" Tebak Gerald.


"Yap. Tapi itu dulu entah kalau sekarang!" Kata Agatha santai.


"Terserah" ucap Alan dan Keira serempak.


_-_-_-_-_-_-


Hari ini hari Agatha masuk kembali kesekolah lamanya.


Ia sudah tak sabar ingin melihat perubahan Aresa yg katanya senang caper kepada orang lain.


Agatha masuk kedalam gedung sekolah Tunas Bangsa. Semua murid yg berlalu lalang memperhatikan Agatha dengan kagum karena tubuh Keira itu ideal dan wajah yg cantik.


"Wow murid barunya bening bener deh"


"Aaaaaa cantik banget iri gue"


"Yaampun sekolah kita kedatangan bidadari lagi nih!"


"Cantik banget ya kayak Agatha deh!"


"Agatha sekarang kayaknya punya tandingan lagi nih sama murid baru"


Mereka semua tak sadar jika yg mereka bandingkan dengan Agatha ia lah diri sendiri.


Agatha tak langsung ke kepsek melainkan ke kantin dimana Keira dan lainnya disana.


Ngomong ngomong , Agatha ga pake pakaian yg terbuka kayak dulu ya.


"Hello guys" sapa Agatha kepada Keira Alan dan disana juga sudah ada Raja dkk.


"Hai" balas mereka kecuali Alan dan Keira.


Lagi lagi Agatha menjadi perhatian orang dikantin karena dekat dengan KeiraΒ  Alan dan teman temannya.


"Udah berangkat aja Lo pada!" Sahut Agatha kepada Raja dkk.


"Sebagai murid baru tuh harus rajin rajin dipertanyakan!" Kata Gerald bangga.


"Gitu aja bangga" sahut Keira dingin.


"Ck" decak Gerald.

__ADS_1


"Gue sekelas kan sama Lo?" Tanya Agatha kepada Keira.


"Emang Lo sanggup sama pelajaran kelas XII?" Tanya balik Keira.


"Ya enggak lah , emang nya Lo sekarang udah kelas XII yah?bukannya belum tanggal kelulusan kelas?" Bingung Agatha.


"Gue udah pindah ke kelas XII IPA 2" ucap Keira datar.


"WHATT itu kan kelasnya Rey dkk dan Abang!" Agatha ingat jika Abang dan teman temannya kelas disitu.


"Terus gue dikelas mana dong, gue pengen bareng kalian!" Melas Agatha.


"Lo sekelas sama Aresa" putus Keira tak ingin ditolak.


"Ck. Males banget gue!" Decak Agatha kesal.


"Emang nya Lo ga pengen apa buat dia sengsara sebelum dia buat gue sengsara! Kan kalau gue sengsara berarti tubuh Lo juga ikut sengsara dong!" Ucap keira panjang lebar.


"Ck. Terserah!" Pasrah Agatha . Gini nih kalau punya otak pas pasan.


Alan dkk hanya memperhatikan 2 betina yg sedang berbicara tak ingin menyahuti mereka dari pada salah.


_-_-_-_-_-_-


Kelas Keira


Kelas Keira kini tampak ramai karena kedatangan Raja dkk dikelas mereka. Semua murid tampak senang dengan kedatangan mereka karena menambahkan populasi cogan kelas XII IPA 2.


Berbeda dengan Rey dkk mereka malah memandang sengit mereka.


Namanya aja rival ya pasti begitulah.


"Akhirnya kita satu kelas juga!" Ucap Nathan senang.


"Hooh lah ga nyangka gue sekolah di tempat musuh sendiri" kata Gerald sambil melirik Rey dkk.


"Bagus dong jadi bisa bikin Lo ga betah disini!" Ucap Arkan sengit.


"Yang ada Lo malah ngerasa kesaing sama tampang gue!" Sombong Nathan ikut menyahut.


"Muka tampang monyet aja bangga" sinis Kenan.


"Iri Lo!" Kata Satya dan mendapat pelototan dari Rey dkk.


"Bwahahahahah" tawa Raja dkk menggelegar .


"Bisa ga temen temen Lo buat diem!" Ucap Devan datar ke arah Keira.


"Lah suka suka mereka lah!" Ucap santai Keira.


"Mereka yg ngomong kok Lo sewot!" Sinis Alan.


"Berisik" sahut Rey dingin.


_-_-_-_-_-_-


Ditempat lain lebih tepatnya di...


Dikelas XI IPA 3Β  tepatnya kelas yg akan Agatha gunakan.


"Assalamualaikum anak anak hari ini kalian akan mendapatkan teman baru" ucap Guru yg sedang mengajar.


Semua murid dikelas itu bersorak senang. Termasuk Aresa yg ada didalamnya.


"Hai kenalin nama gue Aga eh Keira Cristie" hampir saja Agatha keceplosan menyebut nama aslinya.


"Hai Keira!" Ucap semuanya.


"Baiklah Keira kamu duduk bersama Aresa disana!" Ucap Guru tersebut. Agatha hanya menganguk.


"Sial.kenapa duduk sama Kunti sih!" Batin Agatha kesal.


Dengan segera Agatha duduk ditempatnya sebelah Aresa.


"Hai aku Aresa Claudia anak dari keluarga Alexandra" ucap Aresa .


"Anak pungut iya" batin Agatha.


"Hai juga, tapi kok Lo ga pake marga Alexandra sih?" Tanya Agatha sok kepo.


"Emm aku pengen aja. Iya pengen aja!" Ucap Aresa cepat agar tak dikira berbohong.


Agatha hanya manggut-manggut paham .


"Gilaa nih cewe , dulu aja lugu banget kok sekarang lugu lugu bangsat yah. Segitu pesatnya dia berubah sejak udah gak gue bully dia lagi!" Batin Agatha tersenyum sinis.

__ADS_1


"Dasar anak pungut!" Batin Agatha lagi.


________________


__ADS_2