Keira Or Agatha

Keira Or Agatha
Chapter 24


__ADS_3

𝐇𝐚𝐩𝐩𝐲 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐢𝐧𝐠....


____________


Seseorang gadis berdiri sambil menghormatkan tangannya di bawah terik matahari yg panas nya minta ampun.


Keira gadis tersebut harus dihukum di bawah panasnya matahari dikarenakan terlambat .


"Anjing. Gara gara mereka gue jadi dihukum njir." Batin Keira kesal.


Flashback on


Di basecamp


Keira dan Alan turun dari kamar dengan aura super dingin. Mereka menenui para curut atau Raja dkk.


"Eh udah turun ya Lo pada?" Ucap Raja takut begitu juga yg lain, bagaimana tidak takut Keira dan Alan menatap mereka dengan tajam seperti binatang buas yg siap memangsa mangsanya.


Berbeda dengan Raja dkk yang takut , para anggota REXTER lainya heran kenapa ada Keira disini dan kenapa Raja dkk takut.


"Siapa tadi yg teriak di kamar!" Ucap Keira dingin.


"Emmm mereka iya mereka!" Kata Gerald menunjuk Raja Satya dan Nathan. Padahal dirinya juga ikut teriak tadi.


"Kok cuman kita sih kan Lo juga ikut teriak tadi bambang!" Protes Nathan tak terima dengan


"Gue kan tadi gak teriak kenceng kok!" Ucap Gerald tak terima


"Eh Lo tuh malah paling kenceng teriaknya bego!" Kata Satya ngegas.


"Stop!!gue mau pulang!" Ucap Keira dingin lalu keluar dari basecamp.


"Yah marah dia" ucap Raja lesu.


"Lo ga marah kan Lan?" Tanya Satya hati hati kepada Alan.


"Hm.Hari ini ga ada traktiran disekolah!" Ucap Alan dingin lalu keluar basecamp.


Kini didalam tinggal Raja dkk dan anggota REXTER yg belum berangkat sekolah.


"Yah ga ditraktir Alan. Ini semua gara gara kalian!" Ucap Gerald lesu


"Heh Lo juga salah yee main salahin orang aja!" Ucap Nathan.


"Udah deh mending kita ke sekolah dulu baru bicara sama Alan" kata Satya menatap satu satu temannya


"Ok" jawab mereka lesu.


Flashback off


Karena perdebatan tadilah Keira menjadi terlambat kesekolah dan berakhir dihukum di lapangan dengan terik panas matahari.


"Ck guru sialan! Kemana sih tuh orang,emangnya dihukum itu enak apa!" Gerutu Keira.


"Berhenti menggerutu" ucap seseorang dari belakang Keira , dia adalah Devan abangnya Agatha.


Keira menoleh kebelakang ,mendapat Devan dengan membawa air botol di tangannya.


"Mau apa?" Ucap Keira datar , ia sedang tak mood dengan Abang Agatha yg satu ini.

__ADS_1


"Kemarin malam Lo kemana , ga pulang kerumah?" Ucap Devan datar tapi agak lembut.


"Bukan urusan Lo!" Jawab Keira dingin


"Ckkk tapi Lo tidur kemana kemaren?" Ucap Devan bersabar dengan sikap baru adiknya itu.


"Kolong jembatan" ucapan Keira ngawur. Sesekali ia melirik air botol yg dibawa Devan , ia sangat haus sekali.


"Lo mau?" Tanya Devan menyodorkan botolnya karena ia tau jika adiknya itu melirik lirik botol airnya .


Tanpa babibu lagi Keira langsung merebut botol airnya.


"Bilang minta aja gengsi!" Ucap Devan terkekeh.


"Gue ga min-" sebelum Keira bicara Bu Rika selaku guru yg menghukum Keira tadi menyelanya dulu.


"Heh kamu! Kamu masih dihukum jadi kamu ga boleh minum!" Ucap Bu Rika membuat Keira memutar bola matanya malas. Jika ia tidak minum bisa saja ia mati kehausan.


"Dan kamu Devan sebelum ibu hukum cepat kembali kekelasmu!" Lanjut Bu Rika


Devan segera melenggang pergi sebelum mendapat hukuman Bu Rika tapi tidak kekelas melainkan ke roftoof menyusul teman temannya yg lain.


"Dasar murid tak tau sopan santun!" Gumam Bu Rika melihat kelakuan Devan.


"Bu udah deh selesain nih hukuman. Saya udah kepanasan nih!" Ucap Keira datar.


"Ck. Baiklah tapi nanti jam istirahat temui saya di ruang BK. " Kata Bu Rika tersenyum tapi dibalik senyumnya itu ada sebuah artinya yg tak diketahui Keira.


"Hm" dehem Keira lalu melenggang pergi meninggalkan Bu Rika sendiri.


"Huh sabar!" Batin Bu Rika mengelus dadanya sabar, Lalu ikut pergi.


Keira berjalan dikoridor sekolah yg sepi karena ini masih jam pelajaran. Dari pada gabut dikelas karena jamkos cewe memilih berjalan jalan dikoridor.


Keira merasa seperti ada yg mengikutinya tapi dibelakangnya tak ada seseorang.


"BWAAAAAA" teriak seseorang dimuka Keira saat ia kembali menengok kebelakang nya.


Karena teriakan tersebut , Keira menjadi terkejut sehingga ia terjungkal ke belakang.


"Bwahahahaha" tawa orang itu meledak melihat Keira terjatuh.


"Sialan" umpat Keira. Lalu kembali berdiri menatap datar orang yg mengejutkannya. Sedangkan  orang tersebut masih asik tertawa .


"Ckck muka ka Agatha lucu hahaha" kata Alya sambil tertawa.


Alya lah yg mengejutkan Keira. Memang siapa sih yg berani berbuat seperti itu.


"Diem!" Ucap Keira dingin. Membuat Alya menghentikan tawanya.


"Ish jangan dingin dingin ngapa! muka ka Agatha serem tau kek Kunti!" Ucap Alya kesal plus takut melihat wajah dingin Keira.


Keira menghembuskan nafasnya lirih.


"Untung adek ipar!" Batin Keira tapi ups Keira bilang adek ipar!apakah Keira menganggap Alya adek ipar?


"Sebenernya Lo mau apa sih?" Ucap Keira sabar .


"Emm ga tau. Tadi Alya liat Kaka jalan sendiri yaudah Alya kagetin aja deh!" Ucap Alya dengan watadosnya.

__ADS_1


"Huhh! cuman itu?" Tanya Keira dan Alya mengangguk polos.


Kring kring kring


Keira mendengar jam istirahat tersebut langsung  pergi ke ruang BK sesuia kata Bu Rika tadi.


"Mau kemana ka? Kok ga kekantin sih!" Ucap Alya cemberut ketika Keira tidak berjalan kearah kantin.


"Ruang BK " jawab singkat Keira singkat.


"Oh yaudah Babay ka Agatha" Alya melambaikan tangan kearah Keira lalu ke kantin seorang diri.


Ruang BK


Keira masuk kedalam ruang tersebut tanpa mengetuk pintu dulu.


Didalam ruang BK tersebut sudah ada Bu Rika , Kepsek dan Aresa yg sudah masuk kesekolah.


"Apa gue buat masalah ya?" Batin Keira bingung melihat ada Kepsek dan Aresa.


Keira langsung duduk di dekat Aresa.


"Bisa ucap salam dulu ga Ta" tegur Bu Rika.


"To the point" ucap Keira no basa basi.


Bu Rika menghela nafas lalu tersenyum.


"Silahkan pak anda bisa bicara sekarang" ucap Bu Rika sopan kepada Bapak Kepsek.


"Ehm baiklah. Saya disini sebagai kepsek di-"


"Cepet elah " sela Keira dingin


"Agatha!" Tegur Aresa membuat Keira  memutar bola mata malas.


"Kamu dan Aresa akan mengikuti lomba cerdas cermat di sekolah Bina bakti besok" ucap Kepsek tersenyum.


( Sekolah Bina Bakti itu sekolahnya Alan dkk guyss💙)


BRAKk


"Kok saya sih saya ga mau" protes Keira membuat ia mengebrak meja .


"Keira yg sopan" ucap Bu Rika marah.


"Saya tidak menerima penolakan karena akhir akhir ini kamu mempunyai nilai bagus walau kamu suka membolos, lagian Aresa juga mau kok jadi patner cerdas cermat mu" ucap kepsek panjang lebar.


"Iya Ta aku mau kok jadi patner cerdas cermat kamu." Kata Aresa tersenyum


"Ckkk tapi gue yang ga mau" ucap Keira dingin.


"Pokonya saya tidak mau menerima penolakan!" Tegas kepsek


"Tapi kalau mau saya ikut lomba ini saya akan mendapatkan apa?" Ucap Keira datar kepada kepsek.


"Hemm jika kamu bisa memenangkan lomba itu , saya dan Bu Rika bisa membebaskan mu membolos 1 Minggu di sekolah tanpa teguran" ucap Kepsek ragu.


"Hemm menarik. Kalau gitu saya mau" putus Keira tersenyum smirk. Lalu pergi keluar ruang BK tanpa salam.

__ADS_1


Meninggalkan 3 makhluk yg masih berbincang.


________________


__ADS_2