Keira Or Agatha

Keira Or Agatha
Chapter 18


__ADS_3

π‡πšπ©π©π² π‘πžπšππ’π§π ...


_____________


"Enghhh" lenguh Keira.


Perlahan matanya terbuka. Ia mendapati dirinya di sebuah ruang rawat rumah sakit.Seingat Keira tadi ia tenggelam dan pingsan.


"Eh ka Agatha udah bangun" tanya seseorang yg tak lain adalah Alyana R yg pernah Keira temui di koridor sekolah.


"Menurut Lo?" Tanya balik Keira.


"Hehehe udah" polosnya.


"Kenapa gue bisa disini?" Tanah Keira


"Oh gini..."


Flashback on


"Lalalalalalalala" Alya berjalan jalan dengan riang sambil bersenandung. Entah mengapa kaki Alya mengajak jalan kearah kolam renang belakang sekolah.


"Lalalalalalalala" senandung Alya.


"TOLONG!TOLONG!" Teriak seseorang dari dalam kolam renang yg tak lain itu Keira sendiri.


"Aduh siapa sih yg teriak teriak kan Alya jadi takut" ucap Alya takut tapi rasa penasarannya begitu kuat.


Dengan hati hati Alya melihat isi kolam, dan begitu terkejutnya ia melihat seseorang sedang tenggelam.


"Aduh kok ada orang tenggelam sih"


"Alya kan gabisa berenang , nanti kalau Alya berenang tar jadi tenggelem bareng dong. Aduh gimana nih" ucap Alya panik.


Alya memutuskan mencari seseorang untuk membatunya.


"KA REY!" Teriak Alya ketika melihat Rey berjalan seorang diri.


"Apa?" Ucap Rey dingin membuat nyali Alya menciut. Tapi karena ia butuh bantuan seseorang terpaksa Alya harus meminta tolong Rey.


"Emm apa ya?" Ucap Alya polos seketika ia lupa apa tujuan meminta bantuan Rey.


"Ck minggir" decak Rey


"Eh sebentar dulu, Alya tadi mau minta apa ya" ucap Alya lirih.


"OH YA ALYA INGET, TOLONGIN ALYA KA TADI ADA ORANG TENGGELEM DI KOLAM RENANG" teriak Alya kencang , spontan Rey menutup telinganya.


"Oh" acuh Rey .


"Ck cepetan deh ka, nanti kalau orangnya mati yg salah Kaka!" Decak Alya.


"Ck iya iya"


Begitu melihat siapa yg tenggelam , Rey membelalakkan matanya.Langsung saja Rey menyebutkan dirinya kedalam kolam , dan menolong Keira yg tenggelam.


"Bantuin gue" suruh Rey kepada Alya untuk membantu mengangkat Keira.


Rey dan Alya membawa Keira kedalam mobil Rey kerumah sakit.


"DOKTER DOKTER" teriak kencang Alya panik. Sedangkan Rey ia hanya diam dan santai saja.


"Tolong bawa pasien ke UGD" perintah dokter kepada suster disampingnya.


"Baik dok" dengan segera Keira ditangani oleh dokter.

__ADS_1


Diluar pintu UGD , Alya memandang cemas Keira , takut terjadi sesuatu dengan Keira.


"Gue balik" ucap Rey dingin


"Lah Kaka ga nunggu ka Agatha dulu apa!" Protes Alya


"Ga. males" singkatnya.


Flashback off


"Oh" Keira mendengar penjelasan Alya sedikit terkejut karena Rey mau menolongnya.


"Ish Alya ngomong panjang lebar kok cuman dijawab "oh" doang sih" kesalΒ  Alya yg sedari tadi mendongeng dan cuman direspon oh doang.


"Lah terus gue harus bilang apa?" Ucap Keira datar.


"Hehe gatau" cengir Alya.


BRAK


Pintu rawat inap dibuka secara kasar dan munculah 2 orang paruh baya yang tak lain mama papa Agatha.


"Yaampun sayang kamu baik baik ajakan. Tadi katanya kamu tenggelam di kolam , terus kamu gaada yg lecet kan" ucap Mama ngerep.


"Haduh pelan pelan ngomongnya sayang" tegur Papa


"Hehe soalnya mama khawatir tau, denger Agatha masuk rumah sakit" ucap mama.


"Aku udah baik ko ma pa" kata Keira menyakinkan


"Syukurlah" ucap keduanya lalu berpelukan.


"Aduh disini Alya jadi nyamuk" ucap Alya polos namun bermangsud menyindir mereka bertiga.


"Ehh ada kamu toh. Siapa nama mu sayang?" Ucap mama tersadar jika tidak hanya mereka yg disini.


"Aduh manisnya" puji sang mama melihat senyum Alya.


"Yaudah kalau udah ada yg nemenin Mama sama Papa balik lagi kekantor ya" ucap Papa.


"Iya pa" kata Keira.


"Assalamualaikum" ucap kedua orang tua Agatha.


"Walaikumsalam"


" Eh ka , Alya mau tanya deh?" Ucap Alya kepada Keira


"Apa?"


"Emm ka Agatha kenapa bisa tenggelem di kolam renang?" Tanya Alya


"Ga tau gue. Tadi ada yg dorong" acuh Keira


"Oh kalau-" ucapan Alya terpotong oleh suara dobrakan pintu lagi.


BRAKk


"AGATHA!" Teriak 5 orang laki laki bersama an. Mereka adalah Alan dkk.


"Aduh Ta kok Lo bisa masuk rumah sakit sih?" Tanya Raja


"Yaampun, Lo sakit apa Ta?" Tanya Satya


"Lo gapapa kan Ta?" Tanya Gerald

__ADS_1


"Ada yg lecet ga ?" Tanya Nathan


"Kenapa bisa masuk rumah sakit , terus tadi ada anak buah gue liat Lo dibopong Rey. Lo ga diapain apainkan"Β  tanya Alan panik


Mereka bertanya secara serempak membuat Keira dan Alya melongo.


"Yaampun gue baik baik aja kok" ucap Keira pusing


"Huh syukur deh" ucap mereka lega.


"Oh ya Abang ngapain kesini" ucap Alya polos kepada salah satu mereka.


Alan dkk dan Keira menatap Alya kaget.


"Abang" beo Keira.


"Iya . Bang Alan itu abangnnya Alya"ucap Alya polos.


"Jadi nama belakang Lo itu Raymond" tanah Keira kepada Alya. Dan Alya mengangguk polos.


"Ngapain sih Lo dek disini?" Tanya Alan datar kenapa ia harus bertemu adeknya itu pikir Alan.


"Alya lagi boker!" Jawab ngawur Alya.


"Udah udah . Lo kenapa masuk rumah sakit ta?" TanyaΒ  Nathan.


"Tenggelam di kolam" jawab Keira polos


"Lah kok bisa sih?" Heran Satya.


"Entah tadi ada yg dorong gue tapi gue ga tau siapa yg dorong" jelas Keira


"Oh tapi Lo gapapa kan" ucap Gerald memastikan


"Gapapa" ucap Keira.


"Oh ya tadi kita bawain pizza nih" ucap Satya menyodorkan 2 kotak pizza kepada Keira dan Alya


Mata mereka berdua berbinar mendengar kata pizza.


"Sini gue suapin" ucap Alan menyambar sekotak pizza dan duduk dibrankar Keira.


"Mau mau mau" girang Keira kayak anak kecil.


"Ish Alya juga mau disuapin!" Kata Alya merajuk.


"Sini sini gue suapin" ucap Satya.


"Yey!" Girang Alya .


Alan dkk menggeleng gelengkan kepalanya melihat tingkah kedua cewe tersebut.


Cup!


Alan mencium pipi Keira spontan karena melihat betapa gemasnya Keira sedang makan.


Blush


Pipi Keira memerah seperti kepiting rebus.


"Cie bulshing" ledek mereka semua melihat pipi Keira memerah.


"Ish apaansih!" Ucap Keira malu lalu memeluk Alan menyembunyikan mukanya didada bidang Alan.


"UWU TEROSS!" teriak teman teman Alan dan Alya barengan.

__ADS_1


"Iri bilang bos!" Ucap Keira dan Alan bersamaan. Mereka hanya mendengus kesal.


_____________


__ADS_2