Keira Or Agatha

Keira Or Agatha
Chapter 48


__ADS_3

๐‡๐š๐ฉ๐ฉ๐ฒ ๐‘๐ž๐š๐๐ข๐ง๐ ...


__________


"Huwaaaa hiks perih"


Aresa menangis kencang di kamar mandi setelah aksi pembullyan di lapangan tadi.


"Hiks muka ku perih aws hiks" kata Aresa sesenggukan melihat wajahnya yang melepuh.


"Eh ada yang nangis nih!" Ujar seseorang siswi yang melihat Aresa menangisย  bertag Kelly


"Haha gue kira tadi ada suster kamar mandi lagi nangis eh ternyata Lo ya!" Ujar siswi satunya lagi ber tag Bearta panggil saja Bear


"Hah emang ada ya suster kamar mandi?" Heran Kelly mendengar ucapan teman nya itu.


"Lah itu buktinya ada" ucap Bear menunjuk Aresa yang masih sesenggukan.


"Owh.." paham Kelly


"Ngomong ngomong Lo lagi nangis beneran kan?" Tanya Bear kepada Aresa.


"Ya iyalah hiks udah hiks tau aku lagi nangis ngapain tanya sih hiks hiks" jawab Aresa terbata bata karena tangisnya.


"Oh beneran toh!" Kata Bear mengangguk ngangguk kan kepalanya.


"Ngapain Lo tanya gitu sih kan udah tau dia nangis!" Ucap Kelly sewot kepada Bear


"Cuman mastiin aja gue. Gue denger denger sih sekarang kan dia ga selugu dulu tapi lugu lugu bangsat!" Ucap Bear tersenyum remeh terhadap Aresa terkejut mendengarnya.


"Kamu ngomong apa sih!" Kesal Aresa


"Gue?" Tunjuk Bear kepada dirinya sendiri


"Gue ga ngomong apa apa sih!" Lanjutnya santai lalu menarik tangan Kelly.


"Keluar yok disini hawanya panas benget!" Kata bear sambil keluar dari kamar mandi bersama Kelly.


"Babayyy suster kemar mandi!!" Ujar Kelly


Selepas perginya Bear dan Kelly ,Aresa kembali menatap wajahnya di cermin kamar mandi.


"Kenapa parah banget sih andai aku ga buat masalah duluan tadi!" Ucap Aresa lesu. Wajahnya benar benar sudah tak terbentuk lagi.


"Huh!" Aresa menghembuskan nafasnya lelah. Ia menyesal.


"Doni gimana ya?apa dia masih mau sama aku setelah liat wajah aku yang www?" Gumam Aresa resah.


Hanya Doni satu satunya orang yang bisa Aresa andalkan sekarang.


"Huh aku harus ketemu sama Doni!" Ucap Aresa tersenyum lalu keluar kamar mandi dengan wajah yang pastinya masih sakit.


"Ewwww mukanya kok kaya gitu sih!"


"Hemm kasian juga ya Aresa"


"Eh tapi denger denger dia itu munafik"


"Lugu lugu bangsat dia"


"Wah mukanya jadi lebih cantik oyy"


"Jijik gue liatnya"


"Cari masalah sama Agatha sih"


"Kena karma nya kan Lo"


Aresa hanya menunduk malu , ia pasrah sekarang ia sadar ini disebabkan oleh dirinya sendiri.


Seharusnya ia bersyukur karena dulu Agatha tak membully nya lagi dan sekarang?


Ia malah membuat dirinya sendiri dibully.


"Sabar Aresa orang sabar cantiknya nambah" gumam Aresa.


Ditempat lain


Keira , Agatha , Alan dkk dan Rey dkk berkumpul di suatu tempat yaitu Roftoof.


Arkan , Kenan dan Leo juga sudah tau tentang Aresa semuanya.


Mereka juga tak menyangka Aresa sangat begitu licik.


Keadaan Roftoof sekarang hening !!


Tidak ada yang mau memulai pembicaraan karena terlalu canggung.


Keira dan Alan yangย  berpelukan sambil bermain ponsel mereka dan menghiraukan lainya.


Sedangkan Agatha hanya senyum senyum tak jelas melihat Rey yang juga asik bermain ponselnya.

__ADS_1


"Ganteng banget deh calon iman. Untung sekarang ga ada hama lagi buat dapetin calon imam" batin Agatha tersenyum senyum kearah Rey.


"Waras ta?" Tanya Raja kepada Agatha yang memperhatikan Rey terus.


Semua orang memperhatikan Agatha termasuk Rey membuat Agatha gelagapan.


Plak


"Ya waras lah gue!" Sinis Agatha


"Ganggu orang lagi ngehalu Lo!" Lanjutnya.


"Awsss yang nanya siapa yang ditabok siapa sih!" Kesal Gerald yang ditampol Agatha padahal kan dia diem aja.


"Bacot!" Sahut Agatha.


Ctak


"Mulutnya!" Ucap Rey menyentil mulut Agatha.


"Hehehe kenapa disentil sil" cengenges Agatha.


"Lah terus?" Bingung Rey


"Dicium aja dong!" Ucap Agatha dengan watados.


"Gila!" Sengit Rey


"Agatha!" Panggil Keira membuat Agatha menatap Keira


"Apa?" Ucapnya ya


"Kasian ga pernah di cium Rey!" Ledek Keira


"Apa! Gue bisa kok emang nya Lo pernah apa ciuman sama Alan terus!" Ucap Agatha kesal karena diledek.


Cup!


Cup!


"Gue sering tuh cium Keira!"bukan Keira yang menjawab tapi Alan sambil mencium kedua pipi Keira.


"Gimana?" Ledek Keira lagi.


"Ck!!!HUAAAAAAAAAA MAMA ANAK MU INI PENGEN DICIUM JUGA SAMA DOI!!" Teriak Agatha tiba tiba membuat semua menutup telinganya masing masing takut jebol.


"Mphmmmmpm!!" Mulut Agatha dibekap oleh Rey agar tak berteriak lagi.


"Berisik Lo maemunah!" Tegur Rey dingin.


"Padahal merek engga pacaran hiks tapi kok mesra banget sih" lanjut Agatha


"Hooh"setuju mereka


"Hubungan kalian tuh terlalu membingungkan tau ga! Kalian serasa pacar tapi bukan pacar!" Ucap Satya


"Ya ga usah dipikirin lah kalau bingung!" Ucap Alan dingin


"Kita aja ga bingung kok ya kan by?" Tanya Alan kepada Keira.


"Iya by!" Balas Keira tersenyum lembut membuat Alan gemas sehingga memeluk Keira gemas.


Raja dkk dan Rey dkk mendengus melihatnya sungguh.


"Awwwwww mimi pipi anak mu ini juga ingin dipeluk!"ย  Pekik Agatha gemas kepada Keira dan Alan.


"Sini sini anak Mimi ikut peluk!" Ucap Keira terkekeh


"Aaaaaa" sebelum Agatha memeluk Keira dan Alan , Rey menarik Agatha duluan sehingga Agatha terjatuh dipelukan sang pangeran Rey.


"Udah diem!" Ucap Rey dingin.


"Yaawoh jantung gue rasanya mau berhenti " gumam Agatha tersenyum gila


"Astagfirullah sabar disini ada orang jomblo weyyy!" Ucap Arkan yang sedari tadi hanya memperhatikan mereka


"Makanya cari pacar!" Cibir Agatha


"Lah emang Lo udah punya pacar gitu?" Sewot Leo


"Ya belum lah! Tapi kalau calon suami udah!" Ujar Agatha santai sambil menatap Rey


"Kayaknya Lo mimpi terlalu jauh deh!" Ujar Kenan


"Hemm...punya adek kok halunya tinggi banget" timpal Devan.


"Lah emang gue adek Lo?" Sinis Agatha terhadap Devan membuat cowo itu diam.


"Hehe canda elah!" Gurau Agatha membuat Devan lega ia pikir Agatha masih marah terhadapnya.


"Ngomong ngomong kita udah baikan nih?" Tanya Nathan kepada Rey dkk. Membuat semua diam.

__ADS_1


"Baikan gimana?" Bingung Leo


"Lah kita kan musuh!" Ucap Raja santai.


"Sekarang kita baikan aja!" Ucap Rey dingin terhadap Alan dkk.


"Kita serahin sama Alan and keira aja deh!" Ujar Gerald diangguki lainya.


"Kenapa harus mereka?" Bingung Kenan.


"Mereka kan Bu bos and pak bos geng REXTER kita" sahut Raja dkk barengan


"Jadi gimana?" Tanya Devan lagi ekapda Keira dan Alan.


"Oke!" Setuju Alan dan Keira.


"Jadi sekarang geng REXTER and SCORPIO udah baikan?" Tanya Devan


"Iya!" Jawab Alan dan Rey bareng plus tegas.


"Emang geng kalian musuhan Karen apa sih?" Tanya Agatha


"Ya ga ada apa apa sih cuman pengen musuhan aja" jawab Nathan santai


"Lah?" Bingung Agatha emang ada kaya gitu? Pikirnya.


"Udah ga usah dipikirin..mending kita pikirin Aresa deh sekarang dia kaya apa ya?" Ucap Keira datar


"Dari pada mikir gitu mending pikir gue aja!" Ujar Alan dingin ke Keira


"Kan sekarang disamping gue ada Lo! Jadi ga usah dipikirin lagi" ucap Keira santai.


"Ckkk skip lah!" Ucap Agatha kesal karena kedua sejoli itu malah membahas ke uwu an mereka.


"Jadi iri gue hiks Mama anakmu ini sedih!" Batin Agatha miris.


_-_-_-_-_-_-


"Doni !!" Panggil Aresa terhadap Doni yang berada di pinggir jalan bersama teman temannya.


Doni melihat Aresa terkejut.


"Kenapa tuh muka?" Batin Doni jijik


"Doni!" Panggil Aresa sekali lagi.


"Apa sih!" Balas Doni malas.


"Aku lagi butuh kamu banget hiks hiks!" Ucap Aresa melas sambil menumpahkan air matanya lagi.


Doni mengernyit bingung bersama teman teman nya.


"Dia siapa Lo Don?" Tanya salah satu teman Doni.


"Oh dia selingkuhan gue!" Jawab Doni tenang membuat Aresa terkejut.


"Hah selingkuhan!! Kok Lo mau sih milih selingkuhan sama orang yang mukanya ewww menjijikkan!' ejek teman Doni itu.


"Biarin lah cuman selingkuhan aja!" Kata Doni.


"Kamu kok ngomong aku selingkuhan kamu sih!" Ucap Aresa gemetar


"Lah emang iya!" Ujar Doni santai.


"Tapi aku kira kamu beneran say-" ucapan Aresa terpotong Doni sendiri.


"Mana mau gue sayang sama orang sok lugu sok polos yang ada gue kena omongan busuk Lo lagi deh kaya mantan Lo waktu itu!" Ujar Doni tersenyum remeh.


"Ta tapi -"


"Oh ya sekarang gue mau kita putus! Gue juga udah jijik liat wajah Lo yang ewww" ujar Doni lagi.


"Please jangan Don sekarang aku cuman punya kamuย  doang dan juga aku rela selingkuhin Rey demi kamu lho!" Mohon Aresa kepada Doni.


"Sorry gue udah ga peduli lagi sama Lo! Dan selamat Lo bisa jadi selingkuhan gue yang ke 200!" Ucap Doni lalu pergi bersama teman temannya.


Aresa yang mendengarnya melongo tak percaya. Selingkuhan ke 200!!! Sungguh gila .


"Hiks hiks hiks" tangis Aresa


"Kenapa sekarang jadi kacau gini sih hiks hiks muka hancur semua hancur!!! Apa perlu sekalian aku terjun ke jurang!"ย  Ucap Aresa lirih.


"ARGHHHH" teriak Aresa keras membuat orang orang menatap dirinya aneh.


"Permisi!" Ucap salah satu pejalan kaki disekitar jalan itu.


"Apa?" Tanya Aresa lirih


"Mb mb pasien dari rumah sakit jiwa ya? Kok teriak teriak nangis ga jelas sih?" Ucap orang itu.


"Aku ga gila!" Sentak Aresa lalu pergi

__ADS_1


"Lah terus Mb nya kenapa ya?" Heran orang itu.


______________


__ADS_2