
𝐇𝐚𝐩𝐩𝐲 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐢𝐧𝐠...
______________
Semua orang kecuali Keira menatap takut kearah Alan yang sepertinya marah beneran.
"Aku-"
____________________
"Aku engga ngeracunin Keira, tapi aku ngeracunin Ka Agatha!" Gumam Aresa lirih hingga tidak ada yang dengar kecuali Alan yang dapat mendengarnya.
"KALAU NGOMONG YANG KERAS BEGO!" Bentak Alan
"Alan jangan keras keras kasian Keira yg belum sadar!" Ucap Agatha tapi dihiraukan Alan.
"CEPETAN!" Bentak Alan lagi dan sedikit menekan pisaunya ke leher Aresa membuat semua meringis.
"Lo keterlaluan bego! Kalau dia ga ngomong berarti dia engga salah bego!" Ucap Devan geram sambil melangkahkan kakinya untuk membantu Aresa.
"Lo mendekat adek pungut Lo mati!" Ancam Alan membuat Devan terpaksa berhenti.
"Akh lepasin aku hiks hiks sakit" tangis Aresa.
"Mah pah, tolongin adek mah!" Mohon Devan kepada orang tuanya.
"Kamu diam Dev!" Ucap papa tegas membuat Devan kesal.
"Tap-"
"Devan! Biarkan Aresa jujur dengan perbuatannya itu!" Ucap mama
Alan menyeringai senang ketika orang tua Agatha tak membela anak pungut nya.
"Berasa nonton film layar lebar njir!"gumam raja.
"Yaawoh kenapa suasana nya melow gini" ucap Satya
"Ternyata liat acara kaya gini lebih seru dari pada liat di film doang" ucap Gerald kagum.
"Hooh lah. Si Aresa berasa jadi kambing yang mau disembelih aja sama Alan" kata Nathan terkekeh.
"Haha kambing congek" kekeh Agatha.
"Ternyata Alan seru juga ya! Jadi pengen bunuh mantan!" Batin Rey tak menyangka jika Alan melakukan hal gila demi seorang Keira.
"Cepetan ngomong atau gue lebarin tuh bibir!" Ucap Alan lembut tapi sangat menakutkan bagi Aresa.
"Oke.. sebenarnya aku mau meracuni Agatha tapi aku salah sasaran dan jadilah Keira yang keracunan!" Ucap Aresa takut.
"Yang keras dong! Biar gue denger nih!" Kata Gerald sinis .
"OKE. AKU JUJUR AKU YANG MERACUNI AGATHA TAPI MALAH KEIRA YANG TERKENA RACUNNYA!JADI AKU GAGAL BUAT KA AGATHA MATI UDAH PUAS!" teriak Aresa membuat para orang tua dan Devan mematung tak percaya.
"Haha akhirnya mulut sialan Lo ngomong juga" sinis Alan.
"Ck ck kalau semua siswa siswi tunas bangsa tau kalau cewe idaman mereka sebenernya kek Anjing gini, apa ya kata mereka!" Ucap Agatha senang melihat wajah Aresa yang takut plus menahan sakit.
"Jadi lebih terkenal mungkin tuh Kunti!" Kata Nathan sinis.
PLAK
PLAK
PLAK
tiga kali tamparan dari mama Agatha.
"Dasar! Ternyata lugu mu itu hanya sebuah topeng untuk kebangsatanmu! Masih untung saya pungut kamu dari keluarga miskin mu itu tapi balasannya kamu malah mau melukai anak saya!" Ucap mama Agatha marah.
__ADS_1
PLAK
PLAK
PLAK
3 kali tamparan lagi didapatkan Aresa ketika momy Keira menamparnya lebih keras dari mama Agatha.
"Ini ga seberapa sama anak saya yang koma karena ulah kecerobohan kamu Medusa!" Kata momy Keira dingin.
"Hiks hiks sakit , aku hanya ingin hiks Agatha mati bukan melukai anak tante hiks!" Tangis Aresa sambil menatap momy Keira.
Dengan kasar mama Agatha menarik paksa Aresa keluar ruang inap membuat Alan melepaskan Aresa.
Momy Keira juga ikut keluar mengikuti mama Agatha.Alan dkk , Rey dan para suami juga ikut keluar meninggalkan Keira Agatha dan Devan yang masih diam tertampar kenyataan.
Brughh
Mama Agatha mendorong tubuh Aresa hingga tersungkur ke lantai dengan keadaan yang memprihatinkan.
Banyak orang yaang melihatnya membuat semua orang itu iba.
"Yaampun kasian banget gadis itu"
"Itu emaknya ga ada akhlak emang masa anak sendiri disiksa!"
"Kejam banget tuh!"
"Woi kamera kamera mana kamera!"
"Vidio ini cuyyy buat tambah followers"
"Keren juga ya"
"Tapi kasian tuh ceweknya goblok!"
Arghhhh
Pertama mama Agatha menjambak rambut Aresa dengan keras diikuti dengan Momy Keira yang ikut menjambak.
"Arghhhh sakit" ringis Aresa
"Emang enak!" Geram Momy Keira.
"Mungkin enak hahaha" tawa Mama Agatha
"Sadis bener deh emak emak kalau ngamok" batin Alan dkk dan Rey merinding.
"Wah gak berani deh kalau mau buat marah para betina!" Batin papa dan Dady Agatha Keira.
"Ampun hiks padahalkan aku ga buat anak kalian mati hiks!" Ucap Aresa kesakitan.
"Jadi Lo pengen anak gue mati!" Marah mama.
"Iya eh enggak hiks. Kalau mama ingat aku ini juga anak mama hiks!" Kata Aresa.
"Anak pungut iya!" Ucap momy Keira ketus.
"Jeng bawa make up ga?" Tanya mama Agatha kepada momy Keira
"Bawa dong! Buat apa?" Heran Momy.
"Udah deh Lo ambil!" Suruh Mama Agatha tak sabar.
Momy Keira melepas jambakannya dulu lalu mengambil tas dan mengeluarkan dompet berisi make up.
"Nih!"
"Bagus! Nathan Gerald kesini deh tolong kamu pegang nih anak pungut!" Kata Mama Agatha kepada Gerald dan Nathan.
__ADS_1
Dengan semangat Gerald dan Nathan menuju Aresa dan memegang pundak Aresa keras.
"Lepasin aku arghhhh" berontak Aresa.
"Diem deh Lo!" Sentak mama Agatha lalu mengeluarkan semua make up ke lantai.
Momy Keira yang mengerti maksud Mama Agatha pun segera ikut mengeluarkan make up-nya.
"Sekarang gue bakal buat wajah cantik Lo jadi lebih cantik!" Ucap mama Agatha seram.
"Haha gue juga ikut bantu dong!" Ujar momy Keira senang.
Kedua mama muda itu langsung merias wajah cantik Aresa menjadi lebih cantik.
Setelah 30 menit lamanya kedua mama itu selesai merias.
"Selesai!!" Girang mama dan Momy Keira Agatha.
BWAHAHAHAHHA
tawa Raja dkk dan para papa menggelegar. Bahkan Alan dan Rey sempat tertawa namun ditahan.
"Anjir komuknya haha"
"Itu muka atau apa titisan monyet deh!"
"Yaawoh kasian make up nya jadi habis!"
"Emang Tante Tante Ter best kalau soal make up mah"
Ucap Raja dkk tak menyangka perbuatan dengan para mama itu.
"Hiks hiks hiks" aresa hanya pasrah ia tak kuat lagi menahan malu dari orang orang yang menertawakannya.
"Heh jangan nangis goblok make up-nya luntur haha" ucap Mama Agatha keras.
"Haha aduh ternyata gue masih bisa make up orang ternyata" kata Momy Agatha.
"Hiks hiks hiks" Aresa hanya mampu menangis dan menangis.
"Hei stop stop!" Teriak securty yang melihat keributan tersebut.
"Heh apa apaan ini, ini rumah sakit mohon jangan membuat keributan!" Ucap securty tersebut.
" Ck perusak suasana!" Cibir Momy Keira.
"Perusuh tau gak" kesal mama Agatha.
"Mending semua bubar!!!" Kata Securty tersebut sambil membantu Aresa berdiri.
"Nyenyenye" cibir Mama Agatha.
"Mending tuh anak bapak buang aja deh, udah ga ada perlu lagi dia!" Usir Momy Keira kepada Aresa yang masih menangis.
"Yaudah yuk masuk ke ruang lagi!" Mama Agatha merangkul pundak Momy Keira dan masuk kedalam kamar Keira Agatha lagi meninggalkan semua yang masih diluar.
"Untung sayang istri" istighfar papa dan Dady Agatha Keira.
"Ga jadi bunuh orang deh!" Lesu Alan menatap pisau kesanganya.
"WOYY SEMUANYA YANG DILUAR KEIRA UDAH SADAR!!" teriak Agatha dari dalam kamar membuat Alan dkk , Rey dan para papa papa ikut masuk kedalam.
Lalu dimana Aresa???
Cewe itu dibawa oleh securty tadi. Aresa menahan malu disetiap langkahnya karena semua orang yg berlalu lalang memperhatikannya terus.
"Dasar arggghhh anjing malu aku!!awas aja kalian!" Batin Aresa marah.
_____________________
__ADS_1