
𝐇𝐚𝐩𝐩𝐲 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐢𝐧𝐠...
__________
Di ruangan Keira kini hanya ada Keira dan Alan sendiri. Teman temannya termasuk Alya sudah pulang duluan.
"Lan kok Alya sekolahnya ga sama Lo sih?" Heran Keira
"Oh. Dia ga mau sama gue" ucap Alan.
"Emmm lan?" Panggil Keira
"Apa?" Jawab Alan.
"Jalan jalan ke taman yok" ucap Keira manja. Memang sikap Keira itu akan manja jika ia sedang sakit jadi wajar saja ia manja.
"Aduh manja banget sih." Ledek Alan
"Ckkk ayoalahh" rengek Keira.
"Kiss me" ucap Alan berseringai sambil menunjuk pipinya sendiri.
"Ih ga mau" tolak Keira.
"Yaudah kalau gitu ga us-" ucapan Alan terpotong dengan...
Cup!
Ciuman Keira di pipi Alan. Alan tersenyum lebar yg sangat jarang ditunjukan.
Lalu Alan mengambil kursi roda dan mendudukkan Keira di kursi roda tersebut.
"Ayo berangkat!" Girang Keira
"Let's go!" Seru Alan.
Kini Keira dan Alan sudah duduk di bangku taman rumah sakit.
"Alan! Liat deh ibu ibu itu bawa bayi lucu banget deh" ucap Keira tersenyum melihat bayi lucu.
"Iya bayinya imut kaya Lo" kata Alan tanpa sadar.
"Hah?" Beo Keira
"Eh Lo salah denger." Ucap Alan salting karena tersadar dari omanganya barusan.
"Tapi Lo emang imut Ta" batin Alan tersenyum tipis
"Emm Ta Lo suka sama bayi" Tanya Alan mengalihkan topik.
"Iya. Lucu banget tauk" jawab Keira yg masih fokus dengan bayi yg sedang digendong ibu ibu.
"Yaudah kalau gitu nanti kita buat sama gue aja yuk yg lebih ucul bayinya" goda Alan kepada Keira membuat pipi cantik Keira memerah.
"Ish mesum Lo lan" ucap Keira malu.
__ADS_1
"Haha yaudah ayo kita balik" ajak Alan.
"Ayo"
Keira dan Alan kembali ke kamar inap Keira .
"HAHAHAHA" Keira dan Alan mendengar tawa orang dari dalam kamar inapnya.
"Apa kita salah kamar ya?" Tanya Keira polos. Dan mendapat gelengan kepala dari Alan.
Cklekk
Keira membuka pintu kamar inap dan mendapati Rey dkk dan Aresa. Keira dan Alan merubah wajahnya menjadi datar dan dingin melihat siapa yg didalam.
"Eh yang punya kamar udah masuk nih" ucap Arkan tersenyum sinis.
"Ngapain semua disini. Salah kamar ya?" Ucap Keira dingin.
"Kita enggak salah kamar kok, kita semua cuman pengen jenguk kamu kok" kata Aresa tersenyum.
"Oh gue kira salah kamar, karena kan sejak kapan Lo semua peduli sama gue?" Ucap Keira dingin sambil menyindir mereka.
"Eh untung ya kita udah jenguk Lo!" Ucap Kenan.
"Emang Lo itu gak tau terima kasih!" Sinis Leo.
"Lah emang gue peduli" acuh Keira dan kembali tidur di brankar dengan bantuan Alan tentunya .
"Jangan gitu lah Ta, kita semua itu peduli kok sama kamu!" Ucap Aresa
"Bener deh dek. Jangan kekanak Kanakan ga mau dijenguk orang.Sebaiknya Lo berterima kasih sama Rey karena udah nolongin Lo!" Kata Devan kepada Agatha dengan sebutan "dek".
"Ck untung gue tolong. Kalau gak mati dah Lo!" Kata Rey dingin.
"Ngomong nya dijaga bisa!" Sentak Alan dingin.
"Sabar Alan!" Ucap Keira mengelus lengan Alan.
"Emm Ta nih aku bawain buah Anggur!" Ucap Aresa menyodorkan buah anggur.
"Ga mau gue!" Tolak Keira
"Ck gitu aja ga diterima" decak Kenan
"Terima ajalah Ta gausah ditolak" ucap Devan datar.
"GUE ALERGI ANGGUR BEGO!" sentak Keira . Alan yg berada disampingnya begitu kaget tapi dengan cepat menetralkan raut wajahnya.
"Oh bilang dong kalau alergi, kan bisa gue makan" ucap Arkan merebut anggur ditangan Aresa.
"Gue minta babi" srobot Kenan dan Leo.
"Lan minta minum dong" pinta Keira kepada Alan mengambil minum.
"Biar aku ambilin aja ta" bukan Alan yg mengambilnya tapi Aresa.
__ADS_1
"Ck" decak Keira.
"Ini Ta" ucap Aresa menyodorkan gelas air putih.
Tangan Keira mengulurkan tangannya untuk memerima gelas tersebut.
Tapi...
Byurr
Isi gelas tersebut tumpah membuat baju Keira basah.
"Gimana sih ambil air aja ga becus." Ucap Alan dingin kepada Aresa.
"Ck basah kan baju gue!" Decak Keira
"Cuman basah aja. Lebay" ucap Rey dingin.
"Aduh Ta maaf aku beneran ga sengaja" ucap Aresa sambil mencoba membersihkan baju Keira.
Namun segera Keira tepis tangan Aresa.
"Ga perlu!" Ucap dingin Keira.
"Aku minta maaf bener deh Ta aku ga sengaja" kata Aresa lagi.
"Ck mending Lo pergi semua deh!" Usir Alan jengah.
"Iya iya kita bakal pergi kok tanpa Lo suruh juga" cibir Leo
"Yaudah ayo balik kita tuh ga diterima disini" kata Kenan. Lalu pergi keluar disusul Leo dan Arkan
"Yaudah ayo balik" ucap Rey dingin lalu menarik tangan Aresa agar segera pergi dari ruangan itu.
"Tapi aku mau masih ada di sini Rey" cemberut Aresa.
"Pulang!" Tegas Rey dan Aresa menurut.
"Yaudah gue pulang dulu" pamit Devan datar.
"Hm" dehem Keira dan Alan.
Selepas perginya Rey dkk dan Aresa , Keira bernafas lega. Ia sangat kesal ketika melihat mereka entah kenapa.
"Akhirnya mereka pulang juga. Suntuk gue!" Ucap Alan melas.
"Hahaha gue juga sama" ucap Keira
"Tapi Lo ga pulang Lan" tanya Keira kepada Alan
"Kalau gue pulang Lo sama siapa dong" ucap Alan bingung.
"Mama sama papa nanti kesini kok" ucap Keira menyakinkan.
"Yaudah kalau gitu gue pulang dulu ya" pamit Alan
__ADS_1
"Oke byy"
_____________