
๐๐๐ฉ๐ฉ๐ฒ ๐๐๐๐๐ข๐ง๐ ...
____________
Jam istirahat sudah berbunyi semua murid keluar kelas mereka masing masing untuk pergi kekantin atau sekedar berjalan jalan saja.
Begitu di dalam kelas Agatha Aresa mengajak Agatha untuk pergi bersama nya kekantin.
"Ayo Kei kita ke kantin bareng!" Ajak Aresa .
"Gak. Males gue sama Lo mending gue pergi sendiri!" Ucap Agatha lalu melenggang pergi keantin duluan meninggalkan Aresa sendiri.
Agatha akan terlebih dahulu ke kelas Keira.
Didepan kelas XII IPA 2 Agatha berdiri. Jantungnya berdetak lebih kencang, ia gugup.
Lah kenapa gugup tong?
Agatha melihat perempuan cupu yg akan keluar kelas tapi Agatha menahannya dahulu.
"Lo panggilin Agatha!" Suruh Agatha kepada cewe tersebut dengan namanya sendiri . Bisa berabe sendiri nanti kalau ia memanggil keira dengan namannya yg asli.
"Iya" cewe tersebut langsung mengangguk masuk kembali kedalam kelas.
Tak lama cewe itu datang tapi tidak ada Keira atau siapa.
"Kamu disuruh masuk aja katanya." Kata cewe itu takut.
"Hm" dehem Keira lalu masuk kedalam kelas yg disana ada Keira sedang bermain ponsel dengan Alan sedangkan Raja dkk entah debat apa.
Kebetulan didalam kelas itu juga terdapat Rey dkk yg belum keluar kelas.
"Woy!" Panggil Agatha keras membuat Keira Alan dkk dan Rey dkk menengok kearah Agatha.
"Engga ke kantin?" Tanya Agatha kepada Keira dan Alan dkk dengan gugup karena ditatap intens oleh Rey dkk.
"Kita kan kawan jadi nunggu Lo dulu " ujar Nathan .
"Kenapa ga nunggu dikantin sih. Kalau gitu gue gak perlu kekelas Lo pada!" Kesal Agatha.
"Ga ada yg suruh!" Ketus Keira .
"Yaudah ayo kekantin Alan yg traktir!" Girang Gerald .
"Kenapa gue!" Ucap datar Alan perasaan dia diam kenapa malah dibawa bawa.
"Skuyy lah!" Ucap Raja , Satya , Nathan dan Agatha bersamaan.
Traktir aja Lo seneng!
"Ck." Decak Alaย sebal.
"Udah udah buruan ke kantin!" Kata Keira lalu menarik Alanย kekantin dan diikuti lainnya.
Disisi Rey dkk mereka hanya memperhatikan si Agatha dengan Keira dan Alan dkk berbicara.
"Dia murid baru ya?" Tanya Arkan dan diangguki oleh Kenan.
"Hem dia tuh sekelas sama Aresa!" Kata Kenan.
"Cantik banget yah!" Kagum Leo.
"Semua cewe juga Lo bilang cantik kali. Orang gila aja Lo puji cantik!" Cibir Kenan kepada Leo.
"Ck biarin lah kan emang bener dia cantik" sewot Leo.
"Berisik Lo pada. Liat deh dari tadi Si Rey diem diem bae!" Ucap Arkan kepada Rey yg sedari tadi entah mengeluarkan aura yg tak bersahabat.
"Lo kenapa?" Tanya Devan peka.
"Gpp" singkat Rey.
"Kek cewe Lo bos!" Ledek Leo dan mendapat tatapan malaikat maut dari Rey.
__ADS_1
"Aresa pernah ga jalan sama cowok gitu selain gue?" Tanya Rey datar kepada Devan.
"Ga mungkin lah Aresa kan cewe baik yg gue kenal jadi ga mungkin dia jalan sama cowok selain Lo" kata Devan datar.
"Lah emang kenapa bos?" Heran Arkan.
"Gpp." Singkat Rey
"Cabut ke kantin!" Lanjutnya. Lalu keluar kelas sendirian.
"Ck untung sahabat!" Batin teman teman Rey melihat kelakuan nya.
Sedangkan di otak Rey ia memikirkan banyak pikiran yg menyangkut Aresa.
_-_-_-_-_-_-_-
Keira , Agatha dan Alan dkk sedang menikmati makanannya di kantin.
Mereka semua saling bercanda tawa kecuali duo kutub tentunya.
"Hahaha gila ternyata Raja tontonannya berbie haha" tawa Nathan tertawa keras melihat Raja yg sedang menonton Vidio berbie di ponselnya.
"Haha anjing Lo cowo ko tontonannya kaya gitu!"
"Ck ga gatle man Lo haha"
"Yaampun gue ga nyangka seorang Raja nonton berbie!"
Agatha , Satya , Gerald dan Nathan meledek Raja sampai sang empu kesal.
"Ck . Itu tadi cuman kebetulan aja anjir!" Kesal Raja.
"Haha tapi Lo lucu haha" tawa Agatha.
"Ck" decak Raja lalu mengahadap kearah Keira dan Alan yg diam saja.
"Kei, lan bantu gue napa!" Rengek Raja kepada keduanya agar tak dubuli oleh mereka.
"Bodo amat" ketus Keira dan Alan barengan .
"Huh gitu aja ngambek" cibir Satya kepada Raja.
"Bodo!"
"Liat deh Aresa dateng tuh" tunjuk Agatha kepada Aresa yg datang menghampiri meja mereka tapi kenapa tidak ke meja pacarnya saja yg ada dipojok?
"Hai Guyss" sapa Aresa sksd kepada Keira, Agatha dan Alan dkk.
Mereka tak menyahuti sapaan Aresa , mereka diam saja sambil melihat lihat gerak gerik Aresa.
"Hii ka agatha" Ucap Aresa Keira lalu iaย duduk di bangku dekat Alan.
"Ngapain Lo kesini ?" Sinis Keira.
"Oh aku cuman pengen duduk sama kamu ko" jawab Aresa.
"Lo ga boleh duduk disini ! Lo gausah caper deh sama kita Lo tuh udah punya pacar kok malah gatel sama cowok sih" ucap Alan dingin .
" Oke deh aku duduk di deket Ka Agatha aja" pasrah Aresa . Dia pindah ke tempat Keira tapi dengan sengaja Aresa menumpahkan kuah soto yg ia bawa ke tangan Keira yg masih panas.
"ANJING PANAS!!" kaget Keira .
"Omgg tangan mulus gue!" Batin Agatha tak rela tubuh aslinya terluka.
Walaupun yg ditempati Keira bukan tubuh nya tapi ia juga merasakan sakit.
"Aduh aku ga sengaja mungkin" ucap Aresa.
Alan dkk dan Agatha juga tak kalah kaget dengan perbuatan Aresa tersebut.
Tak hanya mereka tapi Rey dkk dan semua murid dikantin juga ikut kaget.
"LO TUH BISA GA SIH HATI HATI!"ย Bentak Alan kepada Aresa.
__ADS_1
Seketika nyali Aresa menciut.
Rey dkk yg melihat Alan membentak Aresa terkejut. Devan dengan segera menghampiri Aresa begitu lainnya.
"Lo gausah bentak bentak anak orang dong!" Bela Devan yg baru datang.
Rey diam. Ia juga sebenarnya muak dengan Aresa yg selau caper dengan Alan.
"Suruh adek tercinta Lo pergi dari sini sebelum gue tonjok tuh muka sok polos" ucap Alan dingin sambil mengusap lembut tangan Keira yg hampir melepuh.
"Aku emang ga sengaja" ucap Aresa ia tak menyangka jika Alan akan marah besar seperti itu ia kira ia hanya membiarkannya saja.
"Bacot Lo mending Lo pergi!" Sinis Agatha ikut ikutan.
"Awas Lo!" Ucap Devan dingin kepada Alan dan segera menarik Aresa keluar kantin diikuti dengan teman temannya kecuali Rey.
Saat Aresa akan berjalan bersama lainya , Agatha melihat ada cowok gembul yg membawa mie ayam didekat nya.
Dengan jahil Agatha menyandung cowo itu membuat mie yang ia bawa melambung hingga terkena ke kepala Aresa.
Seketika semua orang yg ada dikantin tertawa ketika melihat wajah Aresa penuh dengan mie.
"Ewwww jijik" sahut Aresa melihat banyak mie diwajahnya.
"Emang enak Lo" gumam Agath senang.
"Gila ya lo" ucap Arkan kepada Agatha yg menyeringai puas.
Agatha hanya mengangkat bahu acuh.
Aresa malu melihat semua tertawa karena melihat dirinya.
"Udah kamu mending ganti dulu!" Kata Devan sabar kepada Aresa dan cewe itu mengangguk. Setelah itu Aresa , Devan dan temannya benar benar keluar dari kantin.
Rey masih diam ditempat sambil memandang Keira.
"Ngapain Lo masih disini" ucap Raja kepada Rey.
"Kalau Lo mau salahin Agathaย ga hati hati mending Lo pergi!" Sentak Gerald .
"Gue cuman mau minta maaf sama Agatha. Gue tadi liat Aresa dengan sengaja numpahin kuahnya ke Agatha." Jelas Rey datar sambil menatap Keira.
Rey tak sadar jika yg terluka bukanlah Agatha tapi Keira.
" Hm" dehem Keira dingin .
"Sekali lagi sorry" ucap Rey dingin dan pergi.
"Gila si Rey kok tumben ga bela si Kunti!" Gumam Agatha.
"Dia emang udah berubah" sahut Keira.
Agatha hanya mengangguk angukkan kepalanya.
"Kira kira tadi sakit ga Kei?" Tanya Nathan polos.
"Ck ya sakitlah bego!" Ketus Keira.
"Gue tadi pengen deh nambahin nih bakso ke wajah Aresa tadi biar jadi mie bakso" kata Raja gemas melihat wajah Aresa tadi.
"Haha emang enak gue kerjain." Ucap Agatha bangga.
"Dasar!" Ucap mereka semua.
"Mending kita kekelas sekarang" lanjut keira.
"Tapi tangan Lo udah ga papa?" Cemas Alan.
"Cuman gitu aja gapapalah" santai Keira.
"Tapi gue ga mau ke kelas. Disana nanti ada Kunti!" Kesal Agatha.
" Ya terserah Lo" ucap Keira dan Alan dkk bersamaan.
__ADS_1
Agatha mendengus tak suka.
______________